Senin, 02 November 2026

Distan Tapsel Terus Galakkan Tanam Padi Sistim Jarwo

Administrator - Senin, 06 Januari 2020 14:23 WIB
Distan Tapsel Terus Galakkan Tanam Padi Sistim Jarwo

 

Baca Juga:

Tapsel | Sumut24

Dinas Pertanian Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan terus menggalakkan pola tanam padi dengan sistim Jarwo (Jajar Legowo), bahwa dengan gerakan tanam padi dengan sistem jajar legowo ini bertujuan meningkatkan produktifitas padi.

Demikian dikatakan Kadis Pertanian Daerah Kabupaten Tapsel, Ir.Bismark M Siregar didampingi Kabid Tanaman Pangan,Iswal P Siregar.SP diruang Kerjanya Senin (6/1). Dikatakan Bismark, Cara tanam seperti ini merupakan salah satu teknik yang dapat menghasilkan produksi yang cukup tinggi.

“Selain itu, penanaman padi dengan sistem jajar legowo ini dapat memberikan kemudahan dalam aplikasi pupuk dan pengendalian hama pengganggu tanaman,” ujar Bismark.

Kegiatan pola tanam jajar legowo ini sebenarnya sudah lama disosialisasikan, namun masih banyak masyarakat yang enggan beralih dari pola lama. “Kiranya masyarakat Petani Kabupaten Tapsel dapat menerapkan sistem jajar legowo demi keberhasilan swasembada pangan,” kata Bismark.

Bismark juga mengucapkan terimakasih kepada warga petani yang telah menerapkan penanaman padi dengan sistem legowo selama ini.

“Kami tidak akan letih memberikan motivasi dan secara fokus membantu petani dalam mewujudkan keberhasilan pangan di daerah ini,” jelasnya.

Sementara itu Kabid Tanaman Pangan, Iswal P Siregar SP, mengatakan, ada 4 Metode Pola Tanam di Tapsel, yang pertama, Jajar Legowo, Metode Aston, Metode SRI dan Metode Tabela, namun yang paling banyak diterapkan adalah Metode Jajar Legowo,” ucap Iswal.

Selain itu, keunggulan Metode Jarwo adalah meningkatnya produktivitas padi secara otomatis 30 Persen dibanding pola lama. Kata Iswal lagi, Metode Jarwo menggunakan 4:1, 2:1, dan 3:1.

Kemudian untuk Bibit Iswal menyarankan menggunakan label Biru karena sudah disertifikasi BPSB. Sedangkan untuk Pupuk dianjurkan Pupuk Urea denga dosis 250 Kg/ Hektare, TSP 150 Kg/Hektare dan KCL 150 Kg/Hektare.

Untuk Kabupaten Tapsel ada 4 Kecamatan penyangga Padi yaitu Kecamatan Batang Angkola, Sayurmatinggi, Tantom Angkola dan Kecamatan Angkola Timur dan Kabupaten Tapsel surplus,” pungkas Iswal.(mat)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
5 Kali Beraksi, Polsek Medan Labuhan Tangkap 2 Komplotan Curanmor
Minggu Kasih Kapolda Sumut: Merawat Kebhinekaan, Menjaga Generasi, dan Mewujudkan Sumut Aman
Mubes XVI PPTSB Tetapkan Sairon Sinaga, Mangihut Sinaga Tegaskan: Jangan Ada Lagi Perpecahan!
BAKOPAM Sumut Tegas! Ibnu Hajar Minta Kapolda Jateng Dicopot Buntut Penggerebekan Pesantren
Sentuh Hati Lansia di Sibuhuan, Kasat Reskrim Polres Palas AKP Irwansah Sitorus Bagikan Sembako
Jaga SPBU Tetap Kondusif, Kasat Reskrim Polres Palas Pimpin Patroli Keamanan
komentar
beritaTerbaru