Innalillahi, Mantan Rektor UINSU Prof. Dr. H.M. Yasir Nasution Berpulang ke Rahmatullah
Innalillahi, Mantan Rektor UINSU Prof. Dr. H.M. Yasir Nasution Berpulang ke Rahmatullah
News
Baca Juga:
- Innalillahi, Mantan Rektor UINSU Prof. Dr. H.M. Yasir Nasution Berpulang ke Rahmatullah
- Oknum Pegawai Lapas Diringkus Satresnarkoba Polrestabes Medan Jadi Kurir 599 Vape Narkoba
- Leosaali Bos Toko Sumber Murah Rantauprapat dan Akun Cetiya Sinar Agung Mulia Medan Hadiri Resepsi Pernikahan Putri Sulung Anto Genk
Tapsel | Sumut24
Dinas Pertanian Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan terus menggalakkan pola tanam padi dengan sistim Jarwo (Jajar Legowo), bahwa dengan gerakan tanam padi dengan sistem jajar legowo ini bertujuan meningkatkan produktifitas padi.
Demikian dikatakan Kadis Pertanian Daerah Kabupaten Tapsel, Ir.Bismark M Siregar didampingi Kabid Tanaman Pangan,Iswal P Siregar.SP diruang Kerjanya Senin (6/1). Dikatakan Bismark, Cara tanam seperti ini merupakan salah satu teknik yang dapat menghasilkan produksi yang cukup tinggi.
“Selain itu, penanaman padi dengan sistem jajar legowo ini dapat memberikan kemudahan dalam aplikasi pupuk dan pengendalian hama pengganggu tanaman,†ujar Bismark.
Kegiatan pola tanam jajar legowo ini sebenarnya sudah lama disosialisasikan, namun masih banyak masyarakat yang enggan beralih dari pola lama. “Kiranya masyarakat Petani Kabupaten Tapsel dapat menerapkan sistem jajar legowo demi keberhasilan swasembada pangan,” kata Bismark.
Bismark juga mengucapkan terimakasih kepada warga petani yang telah menerapkan penanaman padi dengan sistem legowo selama ini.
“Kami tidak akan letih memberikan motivasi dan secara fokus membantu petani dalam mewujudkan keberhasilan pangan di daerah ini,†jelasnya.
Sementara itu Kabid Tanaman Pangan, Iswal P Siregar SP, mengatakan, ada 4 Metode Pola Tanam di Tapsel, yang pertama, Jajar Legowo, Metode Aston, Metode SRI dan Metode Tabela, namun yang paling banyak diterapkan adalah Metode Jajar Legowo,” ucap Iswal.
Selain itu, keunggulan Metode Jarwo adalah meningkatnya produktivitas padi secara otomatis 30 Persen dibanding pola lama. Kata Iswal lagi, Metode Jarwo menggunakan 4:1, 2:1, dan 3:1.
Kemudian untuk Bibit Iswal menyarankan menggunakan label Biru karena sudah disertifikasi BPSB. Sedangkan untuk Pupuk dianjurkan Pupuk Urea denga dosis 250 Kg/ Hektare, TSP 150 Kg/Hektare dan KCL 150 Kg/Hektare.
Untuk Kabupaten Tapsel ada 4 Kecamatan penyangga Padi yaitu Kecamatan Batang Angkola, Sayurmatinggi, Tantom Angkola dan Kecamatan Angkola Timur dan Kabupaten Tapsel surplus,” pungkas Iswal.(mat)
Innalillahi, Mantan Rektor UINSU Prof. Dr. H.M. Yasir Nasution Berpulang ke Rahmatullah
News
Oknum Pegawai Lapas Diringkus Satresnarkoba Polrestabes MedanJadi Kurir 599 Vape Narkoba
News
Leosaali Bos Toko Sumber Murah Rantauprapat dan Akun Cetiya Sinar Agung Mulia Medan Hadiri Resepsi Pernikahan Putri Sulung Anto Genk
News
Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap dan Anggota DPR RI Ade Jona Prasetio Ucapkan Selamat atas Pernikahan Putri Sulung Anto Genk
News
Resepsi Pernikahan Putri Sulung Anto Genk Dihadiri Danyonkav 6/Naga Karimata Letkol Kav Adzan Marjohan Nasution
News
Danyonarmed 2/Kilap Sumagan Letkol Arm Rogery Thega dan Keluarga Hadiri Resepsi Pernikahan Putri Sulung Anto Genk
News
Medan sumut24.co Menjelang Hari Jadinya Dewan Pimpinan Nasional ( DPN ) Paguyuban Jawa keturunan Nusantara Bersatu ( Pujaketarub ) melaks
kota
5 Kali Beraksi, Polsek Medan Labuhan Tangkap 2 Komplotan Curanmor
News
Minggu Kasih Kapolda Sumut Merawat Kebhinekaan, Menjaga Generasi, dan Mewujudkan Sumut Aman
News
Mubes XVI PPTSB Tetapkan Sairon Sinaga, Mangihut Sinaga Tegaskan Jangan Ada Lagi Perpecahan!
News