Jaga Daya Beli Warga, Sekda Padangsidimpuan Pantau Harga Sembako di Dua Pasar
Jaga Daya Beli Warga, Sekda Padangsidimpuan Pantau Harga Sembako di Dua Pasar
kota
MEDAN I SUMUT24 Pengurus Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PWNU Sumatera Utara bekerja sama dengan himpunan alumni santri Lirboyo (Himasal) wilayah Sumatera Utara mengadakan halal bi halal di Kabupaten Simalungun, Selasa (2/7). Ketua LBM PWNU Sumut Munandar mengatakan, “Dalam silaturrahmi dan halal bi halal ini mengundang beberapa pengurus PCNU kabupaten/kota dan alumni-alumni pesantren, tujuannya untuk membangun kebersamaan dalam menjaga dan mentradisikan budaya ke-NU-an dengan kajian kitab kuningnyaâ€. “Karena NU tidak akan terlepas dengan kajian kitab kuningnya,” ucapnya dalam acara yang berlangsung di Madrasah Diniyah Uswatun Hasanah, Rintis 7 Balimbinganâ€.
Baca Juga:
- Jaga Daya Beli Warga, Sekda Padangsidimpuan Pantau Harga Sembako di Dua Pasar
- Setahun Pindah Gedung, RSUD Panyabungan Genjot Layanan CT Scan, Kanker hingga Jantung, Wabup Atika: Rumah Sakit Harus Makin Maju
- Wabup Atika Kejar Tuntas Persiapan Sekolah Rakyat Madina, Seluruh Dokumen Ditarget Rampung Akhir Agustus
Menurut Munandar, dalam waktu lebih kurang setahun ke depan, diharapkan setiap cabang PCNU kabupaten/kota se-Sumatera Utara mempunyai LBM yang mampu bekerjasama dengan LBM PWNU dalam menyelesaikan masalah keagamaan yang muncul di tengah-tengah masyarakat Sumatera Utara. Ia pun mengatakan “LBM harus menjadi wadah santri yang mempunyai kompetensi dalam kajian agama sebagai upaya merespon permasalahan agama yang muncul di masyarakatâ€.
“Orang-orang LBM itu Santri, maka sebagai santri yang lazimnya dibekali ilmu dari pesantrennya, santri harus menjadi garda terdepan dalam menyelesaikan masalah-masalah agama yang muncul di tengah-tengah masyarakat ,” katanya. Sementara itu mewakili Ketua PCNU Simalungun Asrul Azwan Sirait mengatakan ormas Islam terbesar di Indonesia adalah NU. Asrul bercerita, NU sebagai Organisasi yang mempunyai karakter Tawwassuth jangan sampai bersikap liberal dan juga jangan bersikap radikal. NU harus berada pada level tengahnya bersikap Modernis.
“Dalam NU tidak bernah mengajarkan faham Liberal apalagi Radikal, NU itu bersifat Modernis sesuai dengan karakter ke-NU-an yaitu Tawwassut, tidak pernah condong ke Radikal dan tidak pula ke Liberal ,” ujarnya. Untuk itu, kata Asrul, agar LBM NU dapat diterima hasil keputusan bahtsunya oleh masyarakat luas, maka sikap tawwassut diperlukan dalam mempertimbangkan hasil bahtsunya.Tokoh masyarakat Binjai sekaligus perwakilan dari Pengurus Himpunan Alumni Santri Lirboyo (Himasal) Rahmat Nasution mengatakan dirinya bangga menjadi warga NU di Sumut ini. “Orang NU tidak hanya berbicara saja tentang NU tapi segala bentuk harakahnya harus mencerminkan Ke-NU-an, Banyak orang yang mengaku NU tapi harokahnya tidak mencerminkan Ke-NU-an” ungkapnya.
Ia meminta agar jangan mau tergoda dan terpengaruh oleh oknum-oknum yang akan menghancurkan NU. “Kita pupuk persaudaraan dan keharmonisan antara sesama agar kita mendapat keadulatan sehingga Sumut ini tetap kondusif,” tegasnya.
Turut hadir, mewakili PCNU Serdang Bedagai Sunarto, ketua PC Ansor Simalungun Agus Susanto dan undangan lainnya. (W03)
Jaga Daya Beli Warga, Sekda Padangsidimpuan Pantau Harga Sembako di Dua Pasar
kota
Setahun Pindah Gedung, RSUD Panyabungan Genjot Layanan CT Scan, Kanker hingga Jantung, Wabup Atika Rumah Sakit Harus Makin Maju
kota
Wabup Atika Kejar Tuntas Persiapan Sekolah Rakyat Madina, Seluruh Dokumen Ditarget Rampung Akhir Agustus
kota
Dukung Program Prabowo, Wabup Atika Tanam Bawang Putih di Ulupungkut Madina
kota
HUT ke81 RI di Madina, Bupati Saipullah Serukan Perjuangan Baru Melawan Kemiskinan dan Ketertinggalan
kota
Bupati Saipullah Dorong RSUD Panyabungan Jadi Rumah Sakit Rujukan Utama di Tabagsel
kota
Bupati Palas Putra Mahkota Alam Buka Konsultasi Publik RDTR Sibuhuan, Dorong Ibu Kota Kabupaten Lebih Tertata
kota
Pria 41 Tahun Tak Jerah Ditangkap Polres Padangsidimpuan di Sitamiang, Temukan 11 Bungkus Diduga Ganja
kota
Propam Polres Tapsel Tegas! Anggota Diingatkan Jauhi Judi Online dan Pinjol Ilegal
kota
Jelang Konferensi IX PWI Tabagsel, Hairul Iman "Jangan Mendahului Keputusan Forum
kota