Wabup Basri Bongkar Kinerja APBD 2025, Paluta Catat Surplus Rp43,5 Miliar dan Raih WTP
Wabup Basri Bongkar Kinerja APBD 2025, Paluta Catat Surplus Rp43,5 Miliar dan Raih WTP
kota
MEDAN I SUMUT24 Pengurus Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PWNU Sumatera Utara bekerja sama dengan himpunan alumni santri Lirboyo (Himasal) wilayah Sumatera Utara mengadakan halal bi halal di Kabupaten Simalungun, Selasa (2/7). Ketua LBM PWNU Sumut Munandar mengatakan, “Dalam silaturrahmi dan halal bi halal ini mengundang beberapa pengurus PCNU kabupaten/kota dan alumni-alumni pesantren, tujuannya untuk membangun kebersamaan dalam menjaga dan mentradisikan budaya ke-NU-an dengan kajian kitab kuningnyaâ€. “Karena NU tidak akan terlepas dengan kajian kitab kuningnya,” ucapnya dalam acara yang berlangsung di Madrasah Diniyah Uswatun Hasanah, Rintis 7 Balimbinganâ€.
Baca Juga:
Menurut Munandar, dalam waktu lebih kurang setahun ke depan, diharapkan setiap cabang PCNU kabupaten/kota se-Sumatera Utara mempunyai LBM yang mampu bekerjasama dengan LBM PWNU dalam menyelesaikan masalah keagamaan yang muncul di tengah-tengah masyarakat Sumatera Utara. Ia pun mengatakan “LBM harus menjadi wadah santri yang mempunyai kompetensi dalam kajian agama sebagai upaya merespon permasalahan agama yang muncul di masyarakatâ€.
“Orang-orang LBM itu Santri, maka sebagai santri yang lazimnya dibekali ilmu dari pesantrennya, santri harus menjadi garda terdepan dalam menyelesaikan masalah-masalah agama yang muncul di tengah-tengah masyarakat ,” katanya. Sementara itu mewakili Ketua PCNU Simalungun Asrul Azwan Sirait mengatakan ormas Islam terbesar di Indonesia adalah NU. Asrul bercerita, NU sebagai Organisasi yang mempunyai karakter Tawwassuth jangan sampai bersikap liberal dan juga jangan bersikap radikal. NU harus berada pada level tengahnya bersikap Modernis.
“Dalam NU tidak bernah mengajarkan faham Liberal apalagi Radikal, NU itu bersifat Modernis sesuai dengan karakter ke-NU-an yaitu Tawwassut, tidak pernah condong ke Radikal dan tidak pula ke Liberal ,” ujarnya. Untuk itu, kata Asrul, agar LBM NU dapat diterima hasil keputusan bahtsunya oleh masyarakat luas, maka sikap tawwassut diperlukan dalam mempertimbangkan hasil bahtsunya.Tokoh masyarakat Binjai sekaligus perwakilan dari Pengurus Himpunan Alumni Santri Lirboyo (Himasal) Rahmat Nasution mengatakan dirinya bangga menjadi warga NU di Sumut ini. “Orang NU tidak hanya berbicara saja tentang NU tapi segala bentuk harakahnya harus mencerminkan Ke-NU-an, Banyak orang yang mengaku NU tapi harokahnya tidak mencerminkan Ke-NU-an” ungkapnya.
Ia meminta agar jangan mau tergoda dan terpengaruh oleh oknum-oknum yang akan menghancurkan NU. “Kita pupuk persaudaraan dan keharmonisan antara sesama agar kita mendapat keadulatan sehingga Sumut ini tetap kondusif,” tegasnya.
Turut hadir, mewakili PCNU Serdang Bedagai Sunarto, ketua PC Ansor Simalungun Agus Susanto dan undangan lainnya. (W03)
Wabup Basri Bongkar Kinerja APBD 2025, Paluta Catat Surplus Rp43,5 Miliar dan Raih WTP
kota
Perangi Narkoba, Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe Gandeng BNN RI Bentuk Unit Layanan Terpadu P4GN
kota
Bupati Putra Mahkota Alam Tegaskan KNPI Harus Jadi Motor Perubahan di Padang Lawas
kota
Sempat Viral Digerebek EmakemakSarang Narkoba di Labura di Bakar Polisi
kota
RUPST Inalum 2025 Tetapkan Susunan Direksi dan Komisaris Baru, Kinerja Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
kota
Temu Kenal Kajari Baru Paluta, Kapolres Tapsel Dorong Soliditas Forkopimda Demi Masyarakat
kota
Sambut HUT Bhayangkara ke80, Polres Padangsidimpuan Bangun Bak Air Bersih untuk 1.000 Warga Joring Lombang
kota
Jelang Hari Bhayangkara ke80, Polres Palas Tabur Bunga di TMP Paringgonan, AKBP Dodik Jangan Lupakan Jasa Pahlawan
kota
Sah! Adiaman Nasution Nahkodai KNPI Padang Lawas 20262029, Pemuda Diajak Bersatu Majukan Daerah
kota
Jelang HUT Bhayangkara ke80, Kapolres Padangsidimpuan Santuni Warakawuri Almarhum Bripka Dazwir
kota