KSMI Perbarui Kepengurusan, Bidik Panggung Sepak Bola Asia
JAKARTA Kepengurusan baru Komite Sepak Bola Mini Indonesia (KSMI) langsung menghadapi dua agenda besar. Santri Championship pada 2831
Sport
Baca Juga:
Serdang Bedagai I Sumut24
Masyarakat Serdang Bedagai (Sergai) menyesalkan pelayanan dari pegawai PT PLN Ranting Sei Rampah yang bersikap arogan dalam melayani keluhan setiap pelanggan. Kekesalan itu terlihat saat salah seorang tokoh masyarakat, Siswanto beserta rekan-rekannya terlibat keributan atau kericuhan dengan beberapa pegawai PT PLN Ranting Sei Rampah, kamis (4/4).
Siswanto saat itu mengeluhkan kepada pihak PT PLN Ranting Sei Rampah yang memutus meteran listrik pascabayar 450 Watt milik salah seorang warga kurang mampu atas nama Sonimin yang telah menunggak pembayaran selama 3 bulan. Saat menyampaikan keluh kesahnya, Siswanto malah mendapat perlakuan yang kurang baik dari pegawai PT PLN Ranting Sei Rampah yang menyebut bahwa pemutusan sudah berdasarkan peraturan yang berlaku.
“Sonimin ini sudah meninggal. Saat ini yang menempati rumah itu adalah keluarganya. Ini pelanggan 450 Watt yang dikategorikan masyarakat susah atau kurang mampu. Mengapa harus diputus dan diganti dengan meteran listrik yang prabayar. Sedangkan untuk makan sehari-hari saja sudah susah, konon lagi untuk membayar listrik prabayar,”kata Siswanto kepada para pegawai PT PLN Ranting Sei Rampah.
Lebih lanjut dikatakan Siswanto, dengan segala keterbatasan pula, keluarga dari Sonimin telah membayar tunggakan sebesar Rp 489.092 selama 3 bulan agar tidak terjadi pemutusan. Namun, lanjut dia, mengapa tidak ada toleransi dari PT PLN Ranting Sei Rampah terhadap warga kurang mampu.
“Yang kami kesalkan, mengapa tidak ada rasa belas kasihan sebuah BUMN terhadap masyarakat kurang mampu. Padahal, keluarga Sonimin, berniat membayar tunggakan listrik dan memang sudah dibayarkan. Untuk itu kami berharap, kepada PT PLN Ranting Sei Rampah agar memerbaiki kualitas pelayanannya,”tegas Siswanto.
Sementara itu, salah satu pegawai PT PLN Ranting Sei Rampah yang mengaku bermarga Tambunan menyebut bahwa apa yang dilakukan pihaknya sudah sesuai prosedur. Namun, saat ditanya awak media, peraturan apa yang mengatur pemutusan meteran listrik tersebut dirinya tak bisa menjawab.”Ini sudah sesuai prosedur,”pungkasnya.
Terpisah, Manager PLN Ranting Sei Rampah Edi Supianto saat dihubungi melalui telepon selulernya mengatakan, bahwa pemutusan dan pergantian meteran listrik menjadi prabayar sudah sesuai Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL).
Saat disinggung terkait sikap arogan yang ditunjukkan pegawai PT PLN Ranting Sei Rampah, pihaknya mengaku meminta maaf atas peristiwa itu. Dia berjanji akan memerbaiki sistem pelayanan yang ada di PT PLN Ranting Sei Rampah.
“Kami meminta maaf atas ketidaknyamanan ini. Kedepan akan kami perbaiki,” sebut Manager PLN Ranting Sei Rampah.(Bdi)
JAKARTA Kepengurusan baru Komite Sepak Bola Mini Indonesia (KSMI) langsung menghadapi dua agenda besar. Santri Championship pada 2831
Sport
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., secara resmi menutup rangkaian Festival Seni Qasidah (FSQ) Tingkat Ka
News
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor menemui Wakil menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus,
News
Presiden Prabowo Subianto Lantik Bamsoet Sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia (DPPRI)
News
Saka Wanabakti Sumut Susun Enam Prioritas Pembinaan 2026&ndash2027
News
Asri Ludin Tambunan Jajaki KPBU untuk Penerangan Jalan di Deli Serdang
News
Rakor Saka Wanabakti Sumut 2026 Perkuat Kelembagaan dan Pembinaan
News
Medan sumut24.co Dalam rangka memperingati kelahiran Yesus Kristus, Keluarga Besar Pemuda Batak Bersatu Pimpinan Anak Cabang (PBB PAC) Kec
News
Wabup dan Ketua DPRD Hadiri Nobar G30S/PKI di Madina, Pesan Persatuan Menggema di Panyabungan
News
Pesan Tegas Wakapolres Tapsel di Hari Kesaktian Pancasila Hidupkan Nilai Persatuan
News