Ketua Gen Z Sumut Berbagi 100 Porsi Nasi dan 5 Karung Beras Sambut HUT RI ke-81
Ketua Gen Z Sumut Berbagi 100 Porsi Nasi dan 5 Karung Beras Sambut HUT RI ke81
kota
Baca Juga:
Serdang Bedagai I Sumut24
Masyarakat Serdang Bedagai (Sergai) menyesalkan pelayanan dari pegawai PT PLN Ranting Sei Rampah yang bersikap arogan dalam melayani keluhan setiap pelanggan. Kekesalan itu terlihat saat salah seorang tokoh masyarakat, Siswanto beserta rekan-rekannya terlibat keributan atau kericuhan dengan beberapa pegawai PT PLN Ranting Sei Rampah, kamis (4/4).
Siswanto saat itu mengeluhkan kepada pihak PT PLN Ranting Sei Rampah yang memutus meteran listrik pascabayar 450 Watt milik salah seorang warga kurang mampu atas nama Sonimin yang telah menunggak pembayaran selama 3 bulan. Saat menyampaikan keluh kesahnya, Siswanto malah mendapat perlakuan yang kurang baik dari pegawai PT PLN Ranting Sei Rampah yang menyebut bahwa pemutusan sudah berdasarkan peraturan yang berlaku.
“Sonimin ini sudah meninggal. Saat ini yang menempati rumah itu adalah keluarganya. Ini pelanggan 450 Watt yang dikategorikan masyarakat susah atau kurang mampu. Mengapa harus diputus dan diganti dengan meteran listrik yang prabayar. Sedangkan untuk makan sehari-hari saja sudah susah, konon lagi untuk membayar listrik prabayar,”kata Siswanto kepada para pegawai PT PLN Ranting Sei Rampah.
Lebih lanjut dikatakan Siswanto, dengan segala keterbatasan pula, keluarga dari Sonimin telah membayar tunggakan sebesar Rp 489.092 selama 3 bulan agar tidak terjadi pemutusan. Namun, lanjut dia, mengapa tidak ada toleransi dari PT PLN Ranting Sei Rampah terhadap warga kurang mampu.
“Yang kami kesalkan, mengapa tidak ada rasa belas kasihan sebuah BUMN terhadap masyarakat kurang mampu. Padahal, keluarga Sonimin, berniat membayar tunggakan listrik dan memang sudah dibayarkan. Untuk itu kami berharap, kepada PT PLN Ranting Sei Rampah agar memerbaiki kualitas pelayanannya,”tegas Siswanto.
Sementara itu, salah satu pegawai PT PLN Ranting Sei Rampah yang mengaku bermarga Tambunan menyebut bahwa apa yang dilakukan pihaknya sudah sesuai prosedur. Namun, saat ditanya awak media, peraturan apa yang mengatur pemutusan meteran listrik tersebut dirinya tak bisa menjawab.”Ini sudah sesuai prosedur,”pungkasnya.
Terpisah, Manager PLN Ranting Sei Rampah Edi Supianto saat dihubungi melalui telepon selulernya mengatakan, bahwa pemutusan dan pergantian meteran listrik menjadi prabayar sudah sesuai Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL).
Saat disinggung terkait sikap arogan yang ditunjukkan pegawai PT PLN Ranting Sei Rampah, pihaknya mengaku meminta maaf atas peristiwa itu. Dia berjanji akan memerbaiki sistem pelayanan yang ada di PT PLN Ranting Sei Rampah.
“Kami meminta maaf atas ketidaknyamanan ini. Kedepan akan kami perbaiki,” sebut Manager PLN Ranting Sei Rampah.(Bdi)
Ketua Gen Z Sumut Berbagi 100 Porsi Nasi dan 5 Karung Beras Sambut HUT RI ke81
kota
H. Ruslan Momen 17 Agustus Tepat untuk Bangkitkan Kembali Cinta Tanah Air
kota
Khidmat HUT ke81 RI di SMPSMA Santo Thomas 3, Danton Paskibraka Darel Tamba Bercitacita Kibarkan Merah Putih di Istana Negara
kota
EmakEmak Gaul Kibarkan Merah Putih di Puncak Gunung Teletabis, Serukan Indonesia Berdaulat dan Makmur
kota
Wali Kota Binjai Lantik Pengurus Solidaritas Pasar Hongkong Periode 2026&ndash2031
kota
Bakopam Sumut Gelar Perayaan HUT Kemerdekaan RI ke81 di Dua Lokasi
kota
Semangat Kemerdekaan,BRI BO Sibuhuan Gelar Upacara HUT ke81 RI
kota
Semarak HUT RI ke81, Guru dan Jajaran TPI Medan Gelar Makan Bersama dan Lomba Kemerdekaan di Pantai Sri Mersing
kota
TANJUNG MORAWA Sumut24.coPT Perkebunan Nusantara I (Persero) Regional 1 menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang T
Umum
sumut24.co TANJUNGBALAI, Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Tanjungbalai berlangsung me
News