Di Muara Selat Malaka, Bupati Asahan Kibarkan Bendera Raksasa : Indonesia Jaya Juga di Lautan
sumut24.co ASAHAN, Semarak kemerdekaan Republik Indonesia ke81 tahun meluap hingga ke perairan Kabupaten Asahan. Selasa (11/08/2026), seki
News
LANGKAT | SUMUT24 Samsudin (65) warga Dusun Paluh Medan Desa Besilam, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat sudah lebih kurang sudah 7 bulan menghilang dari rumahnya yakni sejak 18 Juli 2015 lalu. Ia menghilang bak ditelan bumi. Anak dan istrinya pun sangat merindukan kepulangan Samsudin.
Baca Juga:
“Ayah pulanglah kami sangat merindukanmu dan kepulanganmu merupakan pembuktian bagi kami bahwa sebenarnya Ayah tidak mati dan terbunuh dari berbagai fitnah yang dilontarkan masyarakat kepada kami,” ucap Dalilah (50), isterinya beserta anaknya M Subki dan anak-anaknya yang lain di Dusun Paluh Medan, Desa Besilam, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat.
Menurut Dalilah kepada SUMUT24, Senin (21/3) di Stabat, suaminya berangkat meninggalkan rumah pada hari Senin tanggal 18 Juli 2015 lalu, hingga kini tidak ada kabarnya seolah-olah raib ditelan bumi. Sedangkan berbagai upaya telah dilakukan termasuk juga mendatangi orang-orang pintar dan kepala Desa Besilam, namun hingga kini belum juga berhasil.
Memang kepergian Samsudin (65) suami Dalilah sangat misterius karena baru saja beliau menjualkan pohon rambung yang ada di ladangnya dengan tujuan melakukan reflenting ahlifungsi dengan menanam jeruk setelah beliau menerima hasil penjualan kayu rambung langsung ia memesankan bibit jeruk kepada seorang kenalanya di Stabat.
Sekembalinya dari Stabat sekitar pukul 19.00 Wib beliau singgah di kedai kopi Ismail simpang jalan ke rumah beliau yang hanya berjarak sekitar 100 meter, dan sekitar pukul 21.00.Wib beliau beranjak pulang ke rumah dan setelah itu masyarakat tidak pernah lagi melihat Samsudin. Padahal menurut keterangan Dalilah, istrinya dan anak-anaknya sempat pamitan sekitar pukul 08.00 Wib pagi untuk berangkat ke ladang. Samsudin pada saat itu sedang rebahan di tempat tidur. Ternyata itulah pertemuan terakhir antara Dalilah dengan suaminya Samsudin yang hingga kini tidak diketahui di mana keberadaanya.
Bagi yang mengetahui keberadaan Samsudin, diharapkan menghubungi anaknya M Subki dengan alamat Dusun Paluh Medan Desa Besilam Kecamatan Padang Tualang Kabupaten Langkat, no HP 082381821124. (wit)
sumut24.co ASAHAN, Semarak kemerdekaan Republik Indonesia ke81 tahun meluap hingga ke perairan Kabupaten Asahan. Selasa (11/08/2026), seki
News
Platform Boleh Berubah, Karya Pers Harus Tetap Berpegang pada Kaidah JurnalistikOleh Dr Teguh Santosa, Ketua Umum PP JMSITikTok, Instagram,
Info
SIDANG SMARTBOARD LANGKAT JEJAK FEE Rp19 MILIAR, CHAT WHATSAPP DAN SPK &ldquoMISTERIUS&rdquo TERBONGKAR
kota
Tim Cara&rsquode BEM KMF TP UH Dorong Masyarakat Desa Tinggimae Optimalkan Media Sosial untuk Promosi Produk
kota
KETUM PNPI SYAMSUL RIZAL BERIKAN APRESIASI TINGGI KEPADA MENKO POLKAM DJAMARI CHANIAGO
kota
GANNAS Jabar Apresiasi Razia Narkoba di THM Bandung, Serukan Perlawanan Bersama
News
sumut24.co Medan, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Polonia Medan terus meningkatkan pelayanan sebagai wujud nyata ditengah masyarakat yang keter
kota
Dana RDN Rp2,58 Miliar Dipersoalkan, Paramitra Alfa Sekuritas Gugat BCA ke PN Jakarta Pusat
kota
Simpan Shabu di Kantong Celana, 2 Warga Sergai Ditangkap Sat Narkoba Polresta Deli Serdang
kota
MEDAN SUMUT24.CO Perjalanan kepemimpinan duet Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap telah
News