Wali Kota Tanjungbalai Tinjau Normalisasi Drainase di Jalan Hamdoko dan Jalan Listrik
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim meninjau langsung pelaksanaan normalisasi dan pembongkaran drainase di Ja
News
DAIRI I SUMUT24.co Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi mendatangi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Salak Pakpak Bharat dan SMK Negeri 1 Sitinjo Dairi, Jumat (25/1) di sela kunjungan kerja ke daerah. Selain menanam kopi dan jagung, juga disampaikan pentingnya menanam budi pekerti kepada anak didik.
Baca Juga:
“Saya akan datang terus ke sekolah-sekolah karena ini adalah prioritas saya. Makanya saya suka datang ke sini,” ujar Gubsu didampingi Bupati Dairi Johnny Sitohang, Asisten Pemerintahan Jumsadi Damanik, Kadis Pendidikan Sumut Arsyad Lubis, Kabiro Humas dan Keprotokolan Setdaprov Ilyas Sitorus, serta Anggota DPRD Sumut Muchrid Nasution di gedung pertemuan SMKN 1 Sitinjo Dairi.
Menurut Gubsu, perbaikan kualitas pendidikan khususnya mental dalam mendidik budi pekerti yang baik harus dilakukan sekarang juga. Meskipun diakuinya, bahwa hasilnya mungkin akan terlihat pada 20-30 tahun mendatang. Namun jika tidak dimulai, maka bukan tidak mungkin akan mengakibatkan kehancuran di masa depan.
“Saat itu saya mungkin tak lagi hidup, jelasnya saya tak lagi Gubernur waktu itu tiba. Tetapi kalau tidak kita perbaiki dari sekarang, tak akan ada kebaikan kita dapatkan nanti,” sebut Gubsu.
Untuk menanam budi pekerti kepada anak didik generasi muda, Gubsu menekankan pentingnya peran guru sebagai pengajar sekaligus contoh tauladan kepada siswa. Sehingga selain benar-benar mengajarkan kebaikan, juga hidup dalam kebaikan agar pantas menjadi panutan.
“Ini tugas guru. Jangan ajaran anak kita menipu, caranya guru jangan menipu. Kalau mengajar, berilah pelajaran dengan benar, jadilah contoh. Makanya ‘guru kencing berdiri, murid kencing berlari’, karena murid itu bisa tahu kalau gurunya tak betul,” jelasnya.
Pentingnya budi pekerti tambah Gubsu, untuk mengantisipasi agar moral anak muda bisa terjaga dari pengaruh buruk dari luar. Sehingga kualitas guru harus benar terjaga. “Karena kalau dia pintar tetapi jahat (tidak bermoral), itu yang bahaya,” tegasnya.
Sebelumya Gubernur juga mendatangi SMKN 1 Salak, Pakpak Bharat. Dalam kesempatan itu, Edy menanam pohon kopi dan jagung di areal sekolah. Diikuti Pj Bupati Pakpak Bharat Asren Nasution dan pejabat lainya.(W03)
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim meninjau langsung pelaksanaan normalisasi dan pembongkaran drainase di Ja
News
Wabup Achmad Fauzan Apresiasi Gotong Royong Warga Lubuk Barumun, 20 Ribu Benih Ikan Ditebar
News
Kisah Jumat Sore Kasat Reskrim Polres Padang Lawas Sambangi Ibu Tunggal hingga Abang Becak
News
Sekda Palas Panguhum Nasution Tegas Cek Bangunan KDKMP Harus Sesuai Fakta, Jangan Ditambah atau Dikurangi
News
Antrean BBM Mengular di Padangsidimpuan, Pemko Soroti Dugaan Pelangsiran, Pertamina Dipanggil
News
Masa Tanggap Darurat Berakhir, Korban Kebakaran Kantin Padangsidimpuan Terima Rp18 Juta
News
&lrmMasa Tanggap Darurat Banjir Bandang Arosuka Diperpanjang Dan Pemkab Solok Perkuat Penanganan dan Kesiapsiagaan
News
Puluhan Pemuda Salayo Gotong Royong Bersihkan Lumpur dan Selamatkan aset Dinas Pariwisata Kabupaten Solok
News
Megawati Perintahkan Kader Hadir di Tengah Rakyat, PDI Perjuangan Sumut Beri Tali Asih Korban MBG di Karo
News
Sang Pakar Intelijen Duduki Posisi Kabaintelkam Mabes Polri
News