Rabu, 12 Agustus 2026

Kapolres Batubara Ngaku Tanah 1,5 Ha Ditarik PT Kwala Gunung

Administrator - Selasa, 23 Februari 2016 10:02 WIB
Kapolres Batubara Ngaku Tanah 1,5 Ha Ditarik PT Kwala Gunung

LIMA PULUH | SUMUT24

Baca Juga:

Pasca mencuatnya pemberitaan di media massa tentang Kapolres Batubara menerima lahan tanah 1,5 Ha dari PT Kwala Gunung, kini Plank yang dipasang sudah dicabut.

Informasi yang dihimpun Wartawan, Senin (22/2) menyebutkan, plank yang bertuliskan,’ Tanah ini milik Polres Batubara akan dibangun kantor Polsek Lima Puluh,’ itu dicopot oleh orang suruhan penegak hukum yang mempunyai slogan Polisi Pengayom, pelayan dan mitra masyarakat itu sendiri.

Kapolres Batubara AKBP Muhammad Agung Suyono SiK saat dikonfirmasi, SUMUT24 melalui pesan WhatsApp nya tentang copotnya plank di tanah PT Kwala Gunung itu membenarkan.

“Iya. PT kuala gunung tarik lagi tanahnya. Jadi saya perintahkan anggota cabut plang,”tulis Kapolres.

Menjawab wartawan apa kah pencopotan itu berkaitan dengan pemberitaan dan asumsi miring yang dilontarkan masyarakat.

Agung juga mengatakan, “Ngak apa-apa karena saya ngak punya hak untuk memiliki,kecuali saya punya sertifikat kepemilikan pasti saya gugat.”jawabnya singkat.

Sebelumnya, Kapolres Batubara AKBP Muhammad Agung Suyono SiK saat diwawancarai SUMUT24 dan sejumlah awak media, Kamis (19/2), di Mapolres Batubara usai menerima ratusan perwakilan masyarakat dari 7 desa mengatakan, ia berjuang sendiri untuk mendapatkan lahan. Di lokasi itu juga sudah didirikan plank yang tertulis lahan ini milik Polres Batubara.

“Saya mengajukan ke Socfindo, PTPN4, Kwala Gunung dan perusahaan – perusahaan yang punya tanah, alhamdulillah dikasi, tapi prosesnya panjang itu merubah dari HGU menjadi hak milik,” kata Agung.

Dikatakannya lahan seluas 1,5 hektare itu masih HGU, masih dalam proses. Meskipun sampai hari ini status HGU PT Kualagunung masih belum jelas, ucapnya. (jo)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Di Muara Selat Malaka, Bupati Asahan Kibarkan Bendera Raksasa : Indonesia Jaya Juga di Lautan
Platform Boleh Berubah, Karya Pers Harus Tetap Berpegang pada Kaidah Jurnalistik
SIDANG SMARTBOARD LANGKAT: JEJAK FEE Rp19 MILIAR, CHAT WHATSAPP DAN SPK “MISTERIUS” TERBONGKAR
Tim Cara’de BEM KMF TP UH Dorong Masyarakat Desa Tinggimae Optimalkan Media Sosial untuk Promosi Produk
KETUM PNPI SYAMSUL RIZAL BERIKAN APRESIASI TINGGI KEPADA MENKO POLKAM DJAMARI CHANIAGO*
GANNAS Jabar Apresiasi Razia Narkoba di THM Bandung, Serukan Perlawanan Bersama
komentar
beritaTerbaru