Dapat Perlawanan Warga Satresnarkoba Polrestabes Medan Bumihanguskan Sarang Narkoba Klambir V
Dapat Perlawanan WargaSatresnarkoba Polrestabes Medan Bumihanguskan Sarang Narkoba Klambir V
kota
Tapsel | Sumut24.co
Baca Juga:
Hari Senin, 20 November 2023, mencatat sejarah ketegangan yang memuncak di Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Tapanuli Selatan. Detik-detik deadlock berlangsung terjadi hingga Selasa 21 November 2023.
Rapat Banmus pun diskor dan terkungkung dalam ketidakhadiran sekretaris daerah (Sekda) yang berlanjut hingga jam 2 siang.
Situasi ini mendorong anggota Banmus memerintahkan agar Sekda hadir sebagai Ketua Tim BPKAD, guna menghentikan stagnasi yang terus berlanjut hingga hari Rabu.
Armen Sanusi Harahap, perwakilan Fraksi Gerindra dalam Banmus, menyampaikan kekecewaannya terhadap ketidakseriusan pihak eksekutif. Tugas Banmus dalam menjadwalkan rapat dan membuat agenda di DPRD Tapanuli Selatan terhambat oleh absennya Sekda.
“Tugas Banmus yaitu,menjadwalkan rapat atau membuat agenda rapat di DPRD Tapanuli Selatan, untuk itu saya selaku anggota Banmus sangat merasa kecewa terhadap pihak eksekutif atas ketidak hadiran ketua Tim TPAD yaitu Sekda,” ungkapnya.
Sebagai perwakilan rakyat, Armen mengungkapkan kekecewaannya terhadap prioritas Sekda yang lebih mengutamakan pemilihan rektor UGN dibandingkan keterlibatannya dalam Banmus. Meskipun beberapa anggota Banmus absen karena tugas atau kendala lain, kehadiran yang mencukupi telah terpenuhi atau Kuorum.
“Kami kecewa terhadap ketua Tim TPAD, Kami anggota Banmus sudah menunjukkan keseriusan kami untuk membuat jadwa pembahasan RAPBD 2024, tapi selaku ketua Tim APBD yaitu Sekda lebih memilih tidak mengatur jadwal dari pada menghadiri banmus, untuk itu saya sangat menyayangkan atas sikap pihak eksekutif,” ujar Armen Sanusi Harahap.
Armen, sebagai wakil rakyat yang berjuang untuk hak-hak masyarakat Tapanuli Selatan, menyayangkan sikap Sekda yang terkesan tidak serius dalam pembahasan RAPBD 2024.
Sebelum menjabat sebagai Sekda, Armen mengingat betapa bersemangatnya Sekda dalam berkolaborasi dengan DPRD. Namun, dua deadlock beruntun menggambarkan perubahan sikap yang menciptakan tanda tanya besar.
“Saya heran kenapa beliau bersikap begitu, setau saya sebelum beliau menjabat sebagai Sekda, beliau sangat happy dengan DPRD. Disini saya tegaskan saya anggap pihak eksekutif tidak serius untuk pembahasan R-APBD 2024, kenapa saya sampaikan tidak serius karena kita sudah dua kali deadlock,” pungkasnya.
Hal ini membongkar ketidakseriusan pihak eksekutif dalam persiapan RAPBD 2024, menguraikan drama politik yang sedang berkecamuk di tingkat legislatif daerah, dan menyoroti dampak langsungnya pada masyarakat.zal
Dapat Perlawanan WargaSatresnarkoba Polrestabes Medan Bumihanguskan Sarang Narkoba Klambir V
kota
Polri untuk Masyarakat, Polsek Barumun Salurkan Bantuan kepada Ibu Nur Cahaya yang Tengah Berjuang Melawan Penyakit
kota
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Dihadapan Sidang Istimewa DPRD Pakpak Bharat, Bupati Pakpak Bharat Frans Bernhard Tumanggor menyampaikan apresias
News
Polresta Deli Serdang Diminta Profesional Tangani Korupsi Dana Desa Rugemuk dan Penjualan Tanah Milik PT PS
kota
HUT Kab.Pakpak Bharat Ke 23 Tahun,DPRD Menggelar Sidang Istimewa
kota
Bobby Diminta Buka Rekaman CCTV Rapat Paripurna DPRD Sumut, IGoWa Soroti Dugaan Tak Kuorum
kota
Sah! DPRD Madina Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Ini Pesan Penting Bupati Saipullah
kota
Doa dari Tanah Suci untuk Madina! Bupati Saipullah Lepas 45 Jamaah Umroh Cahaya Rizki
kota
Pemko Padangsidimpuan Gandeng Buddha Tzu Chi, Huntap Korban Bencana Dipastikan Segera Dibangun
News
Bupati Madina Keluarkan Instruksi Tegas! Camat hingga Kepala Desa Diminta Hentikan Seluruh Aktivitas PETI
kota