Rabu, 29 Juli 2026

Setelah Sholad Subuh, Personel Polsek Sei Kepayang Sampaikan Pesan-Pesan Kamtibmas

Administrator - Minggu, 12 November 2023 06:48 WIB
Setelah Sholad Subuh, Personel Polsek Sei Kepayang Sampaikan Pesan-Pesan Kamtibmas

.ASAHAN I SUMUT24.co

Baca Juga:

Dalam upaya menjalin tali silaturrahmi antara Polisi dengan masyarakat, maupun tokoh agama, Polsek Sei Kepayang Resor Asahan melaksanakan kegiatan Gerakan Sholad Subuh Keliling dan Dakwah kamtibmas (Gasuling Damas).

Gasuling Damas ini dilaksanakan di Mesjid Raya Sei kepayang Desa Sei kepayang tengah kecamatan Sei kepayang kabupaten Asahan Minggu (12/11/2023).

Kapolres Asahan AKBP Rocky H. Marpaung, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Sei Kepayang AKP Sutari menyampaikan, Gasuling Damas ini merupakan program rutin Polres Asahan dan jajaran yang dilaksanakan setiap harinya sebagai bentuk kehadiran Polisi di tengah-tengah masyarakat.

“Kehadiran polisi tidak hanya ketika ada suatu tindak pelanggaran hukum, namun lebih dari itu. Gasuling Damas bertujuan untuk menjalin silaturahmi antara polisi dengan masyarakat maupun tokoh agama,“ucap Kapolsek Sei Kepayang.

Dikatakan AKP Sutari, usai melaksanakan salat subuh berjamaah, Personil Polsek Sei Kepayang menyampaikan pesan kepada para jamaah untuk bersama-sama menjauhi paham radikal, dan membantu Polri untuk memberantas peredaran narkoba, khususnya di wilayah hukum Polsek Sei Kepayang.

“Kami juga mengajak masyarakat dan jamaah masjid untuk tertib berlalu lintas di jalan dan bijak menggunakan media sosial, serta menjauhi segala bentuk pelanggaran hukum yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tutup AKP Sutari. (tec)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Pemkab Solok Perkuat Sinergi Pelayanan Publik, Teken MoU dengan Kemenag dan Pengadilan Agama
Menziarahi Sang Penyambung Lidah Rakyat, Abdullah Rasyid: Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah
Pesta Oang - Oang Kabupaten Pakpak Bharat Berjalan Lancar Dan Sukses
Oknum LSM PAJAK ZT Tertangkap Tangan Lakukan Pemerasan di Kantor Kelas I Imigrasi Polonia Medan.
Dua tokoh Asia  Dua dunia yang berbeda Satu visi tentang inklusivitas.
Gerakan Aksi Bergizi Digelar di Sekolah Asahan, Langkah Nyata Putus Mata Rantai Stunting Sejak Dini
komentar
beritaTerbaru