KRI Bima Suci Tiba di Belawan, Rico Waas Siap Kenalkan Potensi Medan ke Mata Dunia
Medan Sumut24.co Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menyambut langsung kedatangan Kapal Republik Indonesia (KRI) Bima Suci945 yang
News
Batubara I Sumut24.co
Baca Juga:
- KRI Bima Suci Tiba di Belawan, Rico Waas Siap Kenalkan Potensi Medan ke Mata Dunia
- Aktivitas Gunung Sorikmarapi Meningkat, Ini Himbauan Bupati Madina Saipullah Nasution Saat Turun Langsung Pantau Pos Pengamatan
- Menguatkan nilai kemanusiaan, Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Berikan Santunan kepada Anak Yatim Piatu
Dompet Dhuafa Waspada meresmikan program serambi budaya tenun melayu di Kabupaten Batubara, Rabu (20/9).
Program ini merupakan program pelestarian budaya yang ada di daerah Kabupaten Batubara.
Herman Budianto selaku GM Dakwah Budaya Lingkungan Dompet Dhuafa menyampaikan program ini digagas di berbagai daerah di Indonesia dengan tujuan untuk melestarikan budaya.
“Program ini bertujuan untuk melestarikan nilai-nilai budaya yang ada di Indonesia, agar anak cucu kita tahu tentang nilai budaya ini,†ucapnya.
Herman juga menambahkan bahwa mengantisipasi terkikisnya budaya di era digital. “Karena jaman sudah semakin berubah, maka budaya ini juga harus berinovasi, tanpa merubah nilai, tetap bisa pakai dan dikenakan oleh anak anak kita,†tambahnya.
Hadirnya program ini pun disambut baik oleh Bupati Batubara Ir. H. Zahir, M.A.P. Diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan Batubara Drs. Darwinson Tumanggor saat menyamaikan sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Dompet Dhuafa.
“Apresiasi luar biasa atas program dari Dompet Dhuafa ini, karena memang Dompet Dhuafa pun sudah sangat sering membantu di sektor pendidikannya dan hari ini menyasar ke budaya,†ucapnya.
Lebih lanjut tentang program ini, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Waspada Sulaiman menjelaskan bahwa program ini diberikan kepada sepuluh penerima manfaat.
“Mereka diseleksi untuk menjadi penerima manfaat yang akan dilatih selama 3 bulan serta diberikan modal alatnya,†ucap Sulaiman.
Kata Sulaiman, para penerima manfaat juga sengaja dipilih dari kalangan guru sehingga nantinya akan mengajarkan kepada anak didiknya.
“Penerimanya yang dipilih guru-guru dengan harapan mereka bisa mengajarkan budaya tenun songket di sekolah tempatnya mengajar,†ucapnya.
Wanda Hafniza salah satu penerima manfaat program ini pun merasa bersyukurterlibat dalam program ini. “Dari awal memang sudah tertarik dengan budaya kain tenun dari Batubara ini, makanya saat kalau saya terdaftar itu senang sekali,†ungkapnya.
Dirinya juga mengatakan bahwa tujuan utama untuk bisa belajar. “Tentu tujuan utama saya itu bisa belajar dan mudah-mudahan bisa membagikan ilmu kain tenun ini ke anak-anak, karena jujur, saya tidak terlalu tau tentang sejarahnya apalagi cara pakai alatnya, semoga setelah ini bisa terwujud,†tukasnya..(red)
Medan Sumut24.co Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menyambut langsung kedatangan Kapal Republik Indonesia (KRI) Bima Suci945 yang
News
Aktivitas Gunung Sorikmarapi Meningkat, Ini Himbauan Bupati Madina Saipullah Nasution Saat Turun Langsung Pantau Pos Pengamatan
kota
Menguatkan nilai kemanusiaan, Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Berikan Santunan kepada Anak Yatim Piatu
kota
Medan sumut24.co Polemik pengelolaan sampah di Kota Medan yang sebelumnya disorot oleh Ketua Umum Horas Bangso Batak (HBB), Lamsiang Sitom
kota
Real Madrid dipaksa menelan pil pahit saat bertandang ke markas tim papan bawah RCD Mallorca. Dalam lanjutan Liga Spanyol, Los Blancos menye
Sport
Medan Sumut24.coSuasana kekeluargaan yang penuh kehangatan menyelimuti Ballroom Hotel Santika Dyandra. Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bay
Politik
Medan,Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap menegaskan komitmen Pemko Medan untuk membenahi fasilitas dan pelayanan rumah sakit milik
kota
Jakarta Sumut24.coIndonesia kembali berduka. Tiga prajurit terbaik Tentara Nasional Indonesia (TNI) gugur saat menjalankan tugas sebagai p
News
Tragis! Becak Motor Tabrakan dengan Bus ALS di Padangsidimpuan, Satu Nyawa Melayang
kota
22 Paket Sabu Disembunyikan di Rerumputan, Dua Pria di Portibi Berakhir di Tangan Polres Tapanuli Selatan
kota