Turnamen Badminton PB Mitra Sporty Medan Resmi Ditutup Kadispora Bersama KONI
sumut24.co MEDAN , Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Medan, H. Tengku Chairuniza S.Sos, MAP, bersama Ketua KONI Kota Medan, Aswindy Fac
kota
Medan I Sumut24.co
Baca Juga:
PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara berkomitmen penuh dalam menerapkan budaya K3 di seluruh wilayah kerjanya. Komitmen ini dibuktikan dengan berbagai upaya yang dilakukan dalam meningkatkan kepedulian dan kesadaran masyarakat akan bahaya listrik.
General Manager PLN UID Sumatera Utara, Awaluddin Hafid disela kesibukannya, Selasa (8/8/2023) menyampaikan bahwa edukasi bahaya listrik harus terus menerus dilakukan agar kecelakaan di masyarakat umum khususnya akibat instalasi listrik dapat berkurang.
“Kami (PLN) ingin masyarakat semakin memahami akan bahaya listrik agar tidak ada lagi kecelakaan maupun potensi kebakaran yang terjadi akibat instalasi listrik. Jika masyarakat Sumatera Utara mengalami kendala kelistrikan. Saat ini PLN telah menghadirkan fitur ListriQu pada aplikasi PLN Mobile. Melalui fitur ini, kendala yang dihadapi akan diselesaikan oleh petugas yang bersertifikasi dan berpengalaman dibidang kelistrikan,†ungkap Awaluddin.
Awaluddin juga menambahkan telah menginstruksikan kepada Team Leader (TL) di Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) dan Unit Layanan Pelanggan (ULP) untuk terus melakukan patrol di wilayah kerjanya untuk mengingatkan bahaya listrik dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan stakeholder di unit masing-masing.
Adapun beberapa aktivitas yang harus dihindari jika berada di sekitar jaringan listrik PLN yakni, hindari membangun atau memperbaiki bangunan di dekat jaringan listrik PLN, hindari menanam pohon mendekati jaringan listrik, hindari bermain layangan, hindari memasang antenna, bendera, spanduk dan baliho, hindari dan waspada mengoperasikan alat berat, hindari dan waspada menggunakan galah atau alat lainnya, hindari membakar sampah dibawah jaringan listrik, jangan memasuki tempat bertanda bahaya.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menghindari memperbesar ukuran pembatas Mini Circuit Breaker (MCB) diatas daya kontrak, termasuk mengganti atau tidak memasang pembatas (MCB), merusak segel untuk mempengaruhi pengukuran atau putaran kWh Meter.
Aktivitas tersebut merupakan salah satu potensi yang sering terjadi di masyarakat. Untuk itu, PLN menghimbau masyarakat untuk selalu menggunakan listrik secara bijak dan tidak menggunakan listrik secara illegal agar terhindar dari resiko kebakaran.
Selain itu, PLN juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif untuk melaporkan kondisi tidak aman dan berpotensi menimbulkan bahaya kelistrikan melalui aplikasi PLN Mobile.
“Melalui aplikasi superapps PLN Mobile, masyarakat dapat melaporkan berbagai kondisi tidak aman yang dapat menimbulkan potensi bahaya listrik. Dengan sigap petugas PLN akan segera menindaklanjuti laporan tersebut,†kata Awaluddin. (C04)
sumut24.co MEDAN , Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Medan, H. Tengku Chairuniza S.Sos, MAP, bersama Ketua KONI Kota Medan, Aswindy Fac
kota
sumut24.co MEDAN, Ketua Umum Sopo Restorasi Bersatu, Antonius Devolis Tumanggor, menilai kepergian Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waa
kota
Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026
News
MEDAN, SUMUT24.CO Menjelang berakhirnya masa jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan, dinamika birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota
News
sumut24.co Medan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, mengaku kepergiannya berobat ke luar negeri sudah melapor ke Kementerian Dalam
kota
Pemerintah Kabupaten Solok Gelar Gerak Jalan Santai dan Senam Bersama di GOR Batubatupang Kotobaru
kota
"KAPAN ADA PENETAPAN TSK RS.ROYAL PRIMA?"
kota
sumut24.co ASAHAN, Demi memutus rantai peredaran dan penyalahgunaan narkoba serta menjaga keamanan lingkungan, Polres Asahan kembali menunj
News
Polda Sumut Ikuti Panen Raya Jagung Serentak Polri Bersama Presiden Prabowo, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
News
Heboh Dugaan Makanan Berulat pada Program MBG di Penggorengan Madina, Wali Murid Soroti Kualitas dan Higienitas
kota