Selasa, 12 Mei 2026

DPD KNPI Palas Dan Beberapa Organisasi Kemahasiswaan Pertanyakan Perkembangan Terkait Meninggalnya Salah Seorang Pekerja Di PT MAI.

Administrator - Minggu, 18 Juni 2023 09:20 WIB
DPD KNPI Palas Dan Beberapa Organisasi Kemahasiswaan Pertanyakan Perkembangan Terkait Meninggalnya Salah Seorang Pekerja Di PT MAI.

Palas I Sumut24.co

Baca Juga:

Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia Kabupaten Padang Lawas (DPD KNPI Palas), HMI Cabang Padang Lawas, PD KAMMI Padang Lawas, dan PC IMM Palas-Paluta memberikan pernyataan terkait dengan perkembangan dari adanya salah seorang pekerja yang meninggal dunia beberapa waktu lalu di lokasi replanting PT. Mazuma Agro Indonesia (PT. MAI) kebun Bunut, Sosa Julu, Kabupaten Padang Lawas pada hari Minggu (18/6/23).

Muhammad Isra’ (Ketua DPD KNPI Palas) didampingi beberapa orang Ketua Organisasi Kemahasiswaan di Padang Lawas, yakni dari HMI Cabang Padang Lawas, PC IMM Palas-Paluta, dan PD KAMMI Palas menyatakan jika seperti janji kami kemarin bahwa kami senantiasa untuk mengawal dan mengikuti perkembangan terkait dengan kejadian tersebut. Hari ini kami kembali bertanya sudah sejauh mana perkembangan kejadian tersebut dan apa yang menjadi penyebab meninggalnya karyawan perusahaan tersebut. Ini perlu untuk diketahui publik di Kabupaten Padang Lawas agar semua menjadi terang benderang dan tidak menjadi tanda tanya, apakah memang murni kecelakaan kerja atau bagaimana ? , Ujar Isra kepada awak media.

Isra melanjutkan bahwa akibat adanya kejadian ini seharusnya menjadi bahan refleksi dan perbaikan bagi semua pihak. Misalnya untuk Disnakertrans Kabupaten Palas, bahwa kejadian ini haruslah menjadi ajang perbaikan untuk terus melakukan sosialisasi dan intens melakukan monev terkait dengan penggunaan APD bagi seluruh perusahaan dan pekerja dengan resiko tinggi serta kejadian kejadian yang ada beberapa waktu belakang di Kabupaten Palas ini memang secara lokasi terjadi di tempat kerja, lanjut Isra.

Senada dengan Ketua DPD KNPI Padang Lawas, Ketua Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Palas-Paluta (PC IMM Palas-Paluta), Khaidar Ansori Hasibuan mengatakan bahwa Polres Padang Lawas agar segera mengungkapkan penyebab dari peristiwa tersebut ke publik. “Kami berharap kepada Polres padang lawas agar secepatnya mengungkapkan peristiwa kejadian perkara tersebut, sehingga asumsi masyarakat tidak semakin melebar dan memperbanyak asumsi-asumsi liar, yang pada dasarnya kita Wajib menghormati hak asasi manusia orang lain”, jelas Ansori.

Selanjutnya, Ketua Pengurus Daerah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia Padang Lawas (PD KAMMI PALAS), Abu Bokar Siddik Hasibuan, SE menyampaikan jika dalam hal kejadian ini perusahaan harus bertanggungjawab penuh dan meminta kepada pihak penegak hukum dan instansi terkait untuk bertindak tegas. “Sudah terlalu banyak kecelakaan kerja yang terjadi di Padang Lawas jika memang nantinya penyebab meninggalnya pekerja di Lokasi Replanting PT MAI tersebut adalah murni dari kecelakaan kerja, ungkap pemuda yang sering disapa dengan Bokar tersebut.

Seolah-olah ini menjadi hal yang wajar padahal ini masalah serius. Kendati demikian, para perusahaan seolah mengabaikan perlengkapan keselamatan para pekerjanya. Efek dari kecelakaan yang terjadi terkadang tidak hanya meneteskan darah, tapi sampai hilang nyawa. Apakah perusahaan bertanggungjawab? PD KAMMI Palas menuntut agar perusahaan bertanggungjawab penuh terhadap kecelakaan yang terjadi terhadap karyawan atau tenaga kerjanya. Kemudian, penegak hukum dan instansi terkait dalam hal ini Disnakertrans Palas harus tegas terhadap perusahaan yang mengabaikan keselamatan pekerjanya, ungkap Bokar dengan jelas dan tegas kepada awak media.

Kemudian, Ahmad Ibrahim Hasibuan yang merupakan formateur Ketua Umum Himpunan mahasiswa islam(HMI) cabang Padang Lawas berharap kepada pihak yang berwajib yakni Polres Padang Lawas supaya dapat melakukan fungsinya dalam pemeriksaan terkait dengan penyebab meninggalnya karyawan PT. Mazuma Agro Indonesia (PT.MAI) yang terletak di kabupaten Padang Lawas.

“Kami menilai jika sebenarnya banyak sekali kejanggalan dalam kasus meninggalnya karyawan tersebut, cetus Ibrahim. Kami akan terus mengawal kasus yang terjadi ini agar semua masyarakat di Kabupaten Padang Lawas tahu karena berhubungan dengan unsur keterbukaan dan keadilan, serta kami berharap supaya Polres Padang Lawas bisa secepatnya mengusut kasus kematian karyawan tersebut, tutup Ibrahim.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
beritaTerkait
PT.Japfa aksi Peduli Penanganan Sampah Bersama Masyarakat Di Danau Toba.
Penyidik Polres Batubara Diduga Alergi Wartawan Ditanya Soal Junaini Ditetapkan Tersangka, Halomoan Gultom : Gak Ada Hak Bapak Tanyakan Itu
Kadis Kesehatan drg Irma Suryani MKM mencanangkan Kesatuan Gerak PKK KB
Kejatisu Pastikan Soal Dugaan Korupsi PUPR Sumut Tuntas,   Mulai Kepemimpinan Bambang Pardede & Marlindo Harahap jadi sorotan
Ketua Pewarta Berikan Baju Kebesaran ke Kasi Humas dan Kanit Paminal Polrestabes Medan
Jumat Barokah dan Sambut HUT ke-7 Pewarta.co, Ketua Pewarta Bagi-bagi Sembako ke Pengemudi Betor dan Jukir
komentar
beritaTerbaru