Sabtu, 13 Juni 2026

Ghost fishing (The Silent Killer) Di Bumi Tapanuli Tengah, Ini Kata Salah Satu Pengamat Lingkungan Hidup

Administrator - Kamis, 01 Juni 2023 03:34 WIB
Ghost fishing (The Silent Killer) Di Bumi Tapanuli Tengah, Ini Kata Salah Satu Pengamat Lingkungan Hidup

Tapteng I Sumut24.co

Baca Juga:

Indonesia merupakan negara dengan potensi perikanan tangkap yang sangat kaya raya, hal itu dipengaruhi karena geografis wilayah Indonesia yang hampir 70% adalah wilayah perairan.

Indonesia memliki 11 Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) yang mengatur kegiatan perikanan tangkap dan budidaya di setiap wilayah masing-masing.

M Latiful Khobir S.Pi.,M.Si, yang merupakan seorang pengamat dan dosen aktif sekaligus peneliti pada program studi Akuakultur disekolah Tinggi perikanan dan kelautan Matauli Pandan Tapanuli Tengah (Tapteng) Sumatra Utara (Sumut) mengatakan kepada wartawan,Wilayah perairan Indonesia sangat luas dan sangat beragam akan biota nya, namun banyak permasalahan yang bisa kita temukan dalam kegiatan perikanan tangkap, salah satu nya adalah Ghost fishing.

“The Silent Killer : adalah fenomena di mana jaring nelayan, pancing, atau peralatan lain yang tertinggal atau terbuang di lautan tetap aktif dalam menangkap ikan dan organisme laut lainnya namun tanpa kendali manusia”, jelas M Latiful

Ghost gear,Lanjut M Latiful mengacu pada alat tangkap yang terus menangkap ikan setelah semua kontrol nelayan terhadap alat tangkap tersebut telah hilang (Poon, 2005),Ghost fishing dapat didefinisikan sebagai suatu kemampuan dari suatu alat tangkap untuk terus menangkap ikan setelah seluruh alat tangkap tersebut lepas kendali dari nelayan, yaitu bila alat tangkap hilang, yang sering terjadi dalam operasi penangkapan ikan (Smolowitz, 1978).”, Terangnya

Hal ini menyebabkan efek berbahaya terhadap ekosistem laut karena ikan dan makhluk laut lainnya terperangkap dalam jaring dan akhirnya mati. Ghost Fishing dapat menyebabkan penurunan populasi ikan dan kerusakan ekosistem laut secara keseluruhan, hilangnya mata pencaharian nelayan, peningkatan limbah laut dan ancaman terhadap keanekaragaman hayati.

Seperti contoh misalnya pada Pantai Pandaratan di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, diketahui mengalami masalah ghost fishing yang sangat signifikan. Fenomena ini dapat menjadi ancaman serius bagi keanekaragaman hayati dan mata pencaharian nelayan setempat.

Upaya untuk mengatasi ghost fishing biasanya melibatkan pembersihan pantai, pemulihan peralatan pemancingan yang terbuang, dan penyuluhan kepada para nelayan tentang dampak negatif ghost fishing. Dengan langkah-langkah tersebut, tidak dapat dipandang sebelah mata oleh pihak pemerintah kabupaten setempat.

Maka dari itu artikel ini dibuat untuk sebuah masukan terhadap pemerintah yang terkait serta pemerhati lingkungan khususnya wilayah Kab. Tapanuli Tengah, agar dapat menindaklanjuti masalah yang luar biasa ini.

Sebelum ditutup, M Latiful Khobir berharap Solusi atau cara yang dapat dilakukan baik dengan peran perseorangan, peran perkomunitas maupun adanya peran pemerintah setempat agar kawasan pantai pandaratan sibolga, kab. Tapanuli tengah Sumatera Utara dapat digunakan oleh para wisatawan yang berkunjung dengan tenang dan nyaman. Untuk melindungi dan menjaga keberlanjutan ekosistem laut, penting untuk mengurangi dan mencegah ghost fishing melalui tindakan konservasi yang efektif dan kesadaran yang meningkat tentang dampak negatifnya”.tutupnya.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
beritaTerkait
PT.Japfa aksi Peduli Penanganan Sampah Bersama Masyarakat Di Danau Toba.
Penyidik Polres Batubara Diduga Alergi Wartawan Ditanya Soal Junaini Ditetapkan Tersangka, Halomoan Gultom : Gak Ada Hak Bapak Tanyakan Itu
Kadis Kesehatan drg Irma Suryani MKM mencanangkan Kesatuan Gerak PKK KB
Kejatisu Pastikan Soal Dugaan Korupsi PUPR Sumut Tuntas,   Mulai Kepemimpinan Bambang Pardede & Marlindo Harahap jadi sorotan
Ketua Pewarta Berikan Baju Kebesaran ke Kasi Humas dan Kanit Paminal Polrestabes Medan
Jumat Barokah dan Sambut HUT ke-7 Pewarta.co, Ketua Pewarta Bagi-bagi Sembako ke Pengemudi Betor dan Jukir
komentar
beritaTerbaru