Senin, 06 April 2026

Stok dan Harga Komoditi Pangan Jelang Idul Fitri 1444 Hijiriah Relatif Aman

Administrator - Senin, 10 April 2023 09:37 WIB
Stok dan Harga Komoditi Pangan Jelang Idul Fitri 1444 Hijiriah Relatif Aman

 

Baca Juga:

MEDAN I Sumut24.co

Stok dan harga komoditi pangan seperti daging sapi,daging ayam dan telur di Provinsi Sumatera Utara, menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijiriah relative aman.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perkebunan dan Perternakan Sumatera Utara Ir Lies Handayani Siregar M. MA, pada komfrensi pers di ruang rapat III Gedung Kantor Gubernur Sumatera Utara Jalan Imam Bonjol Medan.

Stok pangan, daging sapi, daging ayam dan telur aman. Ini tidak hanya di kota Medan saja, tapi di seluruh kabupaten/kota di Sumatera Utara. Untuk bulan ini saja ada kelebihan stock daging sekira 2230 ton.

“Jadi masih ada stock daging kita dan sampai hari ini juga hasil pemantauan kami terhadap komoditi pangan masih relative normal mendekati hari Raya Idul Fitri. Kalaupun ada kenaikkan pada menjelang hari raya masih sebatas harga yang wajar.”terangkannya.

Terkait dengan harga daging sapi lanjut Lies, saat sekarang ini harganya mencapai Rp.130 ribu/Kg s/d Rp. 150 ribu /Kg. Sementara, daging ayam mengalami penurunan perkilogramnya mencapai Rp. 18.000. Sedangkan untuk harga telur masih normal-normal saja, itu bersekitar Rp.1.400 s/d Rp.1.800 perbutirnya dan perkilonya sekira Rp.25.000 s/d Rp. 26.000.

Diharapkan, harga-harga semua komoditas ini tetap stabil. Sehingga, semua bisa dapat merayakan hari Raya Idul Fitri dengan rasa senang dan gembira.

Terkait dengan pertanyaan yang dilontarkan Wartawan terkait adanya kasus yang terus berulang setiap tahunnya. Saat ini okelah harga stabil dan dikatakan stock komoditi pangan aman, tapi, kenyataannya dilapangan, ketika mendekati hari-hari besar agama semua harga naik padahal stock banyak.

Menyikapi pertanyaan tersebut, Lies menjelaskan, kenaikan harga pada mendekati hari besar yang selalu terjadi. Pihaknya sebenarnya sudah melakukan intervensi kepada produsen. Namun, tidak membawa dampak yang berarti. Sebab, juga perlu dipahami, banyak dampak kenaikan tersebut diantaranya dikarenakan kurangnya transportasi dan para pekerja yang sudah pada libur. Sehingga, pihak produsen mengeluarkan biaya tambahan.

“Kenaikkan harga ini memang harus menjadi perhatian khusus di instansi kita dan adapun upaya kita untuk menstabilkan harga-harga tersebut, kita mencoba ke produsen-produsen dan para peternak. Sehingga, kalaupun ada kenaikan itu hanya karena masalah transportasi dan tenaga kerja yang sudah berkurang menjelang hari ‘H” atau hari besar.”ungkapnya.red

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
beritaTerkait
PT.Japfa aksi Peduli Penanganan Sampah Bersama Masyarakat Di Danau Toba.
Penyidik Polres Batubara Diduga Alergi Wartawan Ditanya Soal Junaini Ditetapkan Tersangka, Halomoan Gultom : Gak Ada Hak Bapak Tanyakan Itu
Kadis Kesehatan drg Irma Suryani MKM mencanangkan Kesatuan Gerak PKK KB
Kejatisu Pastikan Soal Dugaan Korupsi PUPR Sumut Tuntas,   Mulai Kepemimpinan Bambang Pardede & Marlindo Harahap jadi sorotan
Ketua Pewarta Berikan Baju Kebesaran ke Kasi Humas dan Kanit Paminal Polrestabes Medan
Jumat Barokah dan Sambut HUT ke-7 Pewarta.co, Ketua Pewarta Bagi-bagi Sembako ke Pengemudi Betor dan Jukir
komentar
beritaTerbaru