Menguatkan nilai kemanusiaan, Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Berikan Santunan kepada Anak Yatim Piatu
Menguatkan nilai kemanusiaan, Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Berikan Santunan kepada Anak Yatim Piatu
kota
Madina I Sumut24.co
Baca Juga:
Puluhan warga Desa Tabuyung Kecamatan Muara Batang Gadis (MBG) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengungsi sementara akibat goncangan gempa bumi berkekuatan 6.4 Magnitudo (M) yang terjadi, Senin (3/4/23) malam.
Berdasarkan informasi,warga Tabuyung bernama Akian Nasution. Ia mengatakan ratusan orang warga di desa itu sedang mengungsi diberbagai tempat seperti rumah kepala desa, pos polisi dan tempat lainnya.
“Sebagian, tapi jumlahnya ratusan yang mengungsi pasca gempa itu,†katanya lewat HP seluler.
Akian menjelaskan, warga memilih mengungsi sementara akibat rasa trauma atas peristiwa tsunami di Aceh dah Nias yang terjadi belasan tahun yang lalu.
“Panik teringat peristiwa di Nias dan Aceh, makanya belum ada yang pulang ke rumah masing-masing sampai saat ini,†terangnya.
Dia menyebut saat ini pihak Polsek Muara Batang Gadis sedang bersama masyarakat di beberapa titik lokasi pengungsian.
Sementara Kepala Desa Tabuyung, Zia Ulhaq mengaku sebagai warga masih berada di rumahnya. Mengingat saat ini masih bulan ramadhan, warga belum bisa dipastikan akan makan sahur di mana, rumah masing-masing atau disiapkan.
“Ada yang ngungsi di rumah, pos polisi dan tempat lain daerah sini. Soal makan sahur belum tahu kita, bisa jadi nanti warga pulang ke rumah masing-masing,†imbuhnya.
Terpisah, Kepala BPBD Madina, Mukhsin Nasution menjelaskan warga Tabuyung tersebut mengungsi hanya karena panik saja.
Berdasarkan keterangan dari BMKG, ujar dia, gempa tersebut tidak berpotensi tsunami dan air laut tidak berpotensi naik.
“Warga Tabuyung panik makanya memilih mengungsi sementara dibeberapa tempat termasuk di rumah kades. Kita sama-sama berdoa semoga tidak ada gempa susulan,†ucapnya.
Disisi lain, beredar informasi beberapa rumah warga di Kecamatan Natal mengalami rusak ringan akibat Gempa tersebut. Muksin mengaku belum memperoleh data secara detail dari Camat.
“Infonya ada rumah warga retak akibat gempa itu, datanya belum saya peroleh karena camat belum bisa dihubungi akibat koneksi jaringan internet putus,†tutupnya.
Dapat diketahui, gempa besar 6,4 magnitudo di Padangsidimpuan mengguncang berbagai daerah, termasuk Kabupaten Mandailing Natal, Senin (3/3/23) pukul 21:59:43.
Selain di wilayah Pantai Barat, warga di Kecamatan Panyabungan juga merasakan efek dari guncangan gempa tersebut.zal
Menguatkan nilai kemanusiaan, Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Berikan Santunan kepada Anak Yatim Piatu
kota
Medan sumut24.co Polemik pengelolaan sampah di Kota Medan yang sebelumnya disorot oleh Ketua Umum Horas Bangso Batak (HBB), Lamsiang Sitom
kota
Real Madrid dipaksa menelan pil pahit saat bertandang ke markas tim papan bawah RCD Mallorca. Dalam lanjutan Liga Spanyol, Los Blancos menye
Sport
Medan Sumut24.coSuasana kekeluargaan yang penuh kehangatan menyelimuti Ballroom Hotel Santika Dyandra. Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bay
Politik
Medan,Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap menegaskan komitmen Pemko Medan untuk membenahi fasilitas dan pelayanan rumah sakit milik
kota
Jakarta Sumut24.coIndonesia kembali berduka. Tiga prajurit terbaik Tentara Nasional Indonesia (TNI) gugur saat menjalankan tugas sebagai p
News
Tragis! Becak Motor Tabrakan dengan Bus ALS di Padangsidimpuan, Satu Nyawa Melayang
kota
22 Paket Sabu Disembunyikan di Rerumputan, Dua Pria di Portibi Berakhir di Tangan Polres Tapanuli Selatan
kota
Sambut Kenaikan Isa Almasih, Satgas Yonif 123/Rajawali dan Warga Asmat Gotong Royong Bersihkan Gereja di Kampung Binam
kota
Preseden Kasus Amsal Sitepu dan Putusan MK Perkuat Uji Keadilan Perkara dr. Aris Yudhariansyah
kota