Senin, 06 April 2026

Atasi Pengendalian Inflasi, Satgas Pangan T. Tinggi Canangkan Elisitor Biosaka

Administrator - Minggu, 26 Februari 2023 06:33 WIB
Atasi Pengendalian Inflasi, Satgas Pangan T. Tinggi Canangkan Elisitor Biosaka

 

Baca Juga:

Tebingtinggi|Sumut24.co

Salah satu upaya untuk mengatasi pengendalian inflasi dan pencegahan stunting saat ini khususnya di kota Tebingtinggi, pemerintah kota melalui dinas pertanian setempat bersama satuan tugas (satgas) pangan Tebingtinggi melakukan pencanangan tanaman cepat panen dan peningkatan produksi melalui sistem pembuatan elisitor biosaka, Jumat (24/2) diareal kelompok tani (koptan) Barokah dan Al Amin Tangguh Kelurahan Deblot Soendoro Kecamatan Padang Hilir

Turut hadir Pj.Wali Kota Tebingtinggi,Muhammad Dimiyathi, Kapolres AKBP Kunto Wibisono, Danramil 13 Kapten (Inf) Yudi Chandera,Ketua TP. PKK,Kadis Ketapang dan Pertanian Marimbun Marpaung,Plt Camat Padang Hilir dan Kabag Ekonomi Nasrullah,serta lurah sekecamtan Padang Hilir

Pj.Wali Kota Tebingtinggi dalam sambutannya mengatakan,pencanangan tanaman cepat panen di tahun ini merupakan salah satu dari enam upaya untuk pengendalian inflasi daerah sebagiamana di intruksikan presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. “Pencanangan tanaman cepat panen ini kita perlu berkolaborasi dan tidak bisa berdiri sendiri” kata Dimiyathi

Disampaikannya juga,untuk mengantisipasi pengendalian inflasi di kota Tebingtinggi, pemerintah kota melelaui dinas perdagangan melaksanakan pasar pengendalian harga pangan terutama menghadapi bulan suci ramadhan dan hari idul fitri 1443 H

“Kita harapkan melalui pencanangan tanaman cepat panen ini, inflasi yang kita prediksi selama bulan Ramadhan dan hari Idul Fitri untuk persedian pangan bagi warga kota dapat terpenuhi,serta tanaman cepat panen melalui sistem pembuatan elisitor biosaka ini untuk mengurangi pengeluaran rumah tangga dan konsumsi dapat terpenuhi”harapnya

Sebelumnya,kadis Ketapang dan Pertanuan, Marimbun Marpaung menyampaikan,dinas ketahanan pangan dan pertanian Tebingtinggi selaku instansi OPD teknis, mempunyai tanggung jawab untuk peningkatan produksi pertanian. Bagaimana mengedukasi masyarakat untuk mengurangi ongkos produksi dengan memberikan edukasi berupa bio enzim,eku enzim dan juga biosaka.

” Inflasi akan tertekan sendiri bila kita melaksanakan pengolahan pertanian secara kontinyu di lapangan minimal ongkos produksi di tingkat rumah tangga bisa dikendalikan,” kata Marimbun

Kegiatan itu ditandai dengan sosialiasi pembuatan elisitor biosaka dan pemberian bantuan pupuk dan bibit tanaman kepada kelompok tani.(SAS)

 

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
beritaTerkait
PT.Japfa aksi Peduli Penanganan Sampah Bersama Masyarakat Di Danau Toba.
Penyidik Polres Batubara Diduga Alergi Wartawan Ditanya Soal Junaini Ditetapkan Tersangka, Halomoan Gultom : Gak Ada Hak Bapak Tanyakan Itu
Kadis Kesehatan drg Irma Suryani MKM mencanangkan Kesatuan Gerak PKK KB
Kejatisu Pastikan Soal Dugaan Korupsi PUPR Sumut Tuntas,   Mulai Kepemimpinan Bambang Pardede & Marlindo Harahap jadi sorotan
Ketua Pewarta Berikan Baju Kebesaran ke Kasi Humas dan Kanit Paminal Polrestabes Medan
Jumat Barokah dan Sambut HUT ke-7 Pewarta.co, Ketua Pewarta Bagi-bagi Sembako ke Pengemudi Betor dan Jukir
komentar
beritaTerbaru