DITIKUNG DI TIKUNGAN AKHIR: Hermawan Merasa Ditipu DPW, PPP Medan Dinilai Khianati Muscab Sendiri
DITIKUNG DI TIKUNGAN AKHIR Hermawan Merasa Ditipu DPW, PPP Medan Dinilai Khianati Muscab Sendiri
News
J
Baca Juga:
MEDAN I SUMUT24.Co Akun media sosial (medsos) tiktok yang diduga menghina Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, diketahui sudah tidak aktif lagi.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, penyidik masih terus menyelidiki kasus penghinaan Ketum PDIP. “Penyidik Cyber Ditreskrimsus Polda Sumut terus mendalami dan masih melakukan penyelidikan,” ujar Hadi, Selasa (31/1/2023).
Menurut dia, hasil penyelidikan sementara yang dilakukan penyidik, akun tiktok yang menghina mantan Presiden RI ke-5 itu sudah tidak aktif lagi.
“Setelah mengupload, akun tiktoknya langsung hilang atau tidak aktif lagi,” sebutnya.
Tapi, sambung Hadi, meski akun tersebut tidak tidak aktif lagi, penyidik masih terus mengejar pelaku penghinaan dari media sosial itu.
“Kita tidak patah di situ, penyidik masih bekerja. Kemungkinan ada akun-akun yang lain yang dimiliki oleh yang bersangkutan,” tukasnya.
Hadi menambahkan, penyidik juga telah mengambil cupture (tangkapan) ketika pemilik akun itu menghina Megawati. “Yang jelas cupture yang pertama akun itu sudah dikantongi penyidik,” ungkapnya.
Penyidik juga telah memeriksa saksi pelapor dalam kasus ini.
Namun, Hadi belum bisa memastikan pemilik akun yang menghina Ketum PDIP itu.
“Terkait dengan informasi apapun itu (mahasiswa di Medan) penyidik sedang mendalami,” tambah Kabid.
Diketahui, pengurus DPC PDIP Medan mendatangi Mapolda Sumut guna melaporkan akun tiktok bernama @idamanmamakmu022. Pasalnya, diduga pemilik akun itu memaki-maki Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Laporan ini bermula dari beredarnya video di media sosial tik tok akun bernama @idamanmamakmu022 memaki-maki Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Wakil Ketua Bidang Hukum DPC PDI-P Medan Tumpal Napitupulu mengatakan, akun media sosial itu dilaporkan dengan pasal 27 ayat 2 undang-undang ITE nomor 19 tahun 2016.
Menurutnya, unsur tersebut telah memenuhi untuk penyidik melakukan langkah hukum.
“Jadi di dalam laporan kami ke kepolisian, kami melaporkan pemilik akun itu dengan pasal 27 ayat 2 undang-undang ITE nomor 19 tahun 2016.Yang kami lihat pemilik akun Tik Tok itu melakukan perbuatan SARA yang merugikan institusi atau nama baik partai kami,†kata Tumpal, menunjukkan surat laporan nomor STTLP/B/66/I/2023/SPKT/Polda Sumut.(W05)
Foto:
DITIKUNG DI TIKUNGAN AKHIR Hermawan Merasa Ditipu DPW, PPP Medan Dinilai Khianati Muscab Sendiri
News
Teguh Santosa Pepera 1969 Sejalan dengan Prinsip Self Determination
News
Siak sumut24.co Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP, bersama Kabaharkam Polri Komjen Pol. Her
News
Gerebek Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Bersama BNNK Berhasil Amankan seorang Bandar dan Lima Pria Positif Sabu
News
Gagasan Dosen UMSU Perombakan Radikal Sistim Perwakilan Harus dilakukan Demi Lawan Oligarki
News
Menteri Olahraga Maldives dan NOC Indonesia Dukung 100 CTFP untuk Para Atlet
News
MBG di Medan Disorot Usai 17 Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit, PDI Perjuangan Minta Tanggung Jawab
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina menghadiri pengukuhan Ameriza Maruf Moesa sebagai Kepala Kanto
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim meminta manajemen Rumah Sakit (RS) Abdul Jalil Meliala segera melengkapi
News
Misteri Hilangnya Pria 27 Tahun di Batang Toru Berakhir Tragis, Polisi Lakukan Penyelidikan
News