Ketua RANZ Medan Bantah Pemko Lamban Tangani Sampah, Ibrahim : Program PSEL Sudah Berjalan
Medan sumut24.co Polemik pengelolaan sampah di Kota Medan yang sebelumnya disorot oleh Ketua Umum Horas Bangso Batak (HBB), Lamsiang Sitom
kota
Medan I Sumut24.co
Baca Juga:
Penanganan sampah yang merupakan salah satu program prioritas Wali Kota Medan Bobby Nasution mendapat dukungan dari PT Biocycle. Perusahaan ini ingin membantu Pemko Medan dalam mengatasi persoalan sampah organik dengan menggunakan larva Black Soldier Fly (BSF). Dukungan itu langsung mendapat apresiasi dari menantu Presiden Joko Widodo tersebut.
“Kota Medan pernah mendapat predikat sebagai kota terjorok karena sistem pengolahan sampah di TPA masih menggunakan sistem open dumping. Oleh karenanya kami tentunya menyambut baik jika PT Biocycle membantu Pemko Medan dalam mengatasi permasalahan sampah di Kota Medan ini,” kata Bobby Nasution saat menerima audiensi Kombes Pol Maruli Siahaan SH MH dan PT Biocycle di Balai Kota Medan, Selasa (22/11).
Dikatakan Bobby Nasution, Pemko Medan terus berupaya melakukan terobosan dalam pengelolaan sampah. Tapi, pengelolaan yang dilakukan harus bisa mereduse dengan mengurangi tonase sampah yang masuk ke TPA dengan cara recycle. “Jadi, sebelum masuk ke TPA, sampah rumah tangga ini harus terlebih dahulu diolah menjadi sesuatu yang bisa dimanfaatkan,†ungkapnya.
Masalah sampah, kata Bobby Nasution, memang harus ditangani. Sebelum lebih lanjut, orang nomor satu di Pemko Medan ini berharap agar PT Biocycle terlebih dahulu dapat membawa sampel sampah yang ada di Kota Medan ke pabrik yang ada di Kampar, Riau. “Jika memang cocok, kami akan sangat terbuka kalau PT Biocycle ingin berinvestasi penanganan sampah di Kota Medan,” ujarnya.
Sebelumnya, Kombes Dr Maruli Siahaan SH MH menyampaikan, bersama dengan PT Biocycle ingin berkolaborasi dengan Pemko Medan untuk mengatasi permasalahan sampah di Kota Medan. “Kami ingin memberikan sumbangsih kepada Pemko Medan agar permasalahan sampah ini dapat segera diatasi, sehingga Medan menjadi lebih bersih lagi ke depannya,” jelas Maruli.
Sementara itu, Direktur Operasional PT Biocycle Drs LF Lumbantoruan memaparkan strategi yang dapat dilakukan dalam pengelolaan sampah di Kota Medan melalui Metode Pengolahan Sampah dengan Pemanfaat Bahan Organik Menjadi BSF. Di antaranya, jelasnya, sampah harus diolah secara industri, mendirikan pabrik pengolahan sampah yang integrated dan zero waste landfill serta menjadikan sampah sebagai bahan baku industri daur ulang, refuse derived fuel (RDF) atau BSF.
“Metode yang teknologi digunakan untuk pengolahan sampah ini bermanfaat untuk bahan baku daur ulang yang sudah dicuci dapat diproses sebagai bahan baku industri, bahan baku RDF organik dapat diproses menjadi bahan bakar boiler dan bahan baku food waste dan organik yang sudah diproses dapat dijadikan sebagai bahan makanan RDF,” papar Lumbantoruan.red
Medan sumut24.co Polemik pengelolaan sampah di Kota Medan yang sebelumnya disorot oleh Ketua Umum Horas Bangso Batak (HBB), Lamsiang Sitom
kota
Real Madrid dipaksa menelan pil pahit saat bertandang ke markas tim papan bawah RCD Mallorca. Dalam lanjutan Liga Spanyol, Los Blancos menye
Sport
Medan Sumut24.coSuasana kekeluargaan yang penuh kehangatan menyelimuti Ballroom Hotel Santika Dyandra. Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bay
Politik
Medan,Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap menegaskan komitmen Pemko Medan untuk membenahi fasilitas dan pelayanan rumah sakit milik
kota
Jakarta Sumut24.coIndonesia kembali berduka. Tiga prajurit terbaik Tentara Nasional Indonesia (TNI) gugur saat menjalankan tugas sebagai p
News
Tragis! Becak Motor Tabrakan dengan Bus ALS di Padangsidimpuan, Satu Nyawa Melayang
kota
22 Paket Sabu Disembunyikan di Rerumputan, Dua Pria di Portibi Berakhir di Tangan Polres Tapanuli Selatan
kota
Sambut Kenaikan Isa Almasih, Satgas Yonif 123/Rajawali dan Warga Asmat Gotong Royong Bersihkan Gereja di Kampung Binam
kota
Preseden Kasus Amsal Sitepu dan Putusan MK Perkuat Uji Keadilan Perkara dr. Aris Yudhariansyah
kota
Medan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Harli Siregar, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka di hadapan Komisi III DPR RI da
Hukum