Kamis, 02 Juli 2026

Aksi Damai APKASINDO Disambut Hangat oleh Plt. Bupati Palas

Administrator - Selasa, 17 Mei 2022 05:32 WIB
Aksi Damai APKASINDO Disambut Hangat oleh Plt. Bupati Palas

Padang Lawas,Sumut24.co Sebanyak 20 orang massa Apkasindo (asosiasi petani kelapa sawit indonesia) palas gelar aksi damai disambut hangat oleh Plt. Bupati padang lawas (palas) Ahmad Zarnawi Pasaribu (AZP). Selasa 17/5/ 22 pukul wib 10.00.

Baca Juga:

Aksi damai dan mediasi tersebut langsung di pimpin ketua Apkasindo palas Ir. H. Lukman Nasution bersama jajaran dan anggota apkasindo dengan tuntutan penyampaian aspirasi meminta kepada Presiden RI Bapak Ir. Joko Widodo Melalui bapak Plt Bupati Palas untuk mencabut langsung larangan Expor Cpo dan kiranya agar dapat mengawasi serta meng evaluasi penyesuaian harga Tandan Buah Sawit (TBS) di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang berada di Palas.

Aksi tersebut berjalan dengan damai sampai pada mediasi yang disambut hangat ole Plt Bupati Padang lawas di ruangan kerjanya. Kepada awak media sumut24.co Amin Nasution selaku kordinator menyampaikan

“Terimakasih kepada bapak plt Bupati padang Lawas karena telah menyambut dengan baik dan memberi tanggapan serta solusi pada aksi tersebut Pemkab Padang Lawas akan menyurati Pemprov terkait penetapan harga TBS”, ucap amin.

Menanggapi aksi damai tersebut, “pemkab akan memfasilitasi APKASINDO Palas dengan pimpinan PKS se Palas dalam jangka waktu dekat” pungkas AZP. (Ari)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Tobat Ekologis dari Kampus: Membaca Darurat Sampah Indonesia
Hadiri Syukuran Hari Bhayangkara ke-80, Bupati Simalungun: Kolaborasi yang Solid Akan Memperkuat Stabilitas Daerah
Wali Kota menghadiri dan mengikuti Upacara Peringatan HUT ke-43 Kota Medan
Irjen Pol. Mahmud Nazly Harahap Jabat Kakorsabhara Baharkam Polri, Zakiyuddin Harahap: Selamat Bertugas
Balitbang Golkar Gelar Diskusi dan Bedah Buku Revolusi Iran Karya Dr. Nasir Tamara
Dituding Sewenang-wenang, Eksepsi Nenek Marlina Ungkap Dakwaan Jaksa Diduga Hasil "Potong Kompas"
komentar
beritaTerbaru