Jumat, 03 Juli 2026

Seorang Pelajar Tenggalam di Kolam, Ini Kronologisnya

Administrator - Rabu, 23 Maret 2022 12:38 WIB
Seorang Pelajar Tenggalam di Kolam, Ini Kronologisnya

Deliserdang I Sumut24.co Nasib naas dialami seorang pelajar bernama Dika ( 14 thn) warga jalan Medan – Lubuk Pakam Km 19 Dusun-V Desa Tanjung Baru Kec.Tanjung Morawa tewas masuk ke dalam kolam.Selasa Tgl 22 Maret 2022 sekitar pukul 18.00 wib.

Baca Juga:

Keterangan yang diperoleh menyebutkan, lokasi kejadian berada di Jln Medan-Lubuk Pakam KM 19 dusun-V desa Tanjung baru kec.tanjung Morawa tepatnya di lokasi areal pemakaman umat ber Agama Budha (yayasan Sentana Abadi).

Adapun kronologis singkat kejadian disebutkan, awalnya pada hari Selasa tanggal 22 Maret 2022 sekitar pukul 17.00 wib,korban bersama beberapa orng rekan ny datang ke TKP(kolam) yg berada di lokasi Yayasan Sentana Abadi(tempat pemakaman umat beragama Budha) hendak mandi di kolam yang ad di TKP, tetapi korban bersama rekannya sempat di larang oleh saksi Robinson Simanjuntak yang kebetulan berada di sekitar TKP sebagai pekerja kebersihan Areal kuburan umat beragama Budha tersebut, karena di larang oleh saksi Robinson, korban bersama rekannya tidak jadi mandi di kolam tersebut dan pergi meninggalkan lokasi TKP.

Kemudian sekitar pukul 18.00 wib saksi Robinson mendengar dari rekannya yang lain bahwa di TKP kolam tersebut ada anak tenggelam yang di ketahui dari rekan saksi, korban bernama Dika yang beralamat di GG.rukun dusun-V desa Tanjung baru, mendengar info dari rekanny saksi pun mendatangi TKP kolam tersebut yang tidak jauh dari tempat dia bekerja, tetapi korban sudah tidak berada lagi di TKP dan saksi mendapat informasi bahwa korban sudah di Bawa ke RS Grand Medistra oleh warga yang ikut membantu menolong korban tenggelam di TKP kolam tersebut. Diketahui kalau korban tidak pandai berenang padahal kolam tersebut kedalamnya kurang lebih ada 3 Meter.

Kolam tersebut baru di gali sekitar 2 Minggu yang lalu bertujun untuk tempat penampungan air apabila hujan agar air tidak menggenangi areal pemakaman.

Dari hasil amatan di lokasi kejadian, tidak ada tanda di Kolam larangan untuk bermain atau untuk mandi bahkan – di areal kolam tidak ada pagar atau pun penutup, lokasi di areal terbuka gampang di masukin atau di lewatin oleh orang lain.

Saat ini lokasi kejadian telah dipasangi pita garis polisi.red

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Hadiri HUT ke-26 APKASI, Bupati Simalungun: Wadah Memperluas Jejaring Kerja Sama Untuk Percepatan Pembangunan Daerah
Wali Kota menghadiri kegiatan Dialog Kota Tangguh yang merupakan bagian dari rangkaian Rakernas APEKSI XVIII Tahun 2026
Ruangan Bupati Langkat Disegel KPK, Penyidikan Dugaan OTT Terus Bergulir
Peringatan HUT ke-436 Kota Medan, Hadi Suhendra : Pemko Medan Harus Mampu Wujudkan "Maju untuk Semua"
Anggota DPRD Medan Kritik Penataan Kota Jelang APEKSI, Jangan Bersih Hanya Karena Ada Tamu, Rakyat Jadi Korban
Sektor Pajak dan PNBP Kuat, Dongkrak Pendapatan Negara di Sumatera Utara
komentar
beritaTerbaru