Deli Serdang Dorong Hilirisasi Ubi Kayu dari Lahan ke Pasar Global
Deli Serdang Dorong Hilirisasi Ubi Kayu dari Lahan ke Pasar Global
kota
Baca Juga:
PADANG SIDEMPUAN I SUMUT24.co
Dinas Kesehatan akhirnya membawa Dolimora, 39, warga Lingkungan I, Kelurahan Batang Ayumi Julu, Kecamatan Padang Sidempuan Utara, yang kakinya memerah dan melepuh secara tiba-tiba ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Padang Sidempuan.
“Sudah kita boyong (bawa) ke rumah sakit dan mendapatkan penanganan medis sejak semalam sore,†kata Kadis Kesehatan (Kadinkes) Pemko Padang Sidempuan Sopian Subri Lubis, Selasa (15/3/22).
Dijelaskannya, pada saat mengambil pasir di Sungai Batang Ayumi sekitar dua pekan lalu, kaki kiri Dolimora mengalami luka gores. Namun tidak terlalu dihiraukannya dan hanya diobati seadanya saja.
Beberapa hari kemudian, kakinya itu memerah, membengkak dan lukanya semakin lebar serta mengeluarkan cairan. Karena keterbatasan biaya, Dolimora hanya mampu berobat ke mantri dan bidan.
Kondisi sakitnya itu kian hari semakin parah dan bahkan mengalami kesulitan untuk berdiri atau melakukan aktifitas sehari-hari. Sedangkan untuk berobat ke dokter, dia kekurangan biaya.
Apa yang dialami Dolimora ini akhirnya disampaikan seorang kepada Asisten III Pemko Padang Sidempuan Hamdan Syukri dan diteruskan ke Kadis Kesehatan Sopian Subri Lubis. Selanjutnya memerintahkan Kepala Puskesmas Sadabuan mendatangi rumah Dolimora.
Menurut Dolimora, sakitnya semakin bertambah parah dalam sepekan terakhir. Kaki yang luka itu memerah dan melepuh, setelah diperiksa tenaga kesehatan Puskesmas Sadabuan, ternyata dia tidak menderita sakit gula atau diabetes melitus.
Gerak Cepat (Gercep) Kadis Kesehatan yang memerintahkan Kepala Puskesmas Sadabuan, Sunarti, untuk merujuk si pasien ke RSUD Padang Sidempuan. Ternyata Dolimora tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) maupun kartu BPJS Kesehatan.
Lurah Batang Ayumi Julu, Juhdi Ramadhan, membenarkan Dolimora merupakan warganya di Lingkungan I. Hanya memiliki Kartu Keluarga (KK) sebagai administrasi kependudukan. “Sudah urus KTP, tapi belum diambilnya ke Dinas Dukcapil,†katanya.
Akhirnya Kadinkes Sidempuan mengarahkan kepala puskesmas sadabuan bersama Lurah didampingi Kepala Tata Usaha, Bhabinkamtimas, Bhabinsa, Kepala Lingkungan 1 dan 4 menghubungi Dinas Sosial agar Dolimora dibuatkan surat keterangan warga tidak mampu.
Tidak berapa lama, dua pegawai Dinas Sosial datang ke lokasi membawa surat keterangan sebagai persyaratan merujuk Dolimora ke rumah sakit. Selanjutnya mereka memboyong pasien menggunakan tempat tidur sorong dari rumahnya ke pinggir jalan.
“Ambulans ada di pinggir jalan, sementara rumah pasien berada di gang sempit dan sedikit agak ke dalam. Akhirnya kita semua bersama-sama meboyong pasien menggunakan tempat tidur sorong,†jelas Lurah Batang Ayumi Julu.
Di RSUD Padang Sidempuan, dokter dan tenaga kesehatan lainnya sudah menunggu pasien. Kemudian segera menanganinya sesuai standar operasi pelayanan (SOP) di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD).
“Dolimora, pasien kurang mampu, sudah ditangani secara medis. Sesuai perintah Wali Kota Padang Sidempuan Bapak Irsan Efendi Nasution, kita siap melayani masyarakat untuk sehat,†kata Kadis Kesehatan Sopian Subri dan Direktur RSUD, dr. Masrip Sarumpaet.zal
Deli Serdang Dorong Hilirisasi Ubi Kayu dari Lahan ke Pasar Global
kota
Wamendagri Deli Serdang Termasuk Kabupaten BerAPBD Besar, Tantangannya Setara Gubernur
kota
Yemima Dinobatkan sebagai Putri Otonomi Indonesia 2026
kota
Mahasiswa UIN Sumut Gelar Aksi, Desak Pencopotan AS Terkait Dugaan KDRT dan Perselingkuhan
kota
Ketua I TPI Medan H. Ikrom Helmi Nasution Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke80 Tahun 2026
kota
BEM seSumut Reformasi Jilid II Harus Melahirkan Solusi, Bukan Sekadar Slogan
kota
Alamat Pemilik PBG Diduga Tak Sesuai Data Kependudukan, Izin Bangunan di Atas Lahan PT KAI Jalan HM Yamin Disorot
kota
OTT KPK di Sumut Tujuh Orang Diamankan, Bupati Langkat Diboyong ke Jakarta
kota
Hadiri HUT ke26 APKASI, Bupati Simalungun Wadah Memperluas Jejaring Kerja Sama Untuk Percepatan Pembangunan Daerah
kota
Wali Kota menghadiri kegiatan Dialog Kota Tangguh yang merupakan bagian dari rangkaian Rakernas APEKSI XVIII Tahun 2026
kota