Minggu, 05 Juli 2026

Jika Vaksinasi 70 % Tercapai, Wakil Atika Nasution Sebut Anggaran Akan Dialihkan Untuk Pembangunan

Administrator - Kamis, 16 Desember 2021 10:26 WIB
Jika Vaksinasi 70 % Tercapai, Wakil Atika Nasution Sebut Anggaran Akan Dialihkan Untuk Pembangunan

Panyabungan I Sumut24.co Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution mengatakan target vaksinasi Covid-19 hingga 70 persen semata-mata untuk membentuk herd immunity (kekebalan kelompok) masyarakat.

Baca Juga:

Selain tujuan kesehatan, menurut Wakil Bupati pencapaian target 70 persen vaksinasi Covid-19 juga bertujuan untuk meminimalisasi penggunaan anggaran penanganan Covid-19 sehingga, anggaran dapat digunakan untuk pembangunan yang langsung menyentuh kesejahteraan masyarakat.

“Ini bukan semata masalah mencatatkan nama Pemkab Madina yang sudah mencapai 70 persen vaksinasi. Bukan itu sebetulnya. Kalaulah kita enggak capai 70 persen, saya khawatir anggaran itu dipakai untuk penangan Covid-19 lagi. (Kalau begini) kapan lagi kita bisa membangun,” kata Wabup

Bliau menyampaikan hal itu saat peresmian fasilitas layanan hemodialisis (cuci darah) dan pemeriksaan CT-Scan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panyabungan, Kamis (16/12/2021).

Beberapa jam sebelumnya, Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution juga meninjau pelaksanaan vaksinasi di Kantor Camat Panyabungan dan Halaman Bolak Kelurahan Kotasiantar, Kecamatan Panyabungan.

Wakil Bupati mengatakan target vaksinasi 70 persen untuk membentuk Herd Immunity (kekebalan kelompok) bertujuan untuk meminimalisasi dampak apabila corona virus bermutasi kembali.

“Apabila corona virus ini bermutasi kembali, kita sudah punya kekebalan kelompok. Ini yang dimaksudkan pemerintah pusat sebetulnya. Meminimalisasi risiko yang akan datang, karena corona virus in terus bermutasi,” ungkap Wabup

Pada tahun anggaran tahun 2022, kata Wakil Bupati, tetap dialokasi anggaran untuk pengendalian Covid-19, tetapi jumlahnya tidak sebesar tahun-tahun sebelumnya. Refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19 sangat berefek ke pembangunan yang langsung menyentuh masyarakat.ungkap Wabup

“Adong pe antong bondar, inda tarpature ita (ada juga parit, kita tidak bisa perbaiki). Itu luar biasa gara-gara kita harus beli alat kesehatan untuk penanganan Covid-19. Alhamdulillah, kita saat sudah PPKM level 1,” kata alumni UNSW Australia ini.

Meski demikian, mengingatkan pencapaian vaksinasi Kabupaten Madina saat masih pada angka 57 persen, sehingga masih perlu vaksinasi 13 persen lagi agar tercapai target 70 persen hingga akhir Desember 2021.

Untuk itu, Wakil Bupati mengajak semua pihak, termasuk para praktisi pers, untuk mengedukasi masyarakat agar proaktif menjalani vaksinasi demi terbentuknya kekebalan kelompok (herd immunity).zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Siap Jalankan Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan ke Masyarakat
Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Siap Jalankan Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan ke Masyarakat
Bupati Asahan Hadiri Pembukaan PRSU ke-50 : Harmoni Emas 5 Dekade, Buka Peluang Baru Kesejahteraan Asahan
Perkuat Sinergi dan Budaya Keselamatan, Direksi Inalum Tinjau Operasional Smelter Kuala Tanjung
Rokok Polosan Tanpa Cukai Kian Marak di Medan
Musa Rajekshah Ajak Kader HMI Jaga Idealisme dan Persatuan Bangsa dalam LK II Nasional HMI Korkom UNJ
komentar
beritaTerbaru