GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
PAKPAK BHARAT I SUMUT24.co Pekerjaan pengaspalan Hotmix di desa Silima Kuta,Kecamatan Tinada Kabupaten Pakpak Bharat senilai Rp.1,7 miliar dihentikan oleh Kadis PUPR
Baca Juga:
- GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
- Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
- Dugaan Alih Fungsi Kawasan HTR 1.266 Hektar di Asahan, Warga Desak Bupati Tinjau Ulang Status Koptan Mandiri
Pasalnya,proyek yang sumber Dana Alokasi Khusus (DAK) dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Pakpak Bharat yang dikerjakan rekanan CV LM,dalam pekerjaan kondisi aspal Hotmix yang akan di hampar diduga suhu aspalnya dalam kondisi dingin. Informasi dihimpun,Jumat (12/11) menurut salah satu warga yang enggan namanya ditulis mengatakan Pekerjaan Rekonstruksi Peningkatan Kapasitas Struktur Jalan Santar Jehe menuju Pronggil Julu, Kec. Tinada Kab. Pakpak Bharat diduga dikerjakan rekanan tidak sesuai dengan dokumen kontrak Proyek yang bersumber dana DAK Kab. Pakpak Bharat T. A 2021, senilai Rp.1.796.796.700,00 Diketahui informasi sebelumnya dari warga desa setempat mengatakan ada 6 dum truck bermuatan hotmix tiba dilokasi Kamis ,(11/11) sekitar pukul 9.00 WIB dan baru dipergunakan untuk hari Jumat pagi (12/11) Pukul 10.00 WIB tentunya tidak memenuhi standarisasi dalam endapan kurang lebih sekitar 24 jam aspal hotmix tersebut berada dalam truck. Sementara toleransi suhu panas hotmix yang dipergunakan seharusnya 100 derajat C.  Seharusnya toleransi kepanasan suhu hotmix 100 derajat C”, jelas Konsultan dilapangan kepada media, Jumat (12/11).
Selain itu, materil hotmix juga didapat bercampur abu putih yang bertumpuk didalam muatan dum truck yang segera dihampar.  Kadis Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Pakpak Bharat, Augusman Padang, ST,MT bersama tim langsung meluncur ke lokasi guna mencek kebenaran informasi,Jumat (12/11),berdasarkan cek lapangan Kadis menjelaskan materil hotmix tersebut sudah tidak layak pakai dan dipulangkan.Â
Kondisi Aspal Hotmix Ini sudah tidak sesuai lagi untuk dihampar,ada juga ditemukan suhu hanya 53 derajat C, serta campuran abu putih menggumpal” Lanjut Kadis, sementara waktu pihaknya menyetop serta menolak dan memulangkan materil hotmix yang segera dihampar 6 dumtruck dilapangan, Sementara kita stop, materil hotmix yang sudah dilapangan kita pulangkan karena tidak dapat suhu toleransi, material yang sudah dihampar, akan kita coordril untuk uji lab jika tidak memenuhi standart hasilnya maka tidak akan dibayar” tegasnya.(rbm)
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
sumut24.co ASAHAN, Kawasan Hutan Tanam Rakyat (HTR) seluas lebih dari 1.200 hektar yang dikelola Koperasi Tani (Koptan) Mandiri di wilayah
News
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
kota
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
kota
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
kota
Stand Bapenda Sumut "Anti CelingakCelinguk"! Sutan Tolang Lubis Garansi "Tanya Apa Saja, Langsung Dijawab
kota
Dukung PHTC Gubernur, Dinas Pendidikan Tampilkan Hasil Karya dan Kokurikuler Siswa SMA/SMK
kota
Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, AMPERAKSU Desak Penindakan Tegas Jaringan Rokok Ilegal HELIUM
kota
Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor
kota