GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
MEDAN I Sumut24.co Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah mewakafkan tanah dan bangunan Yayasan Amal Tahfiz yang terletak di Jalan Petunia Raya, Kelurahan Namo Gajah, Kecamatan Medan Tuntungan Medan kepada Yayasan Sulaimaniyah yang telah mencetak para hafiz dan hafizah (penghafal) Alquran.
Baca Juga:
- GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
- Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
- Dugaan Alih Fungsi Kawasan HTR 1.266 Hektar di Asahan, Warga Desak Bupati Tinjau Ulang Status Koptan Mandiri
Bangunan ini masih terus dalam proses pengerjaan, dibangun dengan luas tanah 4.900 meter persegi, luas bangunan 705 meter persegi. Tanah yang digunakan untuk pembangunan awalnya diwakafkan oleh Merry untuk dibangun masjid. Namun setelah melihat di daerah tersebut telah berdiri masjid, maka Merry menyetujui untuk dibangun sebuah pesantren dan rumah tahfiz.
“Kami mewakafkan tanah bangunan yang awalnya kami inginkan menjadi sekolah tahfiz, tapi karena kami kemudian mengenal Yayasan Sulaimaniyah dan melihat visi misi juga programnya, maka kami berniat menyerahkan wakaf kami ini untuk dikelola Yayasan Sulaimaniyah,” ujar Musa Rajekshah, usai melakukan Penandatangan MoU di Pondok Pesantren Syarief Medan Jalan Kelambir V, Nomor 45 Tanjung Gusta, Medan Helvetia, Rabu (10/11).
Lanjut Ijeck, sapaan akrab Musa Rajekshah pihaknya telah melihat cara belajar dan fasilitas yang diberikan kepada para santri dan telah terbukti berhasil mencetak banyak penghafal Alquran di Indonesia dengan pengajar terbaik dari Indonesia dan Turki sejak tahun 2005. Yayasan Sulaimaniyah juga sudah sering menerima wakaf gedung untuk dikelola.
Sementara itu, Murat Karayildirim, Pimpinan Yayasan Tahfiz Sulaimaniyah Sumatera mengatakan, gedung wakaf ini direncakan akan menjadi Pondok Pesantren dan dipakai pada tahun ajaran baru 2022/2023. “Insya Allah, jadi pondok pesantren tahfiz santri karena saat ini yang mendaftar cukup banyak. Nanti Insya Allah, mereka yang lulus tahfiz Quran Utsmani akan mendapat beasiswa ke Turki dan 2-3 tahun balik mengabdi ke Sulaimaniyah atau melanjutkan pendidikannya,” ujarnya.
Pihaknya juga mengucapkan terima kasih atas wakaf bangunan yang diberikan dan berharap kerja sama ini dapat terus terjalin, serta diberi keberkahan oleh Allah SWT.w03
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
sumut24.co ASAHAN, Kawasan Hutan Tanam Rakyat (HTR) seluas lebih dari 1.200 hektar yang dikelola Koperasi Tani (Koptan) Mandiri di wilayah
News
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
kota
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
kota
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
kota
Stand Bapenda Sumut "Anti CelingakCelinguk"! Sutan Tolang Lubis Garansi "Tanya Apa Saja, Langsung Dijawab
kota
Dukung PHTC Gubernur, Dinas Pendidikan Tampilkan Hasil Karya dan Kokurikuler Siswa SMA/SMK
kota
Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, AMPERAKSU Desak Penindakan Tegas Jaringan Rokok Ilegal HELIUM
kota
Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor
kota