GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
SIMALUNGUN | SUMUT24 Rencana pemerintah untuk menarik investasi ke Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut) di respons PT PLN (Persero) dengan menggelontorkan biaya investasi mencapai Rp 82,4 miliar untuk mengoperasikan Gardu Induk (GI) 150 kilo Volt (kV) Negeri Dolok Bay Trafo TD 1 sebesar 30 Mega Volt Ampere (MVA). Hal ini dilakukan agar pasokan listrik di wilayah tersebut semakin andal. General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP Sumbagut) Octavianus Padudung melalui Manager Unit Pelaksana Proyek (UPP) Sumbagut 3 Alfredo Pakpahan dalam siaran pers kepada wartawan di Medan, Selasa (9/11) menyampaikan, PLN berkomitmen mendukung upaya pemerintah untuk meningkatkan investasi di Simalungun, Sumut. “Dengan capaian ini, tentu kita berharap nantinya bakal menarik investor untuk berinvestasi membangun industri menengah dan besar, sehingga peluang kerja bisa semakin terbuka lebar di kawasan yang akan mendapat pasokan listrik dari Gardu Induk ini,” kata Alfredo. Dengan beroperasinya GI 150 kV Negeri Dolok Bay Trafo TD 1 sebesar 30 MVA di Pardomuan Tongah, Silau Kahean, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, sistem dan keandalan suplai listrik PLN di kawasan Simalungun dan sekitarnya akan semakin terjamin, sehingga mampu memenuhi kebutuhan pelanggan baru dalam skala besar seperti industri. Proses energize atau pemberian tegangan GI 150 kV Negeri Dolok yang terhubung dengan GI 150 kV Galang telah dilakukan pada Jum’at (5/11). Sebelum GI 150 kV Negeri Dolok dibangun dan beroperasi, sudah ada GI 150 kV 1 bay trafo yang beroperasi. Dengan tambahan 1 bay trafo lagi, maka keandalan sistem kelistrikan di Simalungun akan semakin meningkat. Alfredo pun memandang, keberhasilan ini menjadi satu kebanggaan bagi PLN, sekaligus menjadi kabar baik bagi masyarakat di Sumut karena keandalan pasokan listrik dari PLN semakin terjamin. “Alhamdulillah, pada hari ini sekitar pukul 14.52, telah dilakukan energize dengan lancar GI 150 kV Negeri Dolok Bay Trafo TD 1 (30 MVA). Dan saat ini tegangan sudah sampai di Busbar 20 kV kubikel Bay Trafo TD 1,” ujarnya. Tentunya, pengerjaan proyek pada kondisi pandemi Covid-19 harus memastikan penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), disertai protokol kesehatan untuk menjamin keamanan dan keselamatan para pekerja. (C04)
Baca Juga:Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
- GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
- Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
- Dugaan Alih Fungsi Kawasan HTR 1.266 Hektar di Asahan, Warga Desak Bupati Tinjau Ulang Status Koptan Mandiri
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
sumut24.co ASAHAN, Kawasan Hutan Tanam Rakyat (HTR) seluas lebih dari 1.200 hektar yang dikelola Koperasi Tani (Koptan) Mandiri di wilayah
News
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
kota
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
kota
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
kota
Stand Bapenda Sumut "Anti CelingakCelinguk"! Sutan Tolang Lubis Garansi "Tanya Apa Saja, Langsung Dijawab
kota
Dukung PHTC Gubernur, Dinas Pendidikan Tampilkan Hasil Karya dan Kokurikuler Siswa SMA/SMK
kota
Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, AMPERAKSU Desak Penindakan Tegas Jaringan Rokok Ilegal HELIUM
kota
Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor
kota