GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
GUNUNGSITOLI | SUMUT24 PT PLN (Persero) fokus mempercepat pemulihan suplai listrik terdampak cuaca ekstrem dan angin kencang yang menyebabkan suplai listrik di beberapa wilayah di Pulau Nias terganggu, Jumat (5/11). Hingga pukul 18.23 WIB, PLN berhasil memulihkan suplai listrik 89 persen pelanggan dari total 120.502 pelanggan. Berdasarkan laporan petugas lapangan, cuaca ekstrem berupa angin kencang menyebabkan beberapa jaringan tertimpa pohon mengakibatkan beberapa wilayah mengalami padam listrik pada Jumat (5/11) pukul 11.34 WIB. Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Nias Hasudungan Siahaan lewat Manager Komunikasi PLN UIW Sumut Yasmir Lukman kepada wartawan di Medan, Jumat malam (5/11/2021) mengatakan, petugas PLN mengutamakan keselamatan masyarakat dalam memulihkan suplai listrik beberapa titik di Pulau Nias. Gangguan listrik terjadi akibat angin kencang yang menyebabkan pohon tumbang dan gangguan listrik dengan beban padam sebesar 15.9 MW, sehingga Pembangkit PLTMG 5X5 MW, PLTD Gunungsitoli 6 MW, dan PLTD ASJ sewa 6 MW juga mengalami gangguan. “Berdasarkan perkembangan terkini (pukul 18.23 WIB), PLN berhasil memulihkan 20 penyulang dari total 22 penyulang. Adapun, petugas juga berhasil memulihkan 88 persen gardu dari total 1.524 gardu yang terdampak,” katanya. Berdasarkan penelurusan petugas PLN, setidaknya terdapat sejumlah tiang tumbang dan konstruksi jaringan listrik rusak. Hingga saat ini, petugas PLN masih melakukan perbaikan yang terdampak angin kencang. Akan tetapi, terlebih dahulu petugas menyisir pohon tumbang di daerah yang mengalami gangguan jaringan dan pemulihan secara bertahap. “Kami mengimbau ke masyarakat di tengah bahaya cuaca ekstrem untuk waspada. Bagi masyarakat yang melihat terdapat potensi bahaya ketenagalistrikan, diharapkan segera melapor ke PLN Mobile atau contact center PLN 123,” tambahnya. (C04)
Baca Juga:Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
- GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
- Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
- Dugaan Alih Fungsi Kawasan HTR 1.266 Hektar di Asahan, Warga Desak Bupati Tinjau Ulang Status Koptan Mandiri
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
sumut24.co ASAHAN, Kawasan Hutan Tanam Rakyat (HTR) seluas lebih dari 1.200 hektar yang dikelola Koperasi Tani (Koptan) Mandiri di wilayah
News
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
kota
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
kota
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
kota
Stand Bapenda Sumut "Anti CelingakCelinguk"! Sutan Tolang Lubis Garansi "Tanya Apa Saja, Langsung Dijawab
kota
Dukung PHTC Gubernur, Dinas Pendidikan Tampilkan Hasil Karya dan Kokurikuler Siswa SMA/SMK
kota
Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, AMPERAKSU Desak Penindakan Tegas Jaringan Rokok Ilegal HELIUM
kota
Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor
kota