GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
MEDAN | SUMUT24 Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) Ke-34 USU memasuki tahap presentasi dan penjurian. Pada sesi pertama ini, Tim USU mempresentasikan tentang manfaat kecombrang dan kursi roda pintar dengan sensor ultrasonic. Tim PKM-RE USU dengan judul “Pemanfaatan Kemosensor Film Karbon Nanofiber Dari Batang Kecombrang (Etlingera elatior) sebagai Material Sensitif Diagnostik Kanker Prostat†melalui ketuanya, Wardhani Septina Sembiring memaparkan bahwa penelitian mereka berpotensi memberikan informasi pada masyarakat mengenai pemanfaatan batang kecombrang sebagai material kemosenser. “Sedangkan pada bidang medis, penelitian mereka berpotensi menciptakan alat diagnosis kanker prostat,” ujarnya Kamis (28/10) di Medan. Sementara Tim PKM-Karsa Cipta (KC) dari USU membawakan judul “Kursi Roda Pintar untuk Meningkatkan Mobilitas Tunanetra dengan Sensor Ultrasonic dan Termometer sebagai Penerapan Protokol Kesehatan di Kala Pandemiâ€. Ketua tim PKM-KC USU Muhammad Atqa Adzkia Zaldy, memaparkan, inovasi ini dibuat untuk meningkatkan mobilitas tunanetra sebagai penerapan protokol kesehatan di tengah pandemi. “Penggunaan tongkat kurang efektif untuk melakukan protokol kesehatan,” ucapnya dalam presentasi. Sebagai informasi, setiap peserta diberikan waktu presentasi selama 10 menit, setelah itu dewan juri melakukan tanya jawab selama 15 menit. Penjurian dan presentasi finalis PIMNAS USU ini sendiri dilaksanakan selama dua hari, Rabu dan Kamis (27-28 Oktober 2021). Bidang yang diperlombakan mencakup 9 program. Ada 3.126 mahasiswa yang tergabung dalam 735 kelompok PKM melakukan presentasi secara daring dan luring melalui room live streaming di kanal youtube USU. Total 35 kelas penjurian disiapkan tersebar di 17 kelas penjurian pada Fakultas Kedokteran Gigi USU dan 18 kelas penjurian di Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi USU. Setiap kelas penjurian menampung 21 tim peserta. Rektor USU Dr Muryanto Amin memberikan motivasi kepada para peserta untuk terus semangat dan pantang menyerah. Rektor beharap para peserta terus meningkatkan kompetensi dan kapasitas, sehingga dapat menjadi agen-agen perubahan yang membawa Indonesia menjadi lebih baik. “Satu hal yang harus kita ingat dalam pelaksanaan PIMNAS ke-34 ini adalah, menang atau kalah merupakan hal yang biasa. Yang luar biasa adalah perjuangan, ide dan inspirasi anda semua, yang dituangkan dengan semangat pembaruan dan kreativitas yang menyala-nyala,†ujar Muryanto.(C04)
Baca Juga:Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
- GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
- Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
- Dugaan Alih Fungsi Kawasan HTR 1.266 Hektar di Asahan, Warga Desak Bupati Tinjau Ulang Status Koptan Mandiri
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
sumut24.co ASAHAN, Kawasan Hutan Tanam Rakyat (HTR) seluas lebih dari 1.200 hektar yang dikelola Koperasi Tani (Koptan) Mandiri di wilayah
News
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
kota
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
kota
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
kota
Stand Bapenda Sumut "Anti CelingakCelinguk"! Sutan Tolang Lubis Garansi "Tanya Apa Saja, Langsung Dijawab
kota
Dukung PHTC Gubernur, Dinas Pendidikan Tampilkan Hasil Karya dan Kokurikuler Siswa SMA/SMK
kota
Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, AMPERAKSU Desak Penindakan Tegas Jaringan Rokok Ilegal HELIUM
kota
Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor
kota