GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Oleh : Marwan Ashari Harahap (Ketua Umum Pemuda Tabagsel)
Baca Juga:
- GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
- Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
- Dugaan Alih Fungsi Kawasan HTR 1.266 Hektar di Asahan, Warga Desak Bupati Tinjau Ulang Status Koptan Mandiri
Mengawali tulisan ini,saya ingin menyampaikan sebuah pepatah Arab yang mengatakan ; Laisal Fata Man Yaqulu Kana Abiy, Wa lakinnal Fata Man Yaqulu ha Hanadza. Artinya ; “Bukanlah yang dikatakan Pemuda itu yg mengatakan inilah bapakku, tapi yg dikatakan, Pemuda itu ialah yang mengatakan inilah aku”. Pepatah tersebut mengandung makna yang sangat dalam, terutama motivasi dan penyemangat bagi para Pemuda, untuk bisa bertumbuh, berdaya guna serta semangat kemandirian yang tidak dibayang-bayangi oleh kekuatan lain dibelakangnya, meskipun ayahnya sendiri.
Pemuda, sudah tidak saatnya lagi berpangku tangan, berdiam diri apalagi terlibat kegiatan dan perilaku yang absurd, bermalas-malasan, terlibat Narkoba, Genk motor-begal, pergaulan bebas, keluyuran dan nongkrong tanpa makna, karna pada akhirnya berujung kepada tindakan destruktif yg bisa merugikan diri sendiri dan orang lain.
Sebagai Pemuda yg hidup pada zaman, era millenial sekarang ini, saatnya kita bersungguh-sungguh dan betlomba menunjukkan prestasi dan reputasi sendiri sehingga dapat menjadi manusia yang baik, berwawasan luas, dan bermanfaat bagi orang lain.
Pemuda Tabagsel adalah merupakan bahagian dari potensi bangsa Indonesia harus terus diperhatikan dan perlu dibina, agar memiliki kreatifitas dan inovasi sehingga bisa menuju kemandirian dan menjadi patriot dan laskar bagi kemajuan daerah dan masyarakat Tabagsel dan tentu tidak akan tinggal diam melihat penderitaan dan kemunduran bagi daerahnya. Pemuda Tabagsel Hari Ini, Pemimpin Hari Esok.
Sebelum mengakhiri tulisan ini, ada baiknya juga kita renungkan Pepatah lokal ini ,”Kelapa Muda puas-puasin, kelapa tua tinggal batoknya. Waktu muda puas-puasin, diwaktu tua tinggal bungkuknya”. Artinya, mumpung kita masih muda, berbuat baiklah sepuas-puasnya karna kalau sudah waktu tua, kita sudah bungkuk, idak berdaya dan tidak produktif lagi.
Akhirnya, dengan mengharap ridho Allah Swt, Saya Marwan Ashari Harahap dan Atas Nama Keluarga Besar Pemuda Tabagsel, Mengucapkan: SELAMAT HARI SUMPAH PEMUDA KE -93. Medan, 28 Oktober 2021 Pemuda Tabagsel : BERSATU KITA KUAT..! BERGERAK KITA MAJU..! BERPANTANG KITA MUNDUR…!
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
sumut24.co ASAHAN, Kawasan Hutan Tanam Rakyat (HTR) seluas lebih dari 1.200 hektar yang dikelola Koperasi Tani (Koptan) Mandiri di wilayah
News
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
kota
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
kota
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
kota
Stand Bapenda Sumut "Anti CelingakCelinguk"! Sutan Tolang Lubis Garansi "Tanya Apa Saja, Langsung Dijawab
kota
Dukung PHTC Gubernur, Dinas Pendidikan Tampilkan Hasil Karya dan Kokurikuler Siswa SMA/SMK
kota
Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, AMPERAKSU Desak Penindakan Tegas Jaringan Rokok Ilegal HELIUM
kota
Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor
kota