GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
SERDANG BEDAGAI | SUMUT24.co
Baca Juga:
- GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
- Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
- Dugaan Alih Fungsi Kawasan HTR 1.266 Hektar di Asahan, Warga Desak Bupati Tinjau Ulang Status Koptan Mandiri
Akibat intensitas hujan yang tinggi akhir-akhir ini, menyebabkan sejumlah areal pertanian di wilayah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) terdampak banjir. Sedikitnya ada sekitar 115 Hektare (Ha) sawah yang sudah ditanami mengalami gagal panen (Puso). Tanaman tersebut masih berumur antara 10 hingga 20 Hari Setelah Tanam (HST).
Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Kabupaten Sergai Dedy Iskandar SP, MM kepada awak media, selasa (26/10/2021) di kantornya, menjelaskan, dari data yang diperoleh timnya di lapangan, ada sekitar 885 Ha luas sawah di Kabupaten Sergai yang terendam banjir. Dari 885 Ha tersebut, ada sekitar 115 Ha sawah yang mengalami Puso.
“Dari data di lapangan yang kami peroleh, totalnya ada sekitar 885 Ha luas sawah di Kabupaten Sergai yang sudah ditanami padi terendam banjir. Dari luas itu, sekitar 115 Ha dinyatakan gagal panen (Puso), “ungkap Kadis Pertanian Dedy Iskandar.
Lebih lanjut dijelaskan Dedy, 885 Ha sawah yang terdampak banjir tersebut, mencakup wilayah Kecamatan Sei Rampah, Perbaungan, Teluk Mengkudu, Pantai Cermin, Sei Bamban dan Serbajadi. Sedangkan, areal sawah yang dianggap mengalami puso hanya terdapat di Kecamatan Pantai Cermin tepatnya di Desa Lubuk Sakban dan Naga Kisar.
“Di dua Desa ini (Naga Kisar dan Lubuk Sakban) kami anggap paling parah terdampak banjirnya. Sebab, air yang menggenangi area persawahan di Desa tersebut lama surutnya, hal ini diakibatkan tertahan oleh air pasang laut,” terang Dedy.
Untuk mengatasi permasalahan di dua Desa ini, kata Dedy, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sergai melalui Dinas Pertanian akan memberikan bantuan stimulan berupa benih padi. Bantuan tersebut diberikan, agar para petani bisa melakukan penanaman padi kembali.
“Bantuan stimulan ini, akan segera kita salurkan. Hal ini bertujuan agar para petani bisa melakukan penanam kembali,” ucapnya.
Dedy juga menjelaskan, bahwa hingga saat ini, pihak dari Dinas Pertanian seperti, petugas Penyuluh Pertanian maupun Petugas Pengamat Hama terus melakukan pemantauan dilapangan terutama diareal persawahan yang terdampak bencana banjir,”pungkasnya.(Bdi)
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
sumut24.co ASAHAN, Kawasan Hutan Tanam Rakyat (HTR) seluas lebih dari 1.200 hektar yang dikelola Koperasi Tani (Koptan) Mandiri di wilayah
News
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
kota
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
kota
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
kota
Stand Bapenda Sumut "Anti CelingakCelinguk"! Sutan Tolang Lubis Garansi "Tanya Apa Saja, Langsung Dijawab
kota
Dukung PHTC Gubernur, Dinas Pendidikan Tampilkan Hasil Karya dan Kokurikuler Siswa SMA/SMK
kota
Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, AMPERAKSU Desak Penindakan Tegas Jaringan Rokok Ilegal HELIUM
kota
Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor
kota