GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Deli Serdang I Sumut24.co Aparat Penegak Hukum (APH) diminta untuk segera mengusut dugaan korupsi di jajaran pemerintahan Kabupaten Deli Serdang khususnya Dinas PMD.
Baca Juga:
- GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
- Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
- Dugaan Alih Fungsi Kawasan HTR 1.266 Hektar di Asahan, Warga Desak Bupati Tinjau Ulang Status Koptan Mandiri
Pasalnya pada tahun 2017-2019 lalu sejumlah Kepala Desa (Kades) dalam melakukan bimbingan teknis (bimtek) ke Bandung, kuat dugaan kegiatan tersebut beraroma korupsi.
Hal ini disampaikan Tokoh masyarakat Deliserdang Togi Saragih kepada Wartawan,Rabu (20/10/2021).
CEC selaku oknum Kadis PMD Kab Deli Serdang pada tahun 2017 sampai dengan 2019 lalu bersama HR selaku Kabid PMD sejak tahun 2017 sampai dengan 2021 diduga kuat telah melakukan tindak pidana korupsi atas persekongkolan untuk membuat kebijakan Bimtek ke Bandung yang diikuti 380 kades se kabupaten Deli Serdang.
Togi menyebut dalam satu desa yang berangkat Bimtek tersebut ada 4 orang yakni Kades beserta perangkat desa, masing-masing di kutip biaya oleh HR, Kabid PMD sejumlah Rp10 juta per orang, maka satu desa dikutip sebesar Rp40 juta.
Jika ditotalkan dari 380 desa, biaya tersebut mencapai Rp15 miliar lebih.
” Itu per satu gelombang, jika selama 3 tahun berarti 3 gelombang dan kost biaya yang keluar sudah sangat luar biasa ” ungkapnya.
Menurut penilaian Togi kegiatan seperti itu hanya menghamburkan uang negara (Dana Desa) dan hanya menguntungkan sepihak dengan meraup keuntungan miliaran rupiah.
” Lain lagi dari keuntungan fee ongkos pesawat, sementara sampai di tempat tujuan ke Bandung hanyalah menyewa hotel yang murah agar biaya dari Rp10 juta per orang tersebut banyak sisanya ” ungkap Togi yang menyampaikan bahwa dirinya memiliki bukti dan data autentik tentang kegiatan tersebut.
Dugaan kelicikan atas perbuatan oknum Kadis PMD dengan Kabid PMD sudah tercium publik bahkan sampai saat ini dugaan kekayaan mereka berdua ini mencapai puluhan miliar per orang bahkan Kabid PMD tersebut sudah ada aset diperkirakan miliaran rupiah ” papar Togi.
Dari hasil pemaparan Togi Saragih selaku pemerhati kinerja aparatur pemerintah, Ia mengaku sudah mengikuti jejak kasus dugaan korupsi tersebut.
Dan setelah mendapat bukti dan data autentik, dirinya mempersiapkan data data akurat untuk membuat laporan ke pihak APH yakni ke Kajatisu dan Tipikor Polda Sumut.
Ia menyampaikan alasan mengapa dirinya akan membuat laporan langsung ke tingkat satu, karena disinyalir oknum oknum tersebut telah bermain mata di tingkat bawah sehingga terkesan tutup mata dan tutup mulut.
” Kita lihat nanti, akan kita upayakan untuk menyeret oknum Kadis PMD dan Kabid tersebut sampai ke meja hijau, hanya pengadilan yang bisa menentukan orang bersalah atau tidak ” tegasnya mengakhiri.
Hingga berita ini dilansir pihak pihak terkait belum memberikan keterangan resmi.tim
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
sumut24.co ASAHAN, Kawasan Hutan Tanam Rakyat (HTR) seluas lebih dari 1.200 hektar yang dikelola Koperasi Tani (Koptan) Mandiri di wilayah
News
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
kota
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
kota
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
kota
Stand Bapenda Sumut "Anti CelingakCelinguk"! Sutan Tolang Lubis Garansi "Tanya Apa Saja, Langsung Dijawab
kota
Dukung PHTC Gubernur, Dinas Pendidikan Tampilkan Hasil Karya dan Kokurikuler Siswa SMA/SMK
kota
Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, AMPERAKSU Desak Penindakan Tegas Jaringan Rokok Ilegal HELIUM
kota
Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor
kota