Senin, 06 Juli 2026

Relawan PPKM Doulu Minta Penegak Hukum Tangkap & Proses Pelaku Kekerasan di Doulu

Administrator - Kamis, 14 Oktober 2021 13:55 WIB
Relawan PPKM Doulu Minta Penegak Hukum Tangkap & Proses Pelaku Kekerasan di Doulu

 

Baca Juga:

Tanahkaro I Sumut24.co

Pasca kerusuhan dengan melakukan penganiayaan dan kekerasan di wilayah daerah tujuan wisata (DTW) terhadap seorang warga yang notabene adalah Relawan Pos PPKM Covid-19 Desa Doulu Kecamatan Berastagi Kabupaten Karo pada hari Minggu lalu (10 Oktober 2021) di Desa yang tengah diproses pihak petugas perihal kasus tersebut, kini korban terkapar di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Karo (RSUD) Kabanjahe. “Akibat ulah sekelompok masyarakat Desa Doulu melakukan tindakan yang diduga telah menyandera Prima (32) setelah dijemput paksa sedang bagi bagi masker bersama Relawan Pos PPKM Covid-19 di Simpang, Doulu Kecamatan Berastagi, merupakan pelanggaran berat sehingga Korban (Prima) sampai sekarang masih terbaring di Rumah Sakit Umum Kabanjahe,” kata Bram Bangun selaku Ketua Relawan PPKM di Simpang Doulu tersebut.

Lantas, kata Bram ini lagi,” aksi yang dilakukan secara membabi buta oleh sekelompok warga terhadap Korban yang jadi ‘bulan – bulanan’ sekelompok oknum itu, awalnya Korban dijemput oknum ke Pos PPKM dan membawanya ke Desa Doulu tepat nya di kantor Desa,di situ lah Korban di pukuli dan mendapat tekanan dari sekelompok warga Desa, bahkan sudah di tangan oleh pihak BPD pun tetap masih di tendangi (sepak) sampai di arak di sepanjang jalan Desa,” terang Bram.

Disampaikan Bram kembali,” disini saya minta kepada bapak Polisi selaku penegak hukum tolong di tangkap dan proses lah Pelaku kriminal ini..! supaya ada efek jera bagi para Pelaku, apalagi daerah kita ini tujuan wisata yang selama ini menjadi andalan ekonomi warga Doulu,” katanya sembari menjelaskan bahwa Korban (Prima) adalah sebagai anak angkatnya, Kamis siang (14/10.2021) via seluler.

Pantauan wartawan di Ruang Bedah RSU Kabanjahe Kamis (14/10.2021) sekira pukul 13.00 WIB tampak kondisi Korban sangat lemah, siapa pun yang datang, Korban seperti ketakutan dan trauma, dan di Kaki Tangannya terlihat ada luka luka ringan,serta wajahnya sedikit lebam dengan ditemani jarum gantung (infuse) di tangan kirinya.(Lin)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kabar Permintaan Damai Rp1,2 Miliar Terdengar, Penyebab Gagalnya Proses Mediasi
Rico Waas Apresiasi Inovasi Camat Medan Deli, Program CCTV Mata Deli Jadi Percontohan di Kota Medan
Semarak HUT ke-436 Kota Medan di Amplas, Wali Kota Medan Berkomitmen Benahi Infrastruktur dan Kesejahteraan Masyarakat
Panitia PRSU 2026 Imbau Masyarakat Waspada Penawaran Tiket di Bawah Harga Resmi
Rombongan UAS Dihadang Massa di Kutai Barat, Polisi: Tabligh Akbar Tetap Berjalan Kondusif
Pemkot Tanjungbalai Manfaatkan PRSU ke-50 untuk Promosikan Produk UMKM, Budaya, dan Peluang Investasi
komentar
beritaTerbaru