Senin, 06 Juli 2026

PLN UIW Sumut Targetkan Nihil Kecelakaan Kerja di Tahun 2023

Administrator - Kamis, 14 Oktober 2021 13:42 WIB
PLN UIW Sumut Targetkan Nihil Kecelakaan Kerja di Tahun 2023

MEDAN | SUMUT24.co Pengelolaan aspek Health,Safety, Security, Environment (HSSE) atau Kesehatan, Keselamatan, Keamanan dan Lingkungan (K3L) tidak boleh dipandang sebelah mata. Pasalnya, kesalahan manajemen dalam elemen K3L dapat berdampak pada terganggunya operasional dan bahkan lebih serius lagi. “Kami menyadari vitalnya aspek K3, karena bagi kami karyawan dan dukungan masyarakat sekitar area operasional khususnya, ini adalah asset terpenting perusahaan. Jadi kami selalu berupaya untuk meningkatkan pengelolaan K3 agar aspek Kesehatan, Keselamatan, Keamanan dan Lingkungan terus terjaga,” kata General Manager PLN UIW Sumut Pandapotan Manurung dalam siaran Pers di Medan, Kamis (14/10).

Baca Juga:

Menurut Pandapotan Manurung, penyebab dari kecelakaan kerja umumnya disebabkan oleh dua aspek, yakni unsafe action dan unsafe condition. Penyebab pertama umumnya karena pengabaian terhadap peralatan dan prosedur keselamatan dalam bekerja. Misalnya, pekerja lalai dalam memakai berbagai Alat Perlindungan Diri (APD), seperti helm, rompi, sepatu, sarung tangan dan sebagainya. Sementara aspek ke dua karena lingkungan kerja yang tidak aman seperti jalan licin, cuaca ataupun infrastruktur kerja yang kurang lengkap. Kecelakaan kerja itu sendiri biasanya merupakan buah dari pengabaian terhadap puluhan kali insiden near miss, atau hampir celaka. “Sebenarnya kita harus aware kejadian–kejadian penyebabnya kalau ada hampir celaka,” ujarnya. Atas dasar itu, PLN UIW Sumatera Utara terus berupaya mengurangi tingkat kecelakaan kerja di internal perusahaan. Pada 2023 PLN menargetkan tidak ada lagi kecelakaan kerja (Zero Accident). Salah satu langkah dalam penerapan Zero Accident tahun 2023, PLN telah mempersiapkan pejabat K3L di seluruh unit kerja yang ada di PLN UIW Sumatera Utara. “Pada aspek keselamatan kerja itu hanya memerlukan pengawasan. Pengawasan yang paling mudah dan efisien itu sebenarnya kepada diri setiap petugas dan karyawan masing-masing. Sehingga tugas keselamatan kerja itu seharusnya bukan hanya tugasnya K3 semata, melainkan seluruh insan PLN,” urai Pandapotan Manurung. Demi memperkuat pengawasan K3 lantas dibentuklah Budaya K3 di tubuh PLN. Terdapat jalinan hubungan antara budaya perusahaan dengan budaya K3. Budaya korporat sendiri merupakan elemen strategik, yang bersifat besar dan menyeluruh. Sementara budaya K3 adalah Sub Kultur dari budaya korporat yang spesifik mencakup urusan keselamatan kerja. “Karena itu kami membangun budaya K3 di PLN UIW Sumatera Utara dengan tiga values, yakni Peduli, Taat, Tanggap. Indikator keberhasilan budaya K3 itu terdiri atas lagging indicator dari empat aspek, yakni Loss of Life, Loss of Production, Loss of Productivity, dan Loss of Asset. Untuk itu, saya instruksikan manager dan pejabat K3 di ULP untuk terus memperhatikan penerapan K3 telah dijalankan dengan baik oleh setiap petugas dalam bekerja,” ujar Pandapotan . Tidak ketinggalan PLN terus membangun kesadaran untuk saling mengingatkan dan fokus pencegahan terhadap K3 dalam menemukan dan menyelesaikan perihal unsafe condition dan unsafe action, istilah sebagai lindung lingkungan.

Menerapkan berbagai upaya tersebut memang tak mudah. Meski demikian Pandapotan Manurung yakin dengan upaya bersama dan keinginan untuk menjadikan PLN UIW Sumatera Utara dapat memberikan pelayanan yang lebih baik, maka terwujudnya Zero Accident pada 2023 akan dapat tercapai. (C04)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kabar Permintaan Damai Rp1,2 Miliar Terdengar, Penyebab Gagalnya Proses Mediasi
Rico Waas Apresiasi Inovasi Camat Medan Deli, Program CCTV Mata Deli Jadi Percontohan di Kota Medan
Semarak HUT ke-436 Kota Medan di Amplas, Wali Kota Medan Berkomitmen Benahi Infrastruktur dan Kesejahteraan Masyarakat
Panitia PRSU 2026 Imbau Masyarakat Waspada Penawaran Tiket di Bawah Harga Resmi
Rombongan UAS Dihadang Massa di Kutai Barat, Polisi: Tabligh Akbar Tetap Berjalan Kondusif
Pemkot Tanjungbalai Manfaatkan PRSU ke-50 untuk Promosikan Produk UMKM, Budaya, dan Peluang Investasi
komentar
beritaTerbaru