Senin, 06 Juli 2026

Revitalisasi Lapangan Merdeka Bagian Dari Realisasi Janji Kampanye, Bobby Nasution Tuai Banyak Dukungan

Administrator - Sabtu, 09 Oktober 2021 18:25 WIB
Revitalisasi Lapangan Merdeka Bagian Dari Realisasi Janji Kampanye, Bobby Nasution Tuai Banyak Dukungan

Medan I Sumut24.co Dalam melakukan revitalisasi Lapangan Merdeka, Wali Kota Medan Bobby Nasution telah memiliki perencanaan dan persiapan yang kuat. Untuk Lapangan Merdeka, menantu Presiden Joko Widodo itu ingin menjadikannya  sebagai ruang terbuka hijau (RTH) dan cagar budaya sekaligus ikon atau landmark Kota Medan. Inti dari revitaslisasi yang dilakukan tersebut, selain merupan bagian dari realisasi janji kampanye, orang nomor satu di Pemko Medan ini juga ingin mengembalikan indentitas Kota Medan.

Baca Juga:

Bobby Nasution telah mempersiapkan desain untuk revitalisasi Lapangan Merdeka. Desain mencakup keseluruhan wilayah perencanaan dengan disertai perencanaan detail infrastruktur pedestrian, drainase, air limbah dan lainnya, termasuk pemindahan jaringan kabel ke bawah tanah. Sedangkan penataan dan pembangunan sisi dalam Lapangan Merdeka akan dilakukan Pemko Medan. Guna memuluskan rencana revitalisasi ini, Bobby Nasution telah melaksanakan kunjungan kerja ke Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) sekaligus minta dukungan,Rabu (29/9).

Kedatangan Bobby Nasution langsung diterima Direktur Jendral (Dirjen) Cipta Karya Ir Diana Kusumastuti MT. Setelah menyampaikan program yang akan dilakukan terkait dengan revitalisasi, Dirjen Cipta Karya pun mendukungnya. “Alhamdulillah, Kementrian PUPR mendukung program kita untuk revitalisasi Lapangan Merdeka,” kata Bobby Nasution usai pertemuan beberapa hari lalu.

Diungkapkan Bobby Nasution, akhir Oktober ini, draft desain akan selesai dan langsung ditenderkan pada November. Jika tidak ada kendala, pembangunan fisik sudah dapat dilakukan awal tahun 2022. Guna melancarkan revitalisasi yang dilakukan, Pemko Medan akan diberikan guideline atau pedoman oleh konsultan.

Dikatakan Bobby Nasution, revitalissi Lapangan Merdeka dilakukan  merupakan realisasi janji kampanye setelah menginventarisir aspirasi dan permintaan masyarakat. Sebab, sudah lama masyarakat menginginkan agar lapangan yang mulai  aktif digunakan sejak tahun 1880 dan pada masa Kolonial Belanda dinamakan de Esplanade agar dikembalikan ke bentuk dan fungsinya semula. “Apa yang menjadi suara masyarakat tentunya kita dengarkan. Masyarakat minta agar Lapangan Merdeka dikembalikan fungsinya sebagai RTH dan semua yang ada di dalamnya tidak boleh berkurang. Perintah masyarakat kita jalankan, insya Allah revitalisasi Lapangan Merdeka segera kita lakukan. Apalagi Kementerian PUPR sudah mendukungnya,” ungkapnya.

Perencanaan dan persiapan yang kuat dan matang dalam program revitalisasi Lapangan Merdeka yang dilakukan Bobby Nasution ini mendapat respon positif oleh Dosen Departemen Antropologi USU Dr Drs Fikarwin Zuska  M  Antropolgi Aktif. Hanya Fikarwin menjelaskan,  revitalisasi dan cagar budaya adalah hal yang berbeda. Kalau berbicara cagar budaya, jelas Fikarwin, Bobby Nasution  harus terlebih dahulu memerintahkan dinas tekait untuk menghimpun informasi sebanyak-banyaknya tentang Lapangan Merdeka dan kemudian menyerahkannya ke tim ahli cagar budaya Kota Medan untuk diteliti dan ditetapkan sebagai cagar budaya.r02

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kabar Permintaan Damai Rp1,2 Miliar Terdengar, Penyebab Gagalnya Proses Mediasi
Rico Waas Apresiasi Inovasi Camat Medan Deli, Program CCTV Mata Deli Jadi Percontohan di Kota Medan
Semarak HUT ke-436 Kota Medan di Amplas, Wali Kota Medan Berkomitmen Benahi Infrastruktur dan Kesejahteraan Masyarakat
Panitia PRSU 2026 Imbau Masyarakat Waspada Penawaran Tiket di Bawah Harga Resmi
Rombongan UAS Dihadang Massa di Kutai Barat, Polisi: Tabligh Akbar Tetap Berjalan Kondusif
Pemkot Tanjungbalai Manfaatkan PRSU ke-50 untuk Promosikan Produk UMKM, Budaya, dan Peluang Investasi
komentar
beritaTerbaru