Senin, 06 Juli 2026

Yayasan Pendidikan GMI Berencana Buka Pendidikan Dasar di Kabupaten Pakpak Bharat

Administrator - Kamis, 30 September 2021 04:34 WIB
Yayasan Pendidikan GMI Berencana Buka Pendidikan Dasar di Kabupaten Pakpak Bharat

 

Baca Juga:

PAKPAK BHARAT I SUMUT24.co

Yayasan Pendidikan Gereja Metodis Indonesia (GMI) berencana membuka pendidikan dasar tingkat SD,SMP dan SMA di Kabupaten Pakpak Bharat. Hal ini terungkap saat Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melakukan penandatanganan kesepakatan bersama dengan Universitas Metodist Indonesia di Pendopo Bupati Pakpak Bharat, Salak, Kabupaten Pakpak Bharat. Penandatanganan MOU yang dihadiri langsung pimpinan Gereja Metodist Indonesia (GMI) Bishop Kristi Wilson Sinurat,STh,MPd,, Ketua Yayasan Pendidikan GMI wilayah I, Pdt.Binran Sipayung, Rektor Universitas Metodist Indonesia Pdt Humuntal Rumapea,M.Kom, pembina Yayasan Pendidikan GMI wilayah I,Pdt.Guntur Ginting,S.Th dan rombongan lainnya, rencananya akan menjalin kerja sama meliputi sektor pendidikan, sektor pertanian, pengabdian masyarakat serta potensi-potensi lainnya. Rektor Universitas Metodist Indonesia Pdt Humuntal Rumapea,M.Kom, Rabu (29/09) menjelaskan Yayasan Pendidikan Metodist Indonesia melihat perkembangan Kabupaten Pakpak Bharat saat ini sedang berjuang dalam bidang pembangunan untuk bisa setara dalam dengan kabupaten kabupaten  lain yang ada di Indonesia sehingga Universitas Metodist ingin bekerjasama guna mempercepat proses pembangunan di Kabupaten Pakpak Bharat meliputi SDM,pertanian, kesehatan dan lainnya. Salah satu program universitas Metodist Indonesia adalah untuk mengimplementasikan model kurikulum dari menteri pendidikan yaitu merdeka belajar dan kampus merdeka. Jadi salah satu program itu adalah memberikan kesempatan kemandirian kepada mahasiswa untuk berkarya di daerah daerah tertentu” Lanjut Pdt Humuntal Rumapea,M.Kom,Yayasan Pendidikan Universitas Metodist Indonesia juga berencana untuk membuka pendidikan dasar tingkat SD,SMP dan SMA di Kabupaten Pakpak Bharat pada tahun depan dan selanjutnya akan membuka perwakilan kampus Univesitas Metodis Indonesia juga di Kabupaten Pakpak Bharat. Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor menyatakan Pemkab Pakpak Bharat sangat terbuka dengan kerjasama dengan pihak manapun karena kondisi saat ini sangat dinamis,kehidupan semakin kompleks,kebutuhan sangat beragam,ritme kerja semakin mobile dan cepat serta tantangan yang semakin tinggi dan intens maka dapat dipastikan tidak ada yang bisa bekerja sendirian dengansegala apa yang dimilikinya termasuk pemerintah daerah dengan perangkat organisasinya. Pemkab Pakpak Bharat  melihat bahwa kerjasama dengan Universitas Metodist Indonesia sangat strategis kerena Universitas Metodist Indonesia adalah lembaga pendidikan yang menjadi salah satu sumber inspirasi di Sumatera Utara dan menjadi perguruan tinggi di Sumut yang memiliki ciri khas tersendiri dalam mempersiapkan sumber daya manusia dengan kualitas yang dibutuhkan saat ini. Dari berbagai hasil penelitian dan riset-riset yang telah dilakukan civitas akademik UMI selama ini,ada relevan dan dapat diterapkan di Kabupaten Pakpak Bharat apalagi Pemkab Pakpak Bharat sangat membutuhkan pembangunan SDM seperti kurangnya dokter spesialis dan lainnya, juga diharapakan Kabupaten ini dapat dijadikan sebagai locus untuk penelitian dan riset dimaksud kedepannya sehingga Pemkab Pakpak Bharat menyambut baik rencana ini.” ujar Bupati Franc. Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor berharap kesepakatan kerja sama ini akan memberikan dampak yang luas dan posistif bagi masyarakat Kabupaten Pakpak Bharat serta menjadi instrumen yang dapat menambah nilai potensi yang dimiliki masing-masing. Acara diakhiri dengan pertukaran cindera mata berupa oles dan plakat oleh kedua pihak.(rbm)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Turnamen Sepak Bola Antar Club se-Sumatera Barat Tahun 2026 Resmi di Buka‎ Bupati Solok.
Silaturahmi Alumni HMI Sumut Se-Jabodetabek, Musa Rajekshah: Saya Bangga Menjadi Bagian dari KAHMI
Kabar Permintaan Damai Rp1,2 Miliar Terdengar, Penyebab Gagalnya Proses Mediasi
Rico Waas Apresiasi Inovasi Camat Medan Deli, Program CCTV Mata Deli Jadi Percontohan di Kota Medan
Semarak HUT ke-436 Kota Medan di Amplas, Wali Kota Medan Berkomitmen Benahi Infrastruktur dan Kesejahteraan Masyarakat
Panitia PRSU 2026 Imbau Masyarakat Waspada Penawaran Tiket di Bawah Harga Resmi
komentar
beritaTerbaru