GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Baca Juga:
- GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
- Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
- Dugaan Alih Fungsi Kawasan HTR 1.266 Hektar di Asahan, Warga Desak Bupati Tinjau Ulang Status Koptan Mandiri
Deliserdang I Sumut24.co PT PUAS yang memproduksi Sarang telur di Desa Tanjung Selamat gang Pendidikan Kecamatan Sunggal kabupaten deli, sudah membuat resah masyarakat, pasalnya perusahaan tersebut seenaknya diduga buang limbah ke sungai sehingga membuat bioata sungai terancam mati. belum lagi limbah perusahaan tersebut sampai melimpah ke badan jalan warga sehingga membuat warga resah karena bau yang menyengat dan jalan menjadi rusak.
Menurut warga setempat Joni mengatakan, Perusahaan ini sudah beroperasi selama lebih kurang 25 tahun, kami sudah berulang kali melaporkan kasus ini ke Pemkab Deliserdang, namun tak pernah digubris, karena buang limbah ke sungai. belum lagi jalan kami ini menjadi rusak akibat air limbah itu mengalir ke tempat warga sehingga kami resah, ucapnya. belum lagi kami menduga perusahaan tersebut tidak memiliki Instalasi pengolahan air limbah (Ipal). Kita berharap pemkab deliserdang dalam hal ini dinas lingkungan hidup agar memberikan tindakan tegas kepada perusahaan tersebut, tegasnya. kita juga berharap dinas lingkungan hidup deliserdang agar turun memeriksa limbah perusahaan tersebut, agar masyarakat jangan sampai curiga adanya permainan dan kongkalikong lainnya sehingga bisa beroperasi hingga sampai 25 tahun, ucapnya.
Sementara itu Kabid Penataan Hukum Dinas Lingkungan Hidup Deliserdang (DLH Deliserdang) Ari Purba belum lama ini menyatakan Pabrik Sarang Telor PT. Puas di Desa Tanjung Selamat Kecamatan. Sunggal Deliserdang tidak pernah memberikan laporan semester ukl-upl ke dinas,ucapnya. Berdasarkan informasi juga yang didapat dari masyarakat sekitar, perusahaan yang sudah kurang lebih 25 tahun berdiri dan punya cabang di surabaya ini limbahnya selalu menimbulkan masalah. JY warga dusun 2a berharap jalan yang rusak akibat genangan air limbah pabrik segera diperbaiki. “lihatlah bang walau saluran limbah sudah dibuat namun limbahnya mengalir ke jalan sehingga membuat jalan rusak’,katanya.
Dikonfirmasi pimpinan perusahaan Darius melalui whatsapp nya tidak dibalas, begitujuga dihubungi melalui telepon selulernya juga tidak diangkat.red
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
sumut24.co ASAHAN, Kawasan Hutan Tanam Rakyat (HTR) seluas lebih dari 1.200 hektar yang dikelola Koperasi Tani (Koptan) Mandiri di wilayah
News
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
kota
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
kota
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
kota
Stand Bapenda Sumut "Anti CelingakCelinguk"! Sutan Tolang Lubis Garansi "Tanya Apa Saja, Langsung Dijawab
kota
Dukung PHTC Gubernur, Dinas Pendidikan Tampilkan Hasil Karya dan Kokurikuler Siswa SMA/SMK
kota
Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, AMPERAKSU Desak Penindakan Tegas Jaringan Rokok Ilegal HELIUM
kota
Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor
kota