GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Baca Juga:
- GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
- Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
- Dugaan Alih Fungsi Kawasan HTR 1.266 Hektar di Asahan, Warga Desak Bupati Tinjau Ulang Status Koptan Mandiri
MEDAN I SUMUT24.co Heroisme yang dipertontonkan Julius Sitanggang (49), saat berupaya menggagalkan perampokan toko emas di Simpang Limun, menuai banyak simpatik. Setelah Walikota Medan Boby Nasution, Selasa (31/08/21) giliran, Kabareskrim Komjen Pol Agus Andrianto SH yang memberikan tali asih.
“Ini ada sedikit tali asih tanda simpatik dari Kabareskrim atas keberanian Julius berupaya menggagalkan perampokan. Jangan dilihat dari besarnya bantuan, tapi sebagai penyemangat untuk terus berbuat baik walau apapun resikonya. Karena beliau sangat sayang pada orang-orang yang suka berbuat baik,” ujar Zulkifli, Ketua Forum Wartawan Polri (FWP) . Keterangan yang diperoleh wartawan, bantuan dan tali asih tersebut diserahkan oleh Budi Hariadi, Sekjend FWP, diterima langsung oleh Julius yang kondisinya semakin membaik. Kendati masih dalam perawatan, Julius terlihat senang menerima bantuan tersebut. “Mungkin besok Bang Julius ini sudah bisa pulang,” ujar Budenk, sapaan akbrab Budi Hariadi.
Sebelum dirawat di Rumah Sakit Brimob Polda Sumut, Julius sehari-harinya bekerja sebagai juru parkir di Pasar Simpang Limun, Medan. Pada hari naas kejadian perampokan yang menggegerkan Kota Medan itu, Kamis (26/8), Julius seperti biasa menjaga area parkirnya kekuasaanya. Sekira pukul 14.00 WIB, Julius mendengar suara rentetan tembakan.
Dalam hitungan detik, dia pun melihat aksi tembakan itu ternyata berasal dari sejumlah perampok yang menyatroni dua toko emas di pusat perbelanjaan tradisional itu. Spontan, dia pun berusaha menghalau perampok yang berusaha kabar usai menjarah toko mas. Sial, lelaki ini ditembak hingga terkapar. Melihat jukir naas ini roboh bersimbah darah, warga pun menolong dan membawanya ke Rumah Sakit Brimob.
“Di rumah sakit keluarga sempat kebingungan juga soal biaya operasi. Karena kita sering komunikasi dengan Kabareskrim, beliau memastikan bahwa Polri pasti akan menanggung seluruh biaya perobatannya. Mendengar penjelasan mantan Kapolda Sumut itu keluarga pun sangat berterimakasih,” ujar Zulkifli menjelaskan. Ternyata, tak hanya biaya rumah sakit, sejumlah pihak pun turut bersimpatik atas musibah yang dialaminya. Mulai dari Walikota Medan hingga Kabareskrim pun ikut memberikan bantuan langsung. “Semoga Pak Wali dan Kabareskrim selalu diberikan kesehatan hingga terus bisa membantu kami kami ini rakyat kecil, ” ujar Julius.(W05)
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
sumut24.co ASAHAN, Kawasan Hutan Tanam Rakyat (HTR) seluas lebih dari 1.200 hektar yang dikelola Koperasi Tani (Koptan) Mandiri di wilayah
News
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
kota
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
kota
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
kota
Stand Bapenda Sumut "Anti CelingakCelinguk"! Sutan Tolang Lubis Garansi "Tanya Apa Saja, Langsung Dijawab
kota
Dukung PHTC Gubernur, Dinas Pendidikan Tampilkan Hasil Karya dan Kokurikuler Siswa SMA/SMK
kota
Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, AMPERAKSU Desak Penindakan Tegas Jaringan Rokok Ilegal HELIUM
kota
Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor
kota