Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
Baca Juga:
- Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
- Dugaan Alih Fungsi Kawasan HTR 1.266 Hektar di Asahan, Warga Desak Bupati Tinjau Ulang Status Koptan Mandiri
- BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
Tanah Karo I Sumut24.co
Setidaknya 300 Pekerja Harian Lepas (PHL) di Dinas Kebersihan Kabupaten Karo tidak terdaftar sebagai peserta dalam program Badan Penyelenggara jaminan sosial (BPJS) ketenagakerjaan.Sehingga bila para PHL tersebut mengalami kecelakaan kerja atau kematian tidak menjadi tanggung jawab BPJSTK Cabang Kabanjahe. Esron Saragih kepala bidang Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Tanah Karo , pada saptu kepada wartawan mengatakan jumlah PHL yang dipekerjakan dalam menangani kebersihan di kota Kabanjahe , Berastagi dan beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Tanah Karo ,termasuk sopir truck sampah yang berjumlah 28 unit dan angkutan sampah Viar yang jumlahnya keseluruhan hampir 300 orang.
Esron Saragih mengakui belum semua PHL yang bekerja di Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan terdaftar sebagai peserta penerima manfaat BPJS Ketenagakerjaan.
” BPJS TK sudah beberapa kali mengadakan sosialisasi ke Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan,” katanya
Dari pengakuan beberapa petugas sapu yang ditemui di Kota Kabanjahe , Jumat 27/8/2021 mereka kebanyakan bekerja diatas rata- rata 3 tahun lebih bahkan ada yang diatas 5 tahun ,mengatakan tak pernah menerima kartu tanda peserta BPJS Ketenagakerjaan yang menjamin pengobatan kecelakaan kerja dan kematian mereka. Dikatakannya, bahwa selama mereka bekerja yang bertahun lamanya .Dan mengaku ada kawannya yang mendapat kecelakaan saat kerja bahkan sudah beberapa yang meninggal.
” Ada yang pernah mendapat musibah dalam bekerja dan ada yang udah meninggal semua tak ada dapat jaminan apa- apa bang. Kalau dapat musibah obatin sendiri pake biaya sendiri bang. Kami sangat membutuhkan jaminan kecelakaan dan kematian itu bang, ” kata ibuk yang mengaku udah 5 tahun PHL di dinas kebersihan itu , sambil meminta jangan ditulis namanya karena takut langsung dipecat dan kehilangan pekerjaannya
Redy Paska Sinulingga Kepala Cabang Kantor BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Tanah Karo, Pakpak Bharat dan Dairi mengakui sampai saat ini semua pegawai dan PHL Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Tanah Karo belum ada terdaftar sebagai peserta dalam program jaminan kecelakaan kerja dan kematian di Kantor BPJS Ketenagakerjaan.
” Kami telah beberapa kali melakukan sosialisasi pentingnya para pekerja untuk ikut sebagai peserta program jaminan sosial BPJS TK, ” katanya singkat.(lin)
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
sumut24.co ASAHAN, Kawasan Hutan Tanam Rakyat (HTR) seluas lebih dari 1.200 hektar yang dikelola Koperasi Tani (Koptan) Mandiri di wilayah
News
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
kota
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
kota
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
kota
Stand Bapenda Sumut "Anti CelingakCelinguk"! Sutan Tolang Lubis Garansi "Tanya Apa Saja, Langsung Dijawab
kota
Dukung PHTC Gubernur, Dinas Pendidikan Tampilkan Hasil Karya dan Kokurikuler Siswa SMA/SMK
kota
Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, AMPERAKSU Desak Penindakan Tegas Jaringan Rokok Ilegal HELIUM
kota
Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor
kota
Dukung Lahirnya Perempuan Muda Berprestasi, Bupati Simalungun dan Ketua TP PKK Hadiri Grand Final Putri Otonomi Indonesia 2026
kota