GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
JAKARTA | SUMUT24.co Direktur Utama PT PLN (Persero), Zulkifli Zaini, meraih penghargaan Governance, Risk and Compliance (GRC) Lifetime Achievement 2021 yang diselenggarakan oleh Asosiasi GRC Indonesia. Penghargaan diberikan atas dedikasinya terhadap pengembangan keilmuan dan praktik bidang GRC di Indonesia. GRC merupakan pengelolaan perusahaan lewat integrasi pelaksanaan tata kelola, risiko dan kepatuhan untuk memastikan bahwa perusahaan bisa mencapai sasaran-sasarannya secara andal dan mengedepankan integritas. Zulkifli, seperti relis yang disampaikan Manager komunikasi PLN UIW Sumut Yasmir Lukman di Medan , Jumat (27/8) mengatakan bangga atas apresiasi yang diberikan kepada dirinya selama menjalankan amanah sebagai nakhoda perusahaan besar di Indonesia. “Mendapatkan penghargaan GRC Lifetime Achievement tentu merupakan suatu kebanggaan, sekaligus amanah, serta kepercayaan yang harus saya jaga dengan sebaik-baiknya,” ujar pria yang menamatkan Master of Business Administration di Washington University, Amerika Serikat pada tahun 1994 ini. Sebagai seorang pemimpin, Zulkifli menyampaikan bahwa tugas utamanya adalah membuat keputusan. Semakin tinggi posisi dalam sebuah perusahaan, tentunya keputusan yang diambil bobotnya akan semakin berat. “Itulah sebabnya saya berprinsip, untuk tidak menunda-nunda segala keputusan yang harus diambil. Untuk itu, penting bagi kita untuk mampu mengukur setiap risiko dari keputusan yang kita ambil,” kata Zulkifli. Sebelum memimpin PLN, Zulkifli tercatat pernah memimpin PT Bank Mandiri Tbk dari Juli 2010 sampai April 2013. Selepas dari Mandiri, Dahlan Iskan sebagai Menteri BUMN saat itu, sempat menunjuknya untuk mengawasi kinerja PLN sebagai Komisaris sepanjang Juli 2013 hingga April 2015. “Dengan tidak memiliki conflict of interest, kepala kita akan jernih, hati kita akan tenang. Karena kita tahu bahwa setiap keputusan yang kita ambil semata-mata adalah bertujuan untuk kebaikan perusahaan,” ucap Zulkifli. “Seiring dengan peningkatan kesadaran bersama bahwa untuk menjaga perusahaan bahkan negara kita untuk tetap sustain, kita harus menegakkan tata kelola yang baik serta semakin menerapkan budaya sadar risiko dalam setiap pengambilan keputusan yang kita ambil,” pungkasnya. (.C04)
Baca Juga:Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
- GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
- Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
- Dugaan Alih Fungsi Kawasan HTR 1.266 Hektar di Asahan, Warga Desak Bupati Tinjau Ulang Status Koptan Mandiri
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
sumut24.co ASAHAN, Kawasan Hutan Tanam Rakyat (HTR) seluas lebih dari 1.200 hektar yang dikelola Koperasi Tani (Koptan) Mandiri di wilayah
News
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
kota
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
kota
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
kota
Stand Bapenda Sumut "Anti CelingakCelinguk"! Sutan Tolang Lubis Garansi "Tanya Apa Saja, Langsung Dijawab
kota
Dukung PHTC Gubernur, Dinas Pendidikan Tampilkan Hasil Karya dan Kokurikuler Siswa SMA/SMK
kota
Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, AMPERAKSU Desak Penindakan Tegas Jaringan Rokok Ilegal HELIUM
kota
Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor
kota