GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
P Sidimpuan I Sumut24.co Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution SH membuka Pelatihan teknis peternakan bagi non aparatur (manajemen pakan ternak) yang dilaksanakan oleh UPT Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPH) Cinagara Bogor pada dinas pertanian kota Padangsidimpuan , Jumat (13/8).
Baca Juga:
- GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
- Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
- Dugaan Alih Fungsi Kawasan HTR 1.266 Hektar di Asahan, Warga Desak Bupati Tinjau Ulang Status Koptan Mandiri
Pada sambutannya wako Irsan Saya berharap para peserta dapat mengikuti pelatihan agar dapat mentransfer ilmu dari para narasumber agar dapat meningkatkan ilmu dalam beternak dan pakan ternak.
Agar ke depannya ilmu yang di dapat dalam pelatihan ini dapat di realisasikan di lapangan dalam beternak dan akan bermuara pada peningkatan ekonomi masyarakat, ungkap Wako Irsan.
Pada tahun ini saja masih banyak hewan kurban dipasok dari luar kota Padangsidimpuan, dari 1300 hewan kurban yang di sembelih pada idul adha pada tahun ini. Saya ingin bapak/ibu peserta pelatihan ini dapat melihat peluang ke depannya, tambah beliau.
Walaupun Padangsidimpuan walaupun ber status kota tetapi masih di topang oleh sektor pertanian, perkebunan dan peternakan dan “Alhamdulillah kita masih swasembada pangan”, ucap Wako Irsan.
Sementara itu Kadis Pertanian Kota Padangsidimpuan Ir. Parhimpunan pada laporannya mengatakan pelatihan ini dilaksanakan selama 3 hari di 2 lokasi berbeda kepada 90 orang peternak di Kota Padangsidimpuan.
Saya berharap dengan dilaksanakannya pelatihan dari UPT BBPH Cinagara Bogor inidapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan peternak dalam meningkatkan mutu pakan, baik pakan buatan, alternatif maupun manajemen pakan itu sendiri.
Adapun nanti materi yang akan dibawakan oleh narasumber menyangkut pelatihan pakan fermentasi, pelatihan pengolahan limbah ternak (pembuatan pupuk padat, pupuk cair, perbanyakan microba, pembuatan micro organisme lokal/MOL dan pelatihan manajemen pakan ternak (pakan alternatif) itu sendiri, ungkap Parhimpunan.
Sementara itu Koordinator tim dari UPT BBPH Dayat Hermawan menjelaskan salah satu manfaat dari pakan fermentasi adalah Dapat mempercepat petumbuhan karena pakan ternak fermentasi terdapat nutrisi penambah nafsu makan. Daging ternak menjadi lebih rendah kolesterol dan tidak prengus. Membantu menjaga dan meningkatkan kekebalan daya tahan tubuh pada ternak.
Kami juga akan melatih bapak/ibu peternak dalam mengolah limbah ternak tersebut, bisa menjadi bubuk padat maupun pupu cair nantinya, ungkap Dayat.red
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
sumut24.co ASAHAN, Kawasan Hutan Tanam Rakyat (HTR) seluas lebih dari 1.200 hektar yang dikelola Koperasi Tani (Koptan) Mandiri di wilayah
News
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
kota
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
kota
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
kota
Stand Bapenda Sumut "Anti CelingakCelinguk"! Sutan Tolang Lubis Garansi "Tanya Apa Saja, Langsung Dijawab
kota
Dukung PHTC Gubernur, Dinas Pendidikan Tampilkan Hasil Karya dan Kokurikuler Siswa SMA/SMK
kota
Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, AMPERAKSU Desak Penindakan Tegas Jaringan Rokok Ilegal HELIUM
kota
Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor
kota