Selasa, 07 Juli 2026

Masyarakat Minta Cafe di Bantaran Sungai ular Harus Tutup Total

Administrator - Minggu, 08 Agustus 2021 01:45 WIB
Masyarakat Minta Cafe di Bantaran Sungai ular Harus Tutup Total

DELISERDANG I Sumut24.co Semenjak cafe di bantaran sungai ular di demo ibu-ibu kemarin. ternyata cafe ditempat tersebut belum juga dibongkar, sepertinya para pemilik cafe kebal hukum. tak dibongkarnya cafe tersebut bukti bahwa camat beringin tak peduli dengan aspirasi masyarakat, ucap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya kepada wartawan, Sabtu (7/8).

Baca Juga:

Menurut warga tadi, cafe tersebut buka selama 24 jam sehingga meresahkan masyarakat. apalagi di cafe tersebut juga diduga tempat bebas minuman keras, dugaan porstitusi dan narkoba sehingga menjadi awal berbagai permasalahan yang timbul nantinya.

“kita minta camat segera membongkarnya semua cafe yang ada dibantaran sungai ular tersebut dan semua cafe harus tutup total. kalau camat pun tak mau membongkar kami akan membongkar dengan paksa. kalaupun memang camat tak mampu juga membongkarnya  kami akan demo ke kantor Bupati Deliserdang, ucapnya.

” Kami berikan waktu 2×24 jam, kalau juga tak dibongkar kami akan demo ke kantor bupati, masa seorang camat tidak mampu menindaklanjuti  aspirasi masyarakat, kalau camat tak bisa menjalankan tugasnya dengan baik sebaiknya camat mundur saja atau bupati segera mencopotnya, ucap warga.red

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
Dugaan Alih Fungsi Kawasan HTR 1.266 Hektar di Asahan, Warga Desak Bupati Tinjau Ulang Status Koptan Mandiri
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
komentar
beritaTerbaru