Selasa, 07 Juli 2026

Bobby Nasution Sampaikan Minimnya Cadangan Vaksin pada Rapat Evaluasi PPKM Level IV di Luar Jawa-Bali

Administrator - Kamis, 29 Juli 2021 03:14 WIB
Bobby Nasution Sampaikan Minimnya Cadangan Vaksin pada Rapat Evaluasi PPKM Level IV di Luar Jawa-Bali

Medan I Sumut24.co

Baca Juga:

Wali Kota Medan, Bobby Nasution mengikuti Rapat Koordinasi Evaluasi Perkembangan dan Tindak Lanjut PPKM Level IV di Luar Jawa-Bali, Rabu (28/7). Dalam rapat secara daring yang dipimpin Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto itu, Bobby Nasution menyampaikan, minimnya cadangan vaksin mengakibatkan terjadinya keterlambatan dalam penyuntikan dosis kedua.

Pada rapat yang diikuti perwakilan dari berbagai Kementerian, Polri, TNI, Kejagung, BNPB, segenap Gubernur, dan Bupati/Wali Kota itu, Bobby Nasution juga mengatakan, di tengah minimnya cadangan vaksin ini Pemko Medan tetap mengedukasi masyarakat tentang vaksinasi. Edukasi ini penting dilakukan, karena tidak sedikit masyarakat bertanya dan mengira keterlambatan penyuntikan vaksin dosis kedua akan mengakibatkan sia-sianya penyuntikan dosis pertama.

Saat diminta tanggapan oleh Airlangga soal kendala vaksin ini, Menkes Budi Gunadi Sadikin, menyampaikan dalam waktu dekat Kemenkes ada mendistribusikan vaksin ke daerah. Diharapkan, Agustus ini persediaan vaksin akan membaik.

Pada rapat itu, Bobby Nasution juga menyampaikan perkembangan kasus Covid-19 di Medan. Dia menyebutkan, saat ini positivity rate di Medan mencapai angka 23 persen dengan jumlah testing sebanyak 2.900 per hari.

“Saat ini testing memang kita tingkatkan. Sebelumnya masih di bawah 2.000 per hari,” sebut Bobby Nasution, seraya mengatakan, jumlah kasus konfirmasi positif Covid di Medan pada 27 Juli 2021 sebanyak 670.

Terkait ketersediaan tempat tidur di rumah sakit untuk pasien Covid-19, Bobby Nasution mengatakan, Pemprov Sumut memberikan tambahan sebanyak 735 tempat tidur untuk Kota Medan, sedangkan Pemko Medan juga telah menyiapkan tambahan sebanyak 382.

Bobby Nasution juga menyampaikan, Pemko Medan tengah menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat terdampak. Bantuan yang disalurkan Pemko Medan untuk 123.592 KK, yang masing-masing paket terdiri dari Beras 20 kg, gula 2 kg, dan minyak goreng 1 liter.

Di luar bantuan itu, tambahnya, ada juga bantuan sosial dari pemerintah pusat untuk 88.000 KK di Medan yang terdiri Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sosial Tunai (BST) untuk warga.

Di akhir rapat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian meminta kepada seluruh gubernur, bupati/wali kota, dan unsur Forkopimda terus mengawal pelaksanaan program penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi.

Dia juga menyampaikan, Presiden Joko Widodo memberi perhatian kepada rendahnya serapan anggaran terkait dengan perlindungan sosial maupun untuk penanggulangan Covid-19. Dia menekankan, anggaran untuk penanganan Covid-19 sudah tersedia, tentu operasionalisasinya harus berjalan dengan baik.

“Kita sudah masuk di penghujung Juli, jadi mohon kepada gubernur, bupati, wali kota untuk tidak ragu-ragu. Karena hukum tertinggi adalah keselamatan manusia,” tandasnya.r03

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
Dugaan Alih Fungsi Kawasan HTR 1.266 Hektar di Asahan, Warga Desak Bupati Tinjau Ulang Status Koptan Mandiri
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
komentar
beritaTerbaru