Selasa, 07 Juli 2026

Kuliah Daring Prodi S3 Linguistik USU Hadirkan Pakar Sintaksis Australian National University

Administrator - Minggu, 18 Juli 2021 13:08 WIB
Kuliah Daring Prodi S3 Linguistik USU Hadirkan Pakar Sintaksis Australian National University

MEDAN | SUMUT24

Baca Juga:

Prodi Doktor (S3) Linguistik FIB USU kembali menggeliatkan kajian ilmu dalam seri kuliah daring yang ke-3 dengan mengangkat kajian Teori Sintaksis Mutakhir. Kuliah Daring ini menghadirkan pakar linguistic dunia yang sangat konsen dalam meneliti bahasa dan berhasil memenangkan hibah-hibah internasional dalam kajian bahasa, yakni I Wayan Arka MA PhD (dosen Udayana dan Australian National University).

Kegiatan dibuka Dekan FIB USU Dr T Thyrhaya Zein MA, turut hadir dan memberikan pengantar diawal pembukaan Sekretaris Prodi S3 Linguistik Dr Mulyadi MHum. Kuliah yang dilaksanakan Sabtu, (17/7) dihadiri peserta dosen dan mahasiswa S2/ S3 internal Prodi Linguistik USU, ratusan akademisi dan peneliti bahasa dari berbagai daerah dari pulau Sumatera, Jawa, Bali, Papua dan daerah lainnya.

Dekan FIB Dr T Thyrhaya Zein mengatakan, FIB USU sangat mengapresiasi kegiatan kuliah daring ke-3 yang digelar Prodi S3 Linguistik USU ini, diharap kuliah daring ini dapat memberikan semangat, kemauan, dan membuka wawasan para mahasiswa S2-S3 Linguistik untuk mau melakukan kajian sintaksis dalam tugas akhir tesis dan disertasinya, bisa juga dapat dihubungkan dengan kajian bahasa-bahasa lokal, karena salah satu misi Prodi adalah mengembangkan kajian bahasa kearifan lokal Sumatera Utara.

Semoga kuliah kita yang menghadirkan pakar sintaksis dunia ini dapat memberikan sumbangsih baru dalam pengembangan kajian budaya dan bahasa lokal.

Dr Mulyadi mengatakan,Prodi Linguistik USU memiliki komitmen untuk terus menggelorakan kajian-kajian ilmu linguistik.

I Wayan Arka Ph.D dalam paparannya mengatakan, perkembangan teori sintaksis belakangan ini, penting untuk melibatkan berbagai aspek di luar kajian sintaksis. Kajian sintaksis dan beberapa kajian tipologi linguistik, jika data dan analisis penelitiannya semakin baru, aneh dan belum pernah dilakukan oleh para peneliti lain yang ada, itu sesungguhnya semakin baik dan menarik, karena kajian bahasa seharusnya dapat memberikan warna baru bagi kajian linguistik, tentunya harus tetap dalam ranah linguistik. (C04)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Dunia Akui Orientasi State-Driven Prabowo Subianto
GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
Dugaan Alih Fungsi Kawasan HTR 1.266 Hektar di Asahan, Warga Desak Bupati Tinjau Ulang Status Koptan Mandiri
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
komentar
beritaTerbaru