Selasa, 07 Juli 2026

Wagub : Vaksinasi Memperkecil Kemungkinan Terinfeksi Virus Covid-19

Administrator - Minggu, 27 Juni 2021 04:00 WIB
Wagub : Vaksinasi Memperkecil Kemungkinan Terinfeksi Virus Covid-19

Medan I Sumut24.co

Baca Juga:

Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah atau Ijeck menjelaskan vaksin bawah merupakan salah satu langkah memutus rantai penyebaran virus Covid-19 serta memperkecil kemungkinan seseorang terinfeksi virus tersebut.

Hal itu Wagub saat menghadiri Sentra Vaksinasi Bersama BUMN yang ditinjau langsung oleh Menteri BUMN Erick Thohir di Lanud Soewondo Ex Bandara Polonia Medan, Sabtu (26/6/2021).

Wagub menjelaskan bahwa saat ini terjadi kesimpangsiuran informasi mengenai vaksinasi. Di masyarakat, terjadi informasi yang salah mengenai vaksinasi.

“Vaksini salah satu cara memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Bamun bukan berarti masyarakat yang sudah di vaksin tidak bisa terjangkit virus ini, namun efek yang ditimbulkan lebih ringan jika orang tersebut sudah di vaksin karena daya tahan tubuh meningkat dibandingkan yang tidak di vaksin, “jelasnya.

Iapun berharap kepada seluruh lapisan masyrakat agar mensosialisasikan hal itu kepada masyarakat.

“Saya harap seluruh masyarakat dapat memanfaatkan layanan vaksinasi gratis dari pemerintah ini. Jangan disia-siakan,”ungkapnya.

Jangan lupa Ijeck sudah kepada Menteri BUMN Erick Thohir yang memberikan layanan sentra vaksinasi bersama BUMN kepada Sumatera Utara.

“Ini salah satu contoh kepedulian pak Menteri kepada masyarakat, saya mewakili masyarakat Sumatera Utara mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah khususnyabpak Menteri,”ujarnya.

Di Sumatera Utara sendiri, sejitar 900 ribu masyarakat sudah di vaksin dari target 15 juta orang.

Sementara itu, Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan bahwa kota Medan, Sumatera Utara menjadi daerah ke 5 yang dilaksanakan sentra vaksinasi bersama BUMN. Sebelumnya Kota Jakarta, Bandung, Semarang dan Surabaya sudah dilakukan dengan 1,6 juta masyarakat yang sudah divaksin.

“Dengan target 5 ribu artinya 1 bulan bisa 150 ribu. Disini kita buka vaksinasi 2 bulan. Jika target itu terpenuhi dan program yang sama terus berlanjut, saya yakin penyebaran covid akan terminimalisir,”ungkapnya.

Disini, lanjut Erick, semua orang dapat di vaksin dengan hanya menunjukkan KTP Elekronik, tanpa batasan umur dan jenis kelamin.

“Kami tidak hanya fokus pada ekonomi, namun juga mengendalikan covid ini. BUMN juga terus berupaya memberikan dukungan lainnya seperti vitamin yang akan diberikan kepada penderita,”tandasnya.

Sebelumnya, Wakil Walikota Medan, Aulia Rahman mengucapkan terima kasih kepada Menteri BUMN dan Wakil Gubernur Sumatera Utara karena terus mendukung vaksinasi di Kota Medan.

“Kota Medan menjadi salah satu kota terbesar menerima Vaksin, itu semua berkat dukungan Pemerintah Pusat dan Daerah (Pemprov Sumatera Utara). Semoga perekonomian kita khususnya di kota Medan segera pulih,” tutupnya singkat.(w03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Dunia Akui Orientasi State-Driven Prabowo Subianto
GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
Dugaan Alih Fungsi Kawasan HTR 1.266 Hektar di Asahan, Warga Desak Bupati Tinjau Ulang Status Koptan Mandiri
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
komentar
beritaTerbaru