GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Medan I Sumut24.co
Baca Juga:
- GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
- Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
- Dugaan Alih Fungsi Kawasan HTR 1.266 Hektar di Asahan, Warga Desak Bupati Tinjau Ulang Status Koptan Mandiri
Pemko Medan berharap Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Medan dapat terus menjadi teladan dalam membina kerukunan dan keharmonisan umat beragama di Kota Medan. Sebab Kerukunan Umat Beragama merupakan keamanan dan perhatian untuk menjaga keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara khususnya pembangunan Kota.
Demikian hal ini disampaikan Wali Kota Medan Bobby Nasution diwakili Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman ketika digelar menghadiri Dialog dengan Pengurus rumah ibadah dan tokoh lintas agama yang FKUB Kota Medan di Hotel Le Polonia, Kamis (17/6). mengambil tema Moderasi Beragama dalam Kehidupan berbangsa dan bernegara dialog ini berjalan lancar dan interaktif.
Dikatakan Wakil Wali Kota Medan, Diskusi yang digelar ini sangat baik, karena diikuti para pengurus rumah ibadah dan tokoh lintas agama termasuk tokoh masyarakat. Pertemuan seperti ini perlu diagendakan setiap bulannya guna membahas isu-isu terkait dengan kerukunan antar umat beragama. Sehingga Visi Misi Kota Medan dapat terwujud yakni Medan Berkah dan kondusif.
“Nanti saya akan sampaikan kepada Bapak Wali Kota guna memfasilitasi pertemuan dengan tokoh lintas agama ini rutin digelar. Karena dimasa kepemimpinan kami saat ini, butuh dan perlu banyak masukan dari semua pihak untuk menjawab tantangan dalam membangun Kota Medan lebih baik lagi kedepannya,” jelas Wakil Wali Kota Medan.
Menurut Aulia Rachman, Kota Medan merupakan kota multikultural sehingga isu-isu terkait agama menjadi hal yang sangat sensitif di masyarakat apalagi disetiap masa kontestasi pasti muncul isu tentang agama. Pasti Ini tugas berat bagi kita semua. Karena hanya demi kepentingan sebuah nafsu kita dibenturkan dengan nama perpecahan antar umat beragama. Karena ada pihak-pihak tertentu untuk mencapai sesuatu semua cara dilakukan.
“Dengan pertemuan rutin diharapkan para tokoh lintas agama ini nantinya dimasa kontestasi tidak ada lagi pihak-pihak yang bermain di isu agama. Namun kami mendorong masyarakat agar dapat melihat sosok dalam kontestasi dari visi misinya dan program kerja untuk membangun Kota Medan,” ujar Wakil Wali Kota.r02
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
sumut24.co ASAHAN, Kawasan Hutan Tanam Rakyat (HTR) seluas lebih dari 1.200 hektar yang dikelola Koperasi Tani (Koptan) Mandiri di wilayah
News
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
kota
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
kota
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
kota
Stand Bapenda Sumut "Anti CelingakCelinguk"! Sutan Tolang Lubis Garansi "Tanya Apa Saja, Langsung Dijawab
kota
Dukung PHTC Gubernur, Dinas Pendidikan Tampilkan Hasil Karya dan Kokurikuler Siswa SMA/SMK
kota
Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, AMPERAKSU Desak Penindakan Tegas Jaringan Rokok Ilegal HELIUM
kota
Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor
kota