GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Baca Juga:
- GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
- Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
- Dugaan Alih Fungsi Kawasan HTR 1.266 Hektar di Asahan, Warga Desak Bupati Tinjau Ulang Status Koptan Mandiri
MEDAN I Sumut24 Gubernur Sumut Edy Rahmayadi berjanji akan mengevaluasi proses pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMA Negeri/sederajat di Sumut. Namun demikian, Edy mengakui sistem PPDB yang selalu berubah menjadi kendala.
“Sistem yang selalu berubah jadi tidak permanen, sulit dia. Saya sudah baca itu dan memang sulit,” ujar Edy menjawab wartawan seputar carut-marutnya PPDB tingkat SMA sedereajat Tahun 2021 di Rumah Dinas Gubernur, Rabu (9/6/2021).
Kepada wartawan, Edy mengaku bahwa belum mendapat laporan menyeluruh terkait persoalan PPDB tahun ini.
Namun, Ia menegaskan akan segera memanggil Kepala Dinas (Kadis ) Pendidikan untuk meminta laporan lengkap.
“Nanti segera saya cek. Habis itu nanti kita evaluasi, kita perbaiki,” tegasnya.
Ia mengatakan, ada tiga jalur PPDB yang tersedia. Yakni jalur prestasi, jalur afirmasi dan jalur zonasi. Menurutnya, itu saja yang jadi pedoman.
“Itu aja kita ikuti. Nanti pelaksanaanya, saya akan segera panggil (Kadis Pendidikan),” katanya.
Menurut informasi, Panitia PPDB akan memperpanjang masa pendaftaran online karena banyaknya pendaftar yang gagal mendaftar karena kesulitan mengakses situs PPDB. Namun Edy belum mau merinci rencananya.
“Kita lihat apa persoalannya. Kita perbaiki. Intinya adalah kita akan merekrut anak-anak kita untuk menuntut ilmu. Itu yang jadi persoalan. Jangan yang lain-lain dipersoalkan. Yang bisa kita benahi, kita benahi,” pungkas mantan Pangdam I/BB ini. (red)
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
sumut24.co ASAHAN, Kawasan Hutan Tanam Rakyat (HTR) seluas lebih dari 1.200 hektar yang dikelola Koperasi Tani (Koptan) Mandiri di wilayah
News
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
kota
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
kota
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
kota
Stand Bapenda Sumut "Anti CelingakCelinguk"! Sutan Tolang Lubis Garansi "Tanya Apa Saja, Langsung Dijawab
kota
Dukung PHTC Gubernur, Dinas Pendidikan Tampilkan Hasil Karya dan Kokurikuler Siswa SMA/SMK
kota
Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, AMPERAKSU Desak Penindakan Tegas Jaringan Rokok Ilegal HELIUM
kota
Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor
kota