Enam Unit Rumah Terbakar Dilalap Sijago Merah Di Desa Majanggut 1 Natam Julu
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melalui Dinas Sosial dan BPBD Pakpak Bharat mulai menyalurkan bantuan bagi kor
News
TANJUNGBALAI | SUMUT24 Demi menghindari terjadinya kemelut pemberhentian dan pengangkatan kepala lingkungan (kepling), Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial SH MH diminta agar menghapus anggaran untuk honor kepala lingkungan dari APBD Kota Tanjungbalai. Demikian diungkapkan Koordinator Daerah Indonesian Corruption Watch (ICW) Kota Tanjungbalai, Jaringan Sihotang kepada wartawan, kemarin .
Baca Juga:
“Agar tidak menjadi kontroversi, sebaiknya dana bantuan kepada kepling tersebut diambil dari dana operasional kepala daerah,” ujar Jaringan.
Menurutnya, kepala daerah sebenarnya tidak bisa sewenang-wenang memberhentikan kepala lingkungan, karena pengangkatan kepling dilakukan berdasarkan pilihan masyarakat. Akan tetapi, karena honor untuk setiap kepling setiap tahun dialokasikan dalam APBD yang jumlahnya cenderung meningkat, menyebabkan jabatan kepala lingkungan rawan menjadi ajang kesewenang-wenangan kepala daerah.
“Kalau honor kepling itu sudah diambil dari dana operasional kepala daerah, maka status mereka setara dengan pembantu Walikota. Dengan sendirinya, Wali Kota dapat saja memberhentikan mereka jika dianggap sudah tidak layak lagi, dan tidak akan menimbulkan kontroversi,†usulnya.
Hal senada juga diungkapkan Hakim Tjoa Kian Lie, politisi PDI Perjuangan yang juga mantan anggota DPRD Kota Tanjungbalai. Katanya, dana untuk kepling yang dialokasikan dalam APBD tersebut sebenarnya bukan honor, melainkan bersifat bantuan.
“Tugas sebagai kepling adalah tugas sukarela berdasarkan kepercayaan dari masyarakat, sehingga tidak mendapatkan gaji atau honor. Namun demikian, agar mereka dapat bekerja lebih serius, akhirnya pemerintah mengambil inisiatif untuk memberikan bantuan dana, bukan honor atau gaji,” ujar Hakim.
Oleh karena itu, Hakim juga mendukung, jika Wali Kota meniadakan dana bantuan bagi kepling tersebut dari APBD dan mengalokasikannya dari dana operasional kepala daerah. Sehingga, kedepan tidak ada lagi kepling yang resah, karena pengangkatan dan pemberhentiannya sepenuhnya sudah menjadi tanggung jawab dari kepala daerah.(iah)
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melalui Dinas Sosial dan BPBD Pakpak Bharat mulai menyalurkan bantuan bagi kor
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota Tanjungbalai terus mendorong penguatan ketahanan pangan melalui sektor pertanian, perikanan dan pe
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai terus melakukan pembenahan terhadap infrastruktur dan sarana prasarana kota.
News
sumut24.co Deliserdang, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara, Rizky Mochamad, meresmikan Program Sri
News
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., secara resmi membuka Festival Seni Qasidah (FSQ) Tingkat Kabupaten A
News
sumut24.co MEDAN, Universitas Prima Indonesia (UNPRI) kembali menghadirkan warna baru dalam penyambutan mahasiswa baru melalui Pengenalan K
kota
sumut24.co ASAHAN, Kasus penerbitan ratusan Surat Keterangan Tanah (SKT) yang diduga berada di kawasan Hutan Produksi yang Dapat Dikonversi
News
Malam Renungan Suci Hari Kesaktian Pancasila 2026, MPW PP Sumut Kembali Kobarkan Semangat Kebangsaan di Tugu Ampera
News
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mendorong penguatan kerja sama perdagangan antardaerah sebagai salah
Ekbis
Minggu Tak Jadi Alasan, Bupati Palas Turun ke Desa Panarian dan Cek Jalan Menuju Hapung
News