GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
LANGKAT | SUMUT24
Baca Juga:
- GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
- Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
- Dugaan Alih Fungsi Kawasan HTR 1.266 Hektar di Asahan, Warga Desak Bupati Tinjau Ulang Status Koptan Mandiri
Meskipun di Kabupaten Langkat pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) maupun kepala Desanya sudah banyak dipenjarakan, karena korupsi dana desa (DD) yang digelontorkan oleh Pemerintah pusat untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakatnya, namun mereka tidak jera.
Seperti tudingan masyarakat Desa Paya Tampak Kecamatan Pangkalan Susu Kabupaten Langkat yang diduga dilakukan oleh Iwan Ketua Bumdes Paya Tampak yang mengelola Bumdes tidak transparan hanya untuk “memperkaya diri pribadinya†dan tidak untuk mensejahterakan masyarakan, kata warga Desa Paya Tampak yang enggan ditulis namanya.menyampaikan pada wartawan, Selasa (1/6/2021) di Staba.
Masih menurut warga tadi, Pembangunan PAYTAM CAFÉ di Desa Paya Tampak yang menggunakan dana Bumdes anggaran tahun 2019 yang bersumber dari DD yang dikelola oleh Iwan selaku Ketua Bumdes tidak terlihat plank Bumdes di lokasi Café tersebut.†Terkesan Café tersebut sudah menjadi milik pribadinya.
Padahal jelas itu dibangun dari DD tahun 2019.Itu kan masyarakat berhak mengetahui.Tapi hal itu terkesan ketua Bumdes Iwan tidak transparan.Yang lebih parahnya lagi ketika masyarakat mengajukan pinjaman Bumdes, ketua Bumdes mengatakan uang sudah habis.
Masyarakat Desa Paya Tampat minta kepada penegak hukum Kejaksaan Negeri Langkat maupun Polres Langkat turun kelapangan menyelidiki kasus dugaan penyalah gunaan Bumdes yang bersember dari DD tahun anggaran 2019, yang diperuntukkan membangun PAYTAM CAFÉ Jika kasus ini terbukti ketua Bumdes Iwan seret dan jebloskan kepenjara, pntanya.
Ketua Bumdes Paya Tampak Iwan saat ditemui wartawan guna konfirmasi dengan singkat, kalau itu nanti kita sama-sama tanyakan kepada Kepala Desa, kata Iwan menjawab wartawan sambil berlalu meninggalkan wartawan. (wit)
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
sumut24.co ASAHAN, Kawasan Hutan Tanam Rakyat (HTR) seluas lebih dari 1.200 hektar yang dikelola Koperasi Tani (Koptan) Mandiri di wilayah
News
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
kota
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
kota
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
kota
Stand Bapenda Sumut "Anti CelingakCelinguk"! Sutan Tolang Lubis Garansi "Tanya Apa Saja, Langsung Dijawab
kota
Dukung PHTC Gubernur, Dinas Pendidikan Tampilkan Hasil Karya dan Kokurikuler Siswa SMA/SMK
kota
Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, AMPERAKSU Desak Penindakan Tegas Jaringan Rokok Ilegal HELIUM
kota
Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor
kota