Senin, 06 Juli 2026

Rektor USU Usung Semangat “Transformasi Menuju Ultimate”

Administrator - Senin, 24 Mei 2021 10:10 WIB
Rektor USU Usung Semangat “Transformasi Menuju Ultimate”

 

Baca Juga:

MEDAN | SUMUT24

Universitas Sumatera Utara (USU) terus berbenah dalam upaya upaya internasionalisasi kampus, dan ini menjadi target utama yang dicanangkan Rektor USU, Dr Muryanto Amin SSos MSi, dalam kurun waktu 2021-2026. Untuk mencapai hal tersebut, ia mengusung tagline “Transformation Towards Ultimate”.

Selama 5 tahun ini kita upayakan untuk melakukan transformasi di USU. Mengedepankan semangat “Transformation Towards Ultimate” untuk meningkatkan level USU ke tahap internasional. Transformasi ini tak terkalahkan dengan visi misi serta Rencana Strategis USU. Saya mengharapkan tujuan kita ini terus diingat dan tertanam di benak bapak ibu semua, ”kata Rektor USU Muryanto Amin pada rapat kerja pimpinann USU di Sibolangit, Jumat (21/5).

Dikatakannya, USU harus menjadi universitas berstandar intenasional berciri keunggulan lokal. Hal tersebut sesuai dengan visi USU yaitu menjadi perguruan tinggi yang memiliki keunggulan akademik sebagai barometer kemajuan ilmu pengetahuan yang mampu bersaing dalam tataran dunia global.

Di hadapan para dekan / wakil, Direktur / wakil Pascasarjana USU pada Rapat Koordinasi Program Kerja USU 2021-2026, rektor memaparkan target serta strategi USU pada masa kepemimpinannya.

“Kita harus bekerja sama untuk mencapai tujuan. Jangan kerja sendiri-sendiri, itu malah menyusahkan. Semuanya harus dapat berkolaborasi. Semangat ini harus kita kedepankan agar transformasi ini berkesinambungan, ”sebutnya.

Ia menekankan pentingnya mentransformasikan setiap lini di USU. Tata kelola dan sistem kerja di USU menurutnya perlu ditinjau kembali. Saat ini, tata kelola dan sistem kerja tersebut tidak menunjukkan kesinambungan.Tata kelola kita masih banyak yang tidak sesuai.

Menurutnya guna mewujudkan digitalisasi kampus, USU akan menerapkan satu data. Seluruh aktivitas dan kegiatan di lingkungan USU nantinya akan terekam dalam salah satu data USU tersebut. Kita akan siapkan SDM khusus untuk menginput, serta maintenancenya. Sehingga ke dalam semua hal dapat terpantau, kata rektor.

Menurut Muryanto peran dekan sangat vital dalam hal monitoring dan fasilitator. Dekan harus mengenal potensi setiap prodi di lingkungannya. Fungsi dekan menurutnya turut mendukung prodi untuk pengembangan setiap prodi.

Prodi itu adalah ujung tombak untuk kemajuan fakultas dan universitas. Maka dekan harus kenal dengan potensi prodinya, agar dapat terus dikembangkan, ”ujarnya.

Dekan beserta wakil dekannya harus mampu melihat prioritas, terutama dalam anggaran. Penggunaan fasilitas fakultas menurutnya haruslah mengusung semangat kampus merdeka. Ia menekankan tidak ada fasilitas yang dapat dimonopoli oleh satu pihak, melainkan setiap civitas akademika dapat bertindak sesuai aturan. Menurutnya semangat kampus merdeka harus dapat dilaksanakan dengan baik.

“Dalam semangat kampus merdeka, kita mengupayakan mahasiswa untuk mendapatkan belajar di luar kelas. Saat ini konsepnya adalah 8 semester di dalam kelas. Maka kita dapatangkan dekonstruksi kurikulum dengan format dua, ”katanya.

Format kampus merdeka yang sedang ia persiapkan adalah 6 semester pembelajaran dalam kelas untuk fondasi keilmuan, satu semeseter di luar ruangan, lalu setelahnya kembali ke kampus untuk satu semester lagi. Format kedua adalah 5 semester di dalam kelas, dua semester di luar kelas, lalu kembali ke kampus untuk satu semester lagi. Aktivitas pembelajaran di luar kelas dapat berbentuk magang, riset, Kuliah Kerja Nyata (KKN), atau hal lainnya.

 

“Kaprodi harus aktif untuk memfasilitasi pembelajaran di luar kelas. Seperti misalnya mencari mitra untuk menerima mahasiswa magang, bekerja sama dengan berbagai pihak dan sebagainya. Karena pada revisi dekonstruksi kurikulum itu ada di ranah prodi. Dekan dalam hal ini memberikan dukungan dan bantuan mensukseskannya, ”tambahnya.

Dalam rapat itu, para pimpinan fakultas, pakta integritas. Salah satu poin dari pakta integritas itu adalah senantiasa menjaga nama baik bangsa dan negara, dan nama baik Universitas Sumatera Utara dengan selalu menyatakan amanah, tulus, ikhlas, bijaksana, serta menghindarkan diri dari perbuatan tidak terpuji / tercela atau melanggar etika akademik maupun etika dalam masyarakat .

Rektor berada dekan dan wakil dekan harus bersedia dievaluasi kinerja dan menerima sanksi yang diberikan. “Sanksi terberat adalah diberhentikan. Pakta integritas ini menjadi komitmen bersama bahwa amanah yang diberikan harus ada pertanggung jawaban, ”tegas Muryanto.

“Dengan adanya perjanjian kinerja dan integritas maka ada aturan utama terhadap reward and punishment. Kalau bagus tentu akan diberi penghargaan, bila tak bagus harus siap diberhentikan di tengah jalan, ”tegasnya.

Gebrakan ini sendiri adalah untuk meningkatkan capaian kinerja. “Banyak yang harus kita benahi, dan semua harus satu visi dan misi perbaikan serta program yang dijalankan maksimal,” ujarnya.

Rektor juga meminta para pimpinan untuk menjaga kehormatan ASN, mengerahkan segala daya dan upaya mewujudkan visi dan misi, bekerja profesional, disiplin, jujur, berdedikasi tinggi dan senantiasa mengedepanan prinsip transparansi.

Bersikap amanah, tulus dan ikhlas; mengupayakan perbaikan diri; menghindari KKN; tidak menerima gratifikasi dan menghindari segala bentuk benturan kepentingan dalam melaksanakan tugas, katanya.c04

 

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
Dugaan Alih Fungsi Kawasan HTR 1.266 Hektar di Asahan, Warga Desak Bupati Tinjau Ulang Status Koptan Mandiri
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
komentar
beritaTerbaru