Senin, 06 Juli 2026

Empat Desa Dihujani Material Debu Gunung Sinabung

Administrator - Rabu, 19 Mei 2021 13:03 WIB
Empat Desa Dihujani Material Debu Gunung Sinabung

TANAH KARO I Sumut24 Erupsi Gunung Api Sinabung, hujan materi debu vulkanik dan luncuran awan panas kembali menghujani empat desa di Kecamatan Namanteran diantaranya Desa Kutarayat, Ndeskati, Kebayakan dan Namanteran, Rabu (19/5).

Baca Juga:

Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, sejumlah warga bersama petugas TNI / Polri, BPBD dan Satpol PP berjibaku melakukan materi debu yang menutupi badan jalan, atap rumah dan lahan pertanian, dengan menerjunkan empat unit mobil Damkar

Petugas Pos Pemantau Gunung Api Sinabung, Armen Putra kepada Wartawan menyebutkan. Erupsi terjadi sekira pukul 04.48 Wib dengan tinggi kolom abu teramati ± 3.500 meter di atas puncak (± 5.960 meter di atas permukaan laut).

Kolom berwarna abu-abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah Timur dan Selatan. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 120 mm dan durasi ± 11 menit 18 detik.

Letusan erupsi yang terjadi bersamaan dengan luncuran awan panas ke arah Timur – Tenggara sejauh 3000 meter. Saat ini Gunung Api Sinabung berada pada status Level III (Siaga).

Pos pemantau rekomendasi kepada masyarakat dan pengunjung / wisatawan agar tidak melakukan aktivitas pada desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius radial 3 km dari puncak Gunung Api Sinabung.

Sementara itu, pada radius sektoral 5 km untuk sektor Selatan – Timur dan 4 km untuk sektor Timur – Utara.

Jika terjadi hujan debu vulkanik, masyarakat dihimbau memakai masker bila keluar rumah maupun di dalam rumah, untuk mengurangi dampak kesehatan dari abu vulkanik.

Berhasil membersihkan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang tebal agar tidak roboh.

Serta masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai yang berhulu di Gunung Api Sinabung agar tetap Waspada terhadap bahaya lahar dingin.

Lanjut Armen, aktifitas Gunung Api Sinabung bisa saja berubah, namun masyarakat jangan melakukan tindakan atau kegiatan di kawasan Zona Merah.

Berbagai akibat bisa saja terjadi bila tidak mengindahkan berbagai larangan yang sudah di keluarkan petugas Pos pengamatan Gunung Api Sinabung, jelas Armen.

Kepala BPBD Kabupaten Karo Juspri Nadeak melalui Kabid Darurat dan Logistik (Darlog) Natanail Perangin angin yang dikonfirmasi beberapa Wartawan menyebutkan, erupsi Gunung Api Sinabung berdampak di empat desa yang ada di Kecamatan Namanteran seperti, Desa. Kutarayat, Ndeskati, Namanteran dan Kebayaken.

Terpantau saat terjadi guguran materi debu vulkanik empat desa di Kecamatan Namanteran, terlihat materi debu setebal kurang lebih 1 cm menutupi atap rumah, badan jalan dan perladangan milik warga.

Mengetahui peristiwa itu, pihaknya menerjunkan empat unit mobil Damkar bersama TNI / Polri bersama masyarakat yang melakukan penyemprotan menggunakan air, agar material debu cepat terurai dan tidak beterbangan menggannggu kesehatan warga yang terdampak, akhir Natanail.

Sementara itu Yunus Sitepu, 47 penduduk Desa. kutarayat yang di konfirmasi Wartawan mengaku, saat kejadian itu dirinya masih tertidur pulas bersama keluarganya.

Dan saat terbangun pagi dirinya bersama warga di desa itu mulai terdengar dan berangkat, kalau materi debu vulkanik sudah memenuhi seluruh desa mereka.

Hujan material sejak kejadian erupsi Gunung Api Sinabung 2010 lalu, mereka mulai terbiasa.

Namun bersama warga desa mereka selalu kompak melakukan debu dan selalu masker selama melakukan aktifitas didalam dan diluar rumah, sebut Yunus. (Lin)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
Dugaan Alih Fungsi Kawasan HTR 1.266 Hektar di Asahan, Warga Desak Bupati Tinjau Ulang Status Koptan Mandiri
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
komentar
beritaTerbaru