Kamis, 13 Agustus 2026

Jangan Resah Padangsidimpuan Bebas Vaksin Palsu

Administrator - Senin, 25 Juli 2016 08:41 WIB
Jangan Resah Padangsidimpuan Bebas Vaksin Palsu

Padangsidimpuan| SUMUT24 Beredarnya vaksin palsu membuat masyarakat resah khususnya para orang tua yang memiliki anak usia balita. Begitu juga dengan masyarakat di Kota Padangsidimpuan (Psp) turut merasa khawatir seperti penuturan Rani (32) yang memiliki balita usai 3 tahun merasa sangat khawatir jika vaksin atau imunisasi yang diberikan kepada anaknya selama ini adalah palsu. Namun kekhawatiran tersebut telah sirna sejalan dengan keterangan Kadis Kesehatan Kota Psp H. Letnan Dalimunthe SKM, Mkes melalui Kabid Pengendalian Kesehatan Masyarakat dr. Masriyanti Khairani kepada wartawan yang ditemui di kantor Dinkes komplek perkantoran Pemko Psp Palopat Pijorkoling Kecamatan Psp Tenggara, Selasa lalu yang menyatakan Kota Psp bebas vaksin palsu. Masriyanti menyebutkan, selama ini untuk Kota Psp pengadaan vaksin tidak melalui pihak ke tiga tetapi langsung didatangkan dari Kementerian Kesehatan RI dan diberikan secara gratis kepada masyarakat, jelasnya. Ditambahkannya, vaksin yang dipalsukan tersebut adalah vaksin berbayar yang biasa diberikan oleh rumah sakit atau klinik swasta atau praktek dokter spesialis, sementara untuk klinik persalinan atau praktik bidan yang ada di Kota Psp mendapatkan vaksin dari Puskesmas di wilayah kerjanya, ujarnya. Disebutkan dr. Yanti panggilan akrabnya, bahwa ada salah satu praktek dokter spesialis anak yang menyediakan vaksin berbayar, namun sudah membuat laporan bahwa vaksin tersebut didapat dari Biofarma yakni perusahaan resmi untuk pengadaan vaksin, ungkapnya. Sebagai upaya untuk menenangkan masyarakat agar tidak lagi merasa cemas dan resah lanjutnya, Dinkes telah mengirimkan surat yang dikeluarkan dari Kemenkes ke tempat-tempat pelayanan kesehatan di Kota Psp tentang pemberitahuan bahwa vaksin yang diberikan oleh pemerintah secara gratis adalah asli, terangnya. Sementara untuk mengantisipasi agar vaksin palsu tidak muncul lagi khususnya di Kota Psp, Dinkes Kota Psp telah melakukan pemusnahan terhadap botol bekas vaksi tersebut dengan alat khusus yang menurutnya selama ini alat tersebut sudah ada tapi tidak digunakan dan hanya disimpan di gudang penyimpanan, tegasnya mengakhiri.(ril)

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
TP PKK Sumut Monitoring PAAREDI di Tanjungbalai, RUMBIA Jadi Unggulan
Semarak HUT RI ke-81, Pemko Tanjungbalai Gelar Lomba Antar OPD
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Haul ke-25 Syekh H Mustafa BS Rokan
Komisi B DPRD Sumut Diduga Kecolongan, Ketua KTH Pantai Labu Firestey Disebut Eks Napi Kasus Curanmor
PDI Perjuangan Perkuat Konsolidasi di Samosir, Hasto Kristiyanto Akan Hadiri Peletakan Batu Pertama Kantor DPC Samosir
Kapolda Sumut Tekankan Peran Strategis Intelkam Jaga Stabilitas dan Antisipasi Kerawanan
komentar
beritaTerbaru